Penyebab Kopling Mobil Cepat Rusak

Waspadai, Ini 4 Penyebab Kopling Mobil Anda Cepat Rusak

Dewasa ini mobil dengan transmisi otomatis mulai banyak digemari oleh khalayak ramai karena lebih mudah dan praktis, tetapi mobil dengan transmisi manual tetap tidak sepi peminat dan masih banyak dicintai oleh banyak orang. Alasannya karena mobil bertransmisi manual masih memiliki beberapa keunggulan dibandingkan mobil matic, seperti harga lebih murah, konsumsi bahan bakar yang lebih efisien, tidak terlalu merepotkan jika terjadi mogok di jalan, dan lain sebagainya.

Apabila Anda kurang memahami tentang mesin mobil tidak perlu khawatir, karena pada dasarnya semua orang bisa mendeteksi kerusakan yang terjadi pada mobil. Setiap kerusakan pada mobil biasanya terdapat tanda-tandanya, sehingga Anda dapat mendeteksi Kerusakan apa yang mungkin terjadi pada mobil. Karena jika telah mengetahui kerusakan apa yang terjadi pada mobil, tentunya pemilik mobil juga lebih mudah untuk mengantisipasinya. Sehingga dapat tercipta keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara.

Misalnya kerusakan pada sistem kopling, maka penting bagi setiap pemilik mobil untuk mengenali kerusakan pada sistem kopling.
Pada mobil bertransmisi manual, keberadaan kopling sangat penting dalam membantu perpindahan putaran mesin ke transmisi yang kemudian disalurkan ke roda-roda.

Kopling juga berfungsi untuk mengatur perpindahan gigi percepatan agar mobil tetap berjalan dengan lembut tanpa hentakan. Dengan adanya sistem kopling ini, maka putaran mesin yang menuju transmisi bisa terputus meskipun kondisi mesin hidup. Sehingga roda pada mobil tetap diam tanpa mematikan mesin.

Pada sistem kopling memiliki beberapa komponen utama, seperti Kampas Kopling (clutch disc), Pedal Kopling, master silinder (master cylinder), Kabel Kopling, Matahari atau Plendes (pressure plate and clutch cover), garpu kopling (clutch release fork), dan Druk Laher (release bearing). Apabila terjadi kerusakan pada salah satu komponen tersebut, maka mobil Sahabat tidak dapat berjalan dengan baik.

Kebiasaan pemilik mobil dalam mengendarai kendaraannya menentukan cepat rusak atau tidaknya komponen kopling. Berikut kebiasaan buruk dalam mengemudi mobil yang dapat menyebabkan kopling mobil Anda mudah cepat rusak.

1. Sering Menginjak Setengah Kopling

Perlu diketahui bahwa kebiasaan menginjak pedal kopling tidak penuh (setengah kopling) sembari menginjak gas seperti saat kondisi lalu-lintas macet, atau ketika berada di jalan tanjakan, memungkinkan kopling overheat (berbau menyengat) dan mempercepat kerusakan pada kopling. Kebiasaan ini umumnya sulit dihindari saat lalu-lintas macet atau jalan menanjak, banyak pengemudi lebih memilih menginjak pedal kopling setengah ketimbang cara lain.

Tri Ari Yanto, General Service Advisor Bengkel Mobil Zaini Auto Motor mengatakan, “Menginjak pedal kopling setengah sebenarnya memang perlu dilakukan sebagai penyeimbang, agar mesin mobil tidak lekas mati saat mobil di rem, atau ketika pertama kali kendaraan hendak melaju. Tetapi, sebaiknya jangan sering dan dalam waktu yang terlalu lama, karena akan menimbulkan dampak buruk pada kampas kopling, misalnya kampas kopling bisa terbakar, overheat dan kampas kopling cepat aus. Selain itu, dampak yang ditimbulkan adalah mobil akan terasa kurang bertenaga meskipun sebenarnya performa mesin baik-baik saja. Putaran output mesin akan terbuang sia-sia karena kopling sebagai penyalur putaran tidak berfungsi dengan sempurna.”

Ketika pedal kopling diinjak, hubungan antara putaran mesin (fly wheel) dan transmisi akan terputus, sehingga output putaran mesin tidak akan sampai ke penggerak roda. Walau digeber pun tidak akan mengubah laju kendaraan, karena roda akan berputar ketika pedal kopling dilepas. Pada saat pedal kopling dilepas, pelat penekan (pressure plate / matahari) akan menekan kanvas kopling, sehingga putaran mesin (melalui fly wheel) dapat diteruskan ke transmisi, kemudian putaran tersebut diteruskan ke penggerak roda yang terhubung ke transmisi.

Tetapi pada saat pedal kopling ditekan setengah, maka tenaga dari mesin yang diteruskan ke transmisi pun hanya setengah. Posisi kanvas kopling pun juga akan terhubung setengah. Kondisi seperti inilah yang membuat terjadinya gesekan antara pressure plate (matahari), kanvas kopling, dan fly wheel. Gesekan-gesekan ini yang akan mempercepat keausan kanvas kopling. Jadi, mulai sekarang hilangkan atau minimal kurangi kebiasaan menginjak pedal setengah kopling, agar mobil Anda komponen kopling tidak cepat rusak.

Perbaikan Kerusakan Kopling di Bengkel Zaini Auto Motor

2. Menekan Atau Melepas Pedal Kopling Secara Kasar

Selanjutnya, kebiasaan yang sering dilakukan oleh pengemudi yang dapat menyebabkan kerusakan pada kopling adalah secara kasar dalam melepas atau menekan pedal kopling. Apabila kebiasaan ini sering dilakukan saat melepaskan pedal kopling, maka memungkinkan perpindahan gigi kecepatan transmisi mobil belum berpindah secara sempurna, dan akan terdengar bunyi kasar pada kopling. Untuk itu, setiap pengemudi harus memperhatikan keselarasan dalam menekan atau melepas pedal kopling dengan perpindahan gigi transmisi mobil. Apabila tidak selaras komponen-komponen lain pada sistem kopling bisa ikut rusak. Dan jika kerusakan semakin parah, sangat mungkin membuat mobil tidak bisa melaju sama sekali.

3. Sering Menginjak Kopling

Terlalu sering menginjak pedal kopling sepanjang perjalanan juga dapat mempercepat kerusakan kopling. Pasalnya, kebiasaan menginjak pedal kopling terlalu sering menyebabkan bantalan (release bearing) dan plat kopling (clutch disc) lebih mudah aus atau menipis. Hindari kebiasaan menginjak pedal kopling terlalu sering, terutama pada saat di jalan tanjakan dan lalu lintas yang macet.

Apabila plat kopling atau kanvas kopling sudah menipis (aus) dapat mengakibatkan kopling selip. Sebaiknya Anda segera melakukan penggantian kampas kopling di bengkel mobil terdekat.

“Sebenarnya usia pakai kampas kopling tergolong cukup lama. Namun, banyak pemilik mobil yang harus mengganti kampas kopling jauh lebih cepat dari waktunya. Salah satu penyebabnya yaitu gaya (style) mengemudi dan skill dalam berkendara. Menurut pengalaman kami di bengkel mobil Zaini Auto Motor hal ini biasanya terjadi pada pengemudi yang terlalu sering dan terlalu lama menginjak pedal kopling. Apabila kondisi jalan macet, gunakanlah gigi satu untuk maju perlahan-lahan. Kalau terpaksa harus sering berhenti karena antrian kemacetan, lebih baik tuas transmisi diposisikan netral disertai injak rem atau gunakan rem parkir, sehingga pedal kopling bisa dibebaskan.” ujar Tri Ari Yanto di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

4. Gigi Transmisi Tidak Sesuai dengan Kecepatan Mobil

Kebiasaan mengemudikan mobil dengan posisi gigi transmisi yang tidak sesuai dengan kecepatan mobil juga menjadi faktor yang dapat mempercepat kerusakan kopling. Sebagai contoh, memposisikan tuas transmisi berada pada posisi gigi satu, tetapi mobil digeber pada kecepatan 30 km/jam. Atau sebaliknya sering memakai gigi tinggi pada kecepatan rendah. Selain itu mengganti gigi transmisi saat putaran mesin masih tinggi (kecepatan di atas 2.500 rpm). Kebiasaan – kebiasaan mengemudi seperti ini juga dapat menyebabkan mobil kehilangan tenaga dan boros BBM karena terbuang sia-sia. Untuk itu, pengemudi harus lebih menyelaraskan posisi gigi transmisi dengan kecepatan mobil.

Beberapa tanda yang mengindikasikan terjadinya kerusakan pada kopling mobil adalah kopling selip. Maka hal ini menandakan bahwa kanvas kopling telah habis (Aus), sebaiknya Anda segera melakukan penggantian kampas kopling. Selain itu Anda dapat mengantisipasinya dengan cara menghindari perjalanan jauh dan menghindari jalanan yang menanjak.

Hindarilah kebiasaan buruk diatas yang dapat mempercepat rusaknya kopling mobil Anda. Usahakan untuk selalu memperhatikan cara mengemudi yang baik dan benar agar sistem kopling dan komponen mobil lainnya tidak mudah rusak. Dan selalu kenali setiap gejala yang tidak normal pada mobil Anda, agar Anda dapat mengantisipasi dan menghindari masalah kerusakan mobil ketika ditengah perjalanan.

Hal lain yang dapat Anda lakukan untuk menjaga agar komponen mobil tidak mudah rusak yaitu dengan melakukan pengecekan dan pemeliharaan secara rutin. Manfaatkan segala kemudahan melakukan pemeriksaan, perawatan dan perbaikan mobil kesayangan anda di bengkel mobil terdekat. Bengkel mobil Zaini Auto Motor adalah salah satu mitra yang tepat dalam menyediakan pemeriksaan, perawatan dan perbaikan mobil kesayangan Anda. Dengan didukung tim mekanik profesional, servis cepat, biaya yang lebih murah, dan peralatan sesuai standart bengkel resmi, maka akan membuat Anda tenang dalam mempercayakan servis mobil kesayanan anda.

Bengkel Mobil, Kampas Kopling, Kanvas Kopling, Kopling

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi