Fungsi Headrest pada Mobil

Wajib Tahu, Headrest Bukan Cuma Buat Sandaran Kepala. Ini Fungsi Utamanya

Sandaran kepala (Headrest) merupakan salah satu komponen yang selalu melekat pada jok tempat duduk mobil. Masih banyak pengendara yang menganggap bahwa headrest hanya berfungsi sebagai penunjang kenyamanan pengendara semata. Disisi lain, meskipun komponen headrest ini sangat sederhana tapi memiliki fungsi yang sangat besar.

Belum banyak yang tahu jika headrest (head restraint) sebenarnya memiliki fungsi yang sangat vital bagi keselamatan pengemudi maupun penumpang mobil. Keberadaan headrest yang melekat pada jok mobil, bukan sekadar sebagai sandaran kepala atau bantalan tidur penumpang saja.

Listiyono selaku Kepala Bengkel Zaini Auto Motor menjelaskan, “Headrest itu kepanjangan dari head restraint memiliki pengertian penahan kepala. Jadi bukan berfungsi untuk rest (sandaran), melainkan untuk sebagai penahan bagian kepala. Tujuan produsen mobil menghadirkan headrest pada setiap jok mobil, tidak lain adalah untuk menghindari terjadinya cedera kepala bagian belakang dan cedera leher (whiplash) saat terjadi benturan atau mobil mengalami kecelakaan. Efek dari benturan memungkinkan adanya pergerakan kepala dari depan ke belakang secara tiba-tiba. Selain itu headrest (head restraint) dapat digunakan sebagai alat bantu saat pengemudi atau penumpang terjebak di dalam mobil.”

1. Penahan Kepala Saat Terjadi Benturan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa setiap setiap pengendara mobil berpotensi mengalami kecelakaan. Pada saat terjadi benturan tunggal atau antar sesama mobil, maka memungkinkan secara refleks kepala pengendara mobil akan mengayun searah laju mobil, kemudian kembali lagi ke belakang. Apabila benturan yang terjadi cukup keras, maka gaya ayunan yang mnenimpa kepala pun juga cukup cepat dan keras. Hal itu tentunya dapat mengakibatkan cedera leher (whiplash), cedera kepala hingga berakibat meninggal dunia.

Namun, dengan adanya headrest (head restraint), maka gaya ayunan akibat benturan atau kecelakaan yang akan diterima kepala dan leher dapat ditahan secara sempurna, sehingga kepala dan leher dapat kembali pada posisi semula. Dengan demikian cedera serius pada leher dan kepala dapat dihindarkan, karena headrest mampu menopang kepala secara baik saat terjadi kecelakaan.

2. Alat Bantu Darurat

Pada mobil-mobil keluaran terbaru headrest tak hanya sebagai penahan kepala. Desain headrest memiliki dua besi penyanggah, dan dapat dilepas dari dudukannya, ini dapat berfungsi sangat penting pada kondisi darurat. Namun, untuk fungsi yang satu ini masih banyak pengemudi dan pengendara mobil yang belum mengetahuinya. Apakah Anda tahu fungsi dari kedua besi penyanggah headrest itu?

Pengendara mobil dapat melepas besi penyangga headrest dari dudukannya di jok mobil, dengan cara menekan tombol pengunci yang terdapat di sekitar ujung headrest. Dalam keadaan darurat, misalnya saat mobil terbakar, mobil tenggelam di dalam air, atau kecelakaan yang membuat pengendara terjebak di dalam mobil, maka besi penyangga headrest ini dapat digunakan untuk memecahkan kaca mobil. Caranya dengan menyelipkan dua besi penyangga tersebut diantara trim pintu dan kaca. Jika besi penyangga tersebut sudah menancap dengan tepat, tinggal menekan headrest ke bawah dengan kuat dan kaca mobil pun akan pecah.

Ini dapat terjadi karena kaca mobil dibuat untuk menahan benturan secara langsung dan tegak lurus terhadap bidang kaca. Tetapi kaca akan jauh lebih rapuh jika ditekan, dibengkokkan (dilenturkan) atau dengan memukul di sepanjang tepian kaca.

3. Atur Posisi Headrest

Meskipun pada setiap mobil posisi headrest telah terpasang dan diatur sedemikian rupa oleh produsen mobil, bukan berarti setiap pengendara atau penumpang mobil tidak dapat mengatur ulang posisi headrest yang disesuaikan dengan postur tubuhnya. Namun, paling tidak, perubahan yang dilakukan pun perlu mengikut standar baku keselamatan yang telah ditentukan.

Mengatur Posisi Headrest Yang Benar

Setiap pengemudi dan penumpang mobil dapat menyetel dan mengatur ulang posisi headrest dengan menyesuaikan postur tubuhnya. Sebaiknya posisi headrest sejajar dengan telinga, jangan sampai posisinya melebihi atau berada di bawah telinga. Jika hal itu dilakukan, headrest tak dapat berfungsi dengan maksimal. Selain itu jarak antara kepala dan sandaran sebisa mungkin tidak lebih dari 10 cm (4 inchi).

“Dalam mengatur atau melakukan penyetelan Headrest itu juga ada aturannya, agar headrest dapat berfungsi secara maksimal. Headrest pada kebanyakan mobil keluaran terbaru sifatnya dapat diatur (adjustable). Tetapi meskipun adjustable, posisi headreast tetap harus sesuai dengan aturan keselamatan. Jangan menyetel headrest terlalu tinggi atau terlalu rendah. Selain itu dianjurkan agar tidak menggunakan bantal-bantal aksesori pada bagian headrest. Karena dapat menghambat fungsi headrest, sehingga tidak optimal dan malah membahayakan jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.” sambungnya Listiyono ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Sejalan dengan perkembangan teknologi dan mengutamakan faktor keselamatan pengendara, maka beberapa pabrikan mobil membuat headrest aktif. Apa itu headrest aktif? Posisi sandaran kepala (headrest) yang dapat ikut bergerak ketika terjadi benturan. Misalnya, ketika mobil mengalami benturan, menabrak sesuatu atau ditabrak dari belakang, maka posisi headrest akan ikut bergerak ke depan.

Dengan adanya kombinasi headrest aktif, tentunya akan mengurangi risiko cedera serius. headrest aktif juga diyakini mampu mengurangi 10-20% cedera leher, karena ketika terkena benturan atau ditabrak dari belakang, headrest akan aktif bergerak bersamaan dengan pergerakan kursi atau mobil.

Demi menunjang keselamatan berkendara setiap pengendara mobil, maka optimalkanlah fungsi headrest dengan baik. Sandaran kepala (headrest) akan berfungsi optimal jika disertai bersama alat keselamatan inti lainnya yaitu sabuk pengaman. Dengan memakai sabuk pengaman berarti tubuh diposisikan menempel sempurna pada jok, termasuk bagian leher tepat di depan headrest (head restraint). Jadi, jangan sepelekan fungsi sandaran kepala atau headrest (head restraint) ini.

Bengkel Mobil Pro, Bengkel Mobil Terdekat, Head Restraint, Headrest, Whiplash

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi