Penyebab Overheat Mesin Mobil

Waspadai, Overheat Pada Mesin Bisa Menyebabkan Turun Mesin (Overhaul)

Tingginya kebutuhan masyarakat akan mobil yang tangguh untuk keperluan sehari-hari, menyebabkan pertumbuhan mobil yang sangat pesat dibandingkan dengan ketersediaan jalan. Hal ini berimbas pada lalu lintas di kota-kota besar yang semakin macet, dan membuat kinerja mesin mobil harus bekerja lebih berat daripada saat kondisi jalan normal.

Mesin merupakan komponen paling utama dalam rangkaian komponen mobil. Agar mobil dapat berjalan dan dikendarai dengan baik, maka mesin harus tetap prima dan terus bekerja setiap saat. Kerja dari komponen di dalam mesin yang terbuat dari logam secara terus menerus dan ekstra berat tentu membutuhkan pendinginan agar tidak terjadi overheat pada komponen mesin yang saling bergesekan.

Pada umumnya sistem pendingin mesin mobil didukung dengan 3 cara yaitu cairan Pendingin (radiator coolant), Udara dan oli (Pelumas). Ketiganya saling berkaitan erat dan sangat menentukan efisiensi kinerja mobil Anda.

Menurut Tri Ari Yanto, Technical Service Advisor di bengkel Zaini Auto Motor, “Saat mengendarai mobil di jalanan yang macet, pengemudi perlu mencermati bila suhu mesin mobil tiba-tiba meningkat drastis (overheat). Kondisi ini sering terjadi pada mobil yang mesinnya menyala lebih lama, tetapi cenderung dalam kondisi diam, seperti saat mobil terjebak kemacetan.”

Ketika ada peningkatan temperatur mesin (overheat), akan mudah diketahui dengan melihat indikator temperatur mesin pada dashboard mobil. Atau biasanya muncul gejala awal berupa knocking (suara ngelitik) pada mesin yang berlebih. Sementara untuk sebagian mobil, mesin mobil akan langsung mati ketika terjadi overheat atau peningkatan temperatur mesin diatas batas normal.

Perlu diketahui bahwa kondisi overheat pada mesin mobil akan terjadi saat suhu mesin melebihi batas maksimum yang ditentukan. Ada banyak faktor penyebabnya, misalnya tutup radiator rusak, kurangnya volume air radiator, kebocoran radiator, termostat bermasalah, kipas radiator mati, sensor-sensor sistem pendinginan mobil yang sudah rusak, dan lain sebagainya.

“Berdasarkan pengalaman kami menangani kerusakan ribuan kendaraaan, Berkurangnya volume coolant radiator adalah hal yang paling sering terjadi. Biasanya hal ini menjadi penyebab utama ketika mesin mobil mengalami overheat. Penyebab berkurangnya volume coolant radiator ini diantaranya terjadi karena kerusakan tutup radiator, kebocoran kisi-kisi radiator, kebocoran karet seal, rusaknya pompa air (water pump), kebocoran komponen sistem pendingin lainnya, dan penyebab lainnya.

Mesin mobil Anda dapat mengalami kerusakan yang signifikan akibat tekanan mesin yang berlebihan atau kerusakan pada sistem pendinginan mesin (cooling system). Untuk menghindari terjadinya kerusakan pada mesin dan menghindari perbaikan mesin yang mahal, akan sangat membantu jika Anda lebih mengetahui dan memahami pentingnya fungsi komponen pendingin mesin mobil. Berikut ini beberapa komponen sistem pendingin mesin yang perlu diperiksa dan dirawat secara rutin agar mobil anda terhindar dari overheat mesin, antara lain:

1. Kisi-kisi Radiator

Pada bagian luar radiator terdapat kisi-kisi (sirip) udara yang terbuat dari logam yang mempercepat pendinginan, dan memiliki fungsi sebagai jalur sirkulasi udara. Apabila kisi-kisi radiator tersebut kotor dan penyok, sirkulasi udara bisa terhambat dan pendinginan mesin pun tidak akan maksimal. Pemilik mobil diharapkan untuk rajin membersihkan menggunakan kuas halus atau dengan semprotan air yang ringan.

“Kisi-kisi (sirip) radiator yang penyok atau bengkok, akan berpengaruh pada sistem pendinginan radiator. Jadi udara yang semestinya bisa masuk melalui kisi-kisi (sirip) radiator menjadi tersumbat, karena adanya jalur sirkulasi udara yang penyok. Sirkulasi udara yang semestinya dapat mendinginkan coolant radiator akan terhambat, maka mesin jadi cepat panas dan ujung-ujungnya overheat,” ujar Tri Ari Yanto ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Selain itu, bagian dalam radiator sangat rentan terjadi karat, terlebih lagi jika mobil itu sudah berumur lebih dari lima tahun. Karat yang menggumpal akan menghambat aliran coolant pendingin, maka untuk pencegahan perlu menguras air radiator (coolant) minimal enam bulan sekali.

2. Selang Radiator

Selang Radiator merupakan komponen penghubung utama untuk mengalirkan cairan pendingin antara radiator dan mesin. Kemampuan dan daya tahan selang lama kelamaan akan terus menurun, karena selalu terkena paparan cairan yang bertekanan dan bertemperatur tinggi. Selang radiator yang sudah getas, aus, retak memiliki potensi kebocoran, maka segera lakukan pengganti sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah, terutama ketika sedang di perjalanan.

3. Klem Selang

Klem selang radiator merupakan bagian yang sangat vital untuk menjaga selang agar tidak terlepas atau mengalami kebocoran ketika sedang dialiri cairan (coolant) radiator yang memiliki tekanan dan temperatur tinggi. Klem selang radiator biasanya terbuat dari logam baja tipis. Selalu pastikan klem selang ini mengikat dengan kuat, tetapi jangan terlalu ketat yang bisa berpotensi membuat selang sobek.

4. Kipas Radiator (Radiator Fan)

Kipas pendingin radiator adalah bagian penting dalam sistem pendingin mesin mobil. Perlu diketahui, mesin dirancang untuk beroperasi pada kisaran temperatur tertentu, hal ini bertujuan untuk menghasilkan efisiensi kerja mesin dan diperoleh daya yang optimal, tetapi juga untuk memenuhi standar emisi.

Kipas radiator berfungsi untuk mengalirkan atau menghembuskan udara ke kisi-kisi radiator, sehingga air radiator (coolant) yang bertemperatur tinggi dapat didinginkan atau dikontrol tekanan dan temperaturnya. Pastikan kondisi kipas radiator selalu bekerja dengan baik. Untuk tipe elektrik, komponen kipas radiator (radiator fan) biasanya menyatu dengan motor penggeraknya. Sedangkan untuk tipe konvensional kipas radiator digerakkan oleh tali kipas (fan belt), maka selalu periksa fan belt dalam kondisi baik.

5. Tutup Radiator

Tutup radiator memiliki fungsi untuk mengontrol atau menjaga tekanan di dalam radiator dan sistem pendingin mesin agar tetap stabil. Tutup radiator memiliki komponen katup (pressure valve dan vacuum valve) dan pegas (pressure spring dan vacuum spring). Katup-katup dan pegas pada tutup radiator inilah yang menjaga atau mengontrol kestabilan tekanan di dalam radiator. Apabila tutup radiator mengalami kerusakan, maka cairan radiator dapat berkurang drastis, sedangkan cairan di tabung reservoir radiator malah penuh.

Sementara itu, akibat terburuk dari rusaknya tutup radiator adalah overheating pada mesin, yaitu temperatur panas mesin mengalami peningkatan drastis berada di atas temperatur normal mesin. Efeknya akibat overheat bisa menyebabkan mesin knocking dimana mesin mobil Anda akan terdengar aneh, mobil kurang bertenaga, bahan bakar boros, bahkan yang terburuk mobil mogok di tengah jalan.

Kenali gejala overheat saat Anda berkendara, jangan sampai salah langkah ketika mengalami overheat pada mesin mobil. Ketika mesin mobil sedang dalam kondisi panas setelah dibawa berkendara, atau saat mobil mengalami tanda-tanda overheat, maka demi keamanan Anda jangan pernah membuka tutup radiator.

“Banyak kejadian saat terjadi overheat mesin, pemilik mobil segera membuka tutup radiator. Akibatnya tutup tersebut bisa mental, dan cairan radiator yang panas pun akan menyembur keluar yang berpotensi mengenai dan melukai Anda. Saat kondisi mesin panas atau overheat, membuat tekanan di dalam radiator sangat tinggi. Maka bila tutup radiator dibuka, tekanan tersebut akan mendorong cairan radiator keluar dengan cepat.” kata Tri Ari Yanto ketika ditemui di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

Salah satu cara aman saat mesin mobil terjadi overheat di tengah kemacetan, sebaiknya segera pinggirkan mobil ke bahu jalan atau area aman, matikan mesin, pasang segitiga pengaman sebagai kode tanda bahaya kepada pemakai jalan lainnya. Kemudian buka kap mobil, dan tunggu beberapa menit hingga suhu mesin turun. Setelah temperatur mesin turun, buka tutup radiator dengan bantuan kain tebal, putar perlahan hingga tekanan hilang. Kemudian periksa tutup radiator, kondisi volume air radiator dan kemungkinan kebocoran. Apabila terdapat masalah yang tidak dapat anda tangani sendiri, sebaiknya segera hubungi bengkel radiator mobil terdekat ,atau anda juga bisa menggunakan jasa bengkel panggilan.

Kini, Anda sudah tahu bagaimana pentingnya komponen-komponen pendinginan pada mesin mobil. Dalam setiap perjalanan mungkin saja terjadai hal-hal tak terduga, jadi pastikan mobil yang Anda kendarai selalu prima dan sehat dengan memperhatikan kondisi mobil. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kondisi radiator demi kenyamanan Anda berkendara.

Agar kondisi mobil Anda tetap terjaga dengan baik, kunjungi bengkel mobil terdekat untuk mengecek kondisi mesin secara berkala. Apabila Anda terlalu sibuk untuk mengunjungi bengkel mobil, maka kini anda tidak perlu khawatir lagi, dengan menggunakan aplikasi android / IOS bernama “Bengkel Mobil Pro” di smartphone Anda, maka mekanik profesional akan cepat mendatangi Anda. Mobil kesayangan Anda akan selalu mendapat perawatan dan pemeriksaan berkala dimanapun Anda berada. Andapun tetap bisa beraktivitas dan menyelesaikan pekerjaan Anda tanpa harus terganggu kerepotan mengunjungi bengkel mobil. Tunggu apalagi, download sekarang aplikasi “Bengkel Mobil Pro” di smartphone Anda.

Bengkel Mobil Pro, Bengkel Radiator Terdekat, Coolant, Overhaul, Overheat, Radiator, Turun Mesin

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi