Solusi Jitu Mobil Transmisi Matic Mogok

Trik Aman Parkir Mobil Matic Dan Mengemudi di Jalan Menurun

Pengguna mobil bertransmisi otomatis atau matic saat ini terus meningkat, bahkan semakin menjamur berkeliaraan di ruas-ruas jalan perkotaan. Salah satu yang menjadi alasan banyak orang mulai melirik mobil jenis matic adalah kemudahan dalam mengoperasikan dan mengendarainya. Buktinya penjualan mobil jenis matic terus tumbuh pesat dibandingkan mobil bertransmisi manual, khususnya di kota-kota besar di Indonesia.

Agus Tri Ariyanto, General Service Advisor Bengkel Zaini Auto Motor mengatakan, “Meskipun mengendarai mobil bertransmisi otomatis atau matic tergolong lebih mudah dibandingkan dengan mobil bertansmisi manual, pengoprasiannya tetap membutuhkan penyesuaian. Terutama bagi yang biasa menggunakan mobil bertransmisi manual ataupun para pengemudi pemula.”

Selain itu belum banyak yang tahu bagaimana mengemudikan mobil bertransmisi otomatis yang baik dan benar. Maka ada baiknya jika pemilik mobil matic mengetahui poin–poin penting terkait tips untuk mengoptimalkan pengoperasian mobil matic.

1. Saat Kondisi Jalan Menurun

Para pemilik mobil matic perlu memahami cara mengemudikan mobil matic ketika sedang berkendara dan melintasi jalan menurun. Pada kondisi jalan menurun pada umumnya mobil akan meluncur dengan cepat. Maka untuk mengurangi kecepatan laju mobil agar tidak kehilangan kendali, diperlukan cara antisipasi yang benar yaitu dengan memindahkan tuas perseneling dari posisi D (drive) ke posisi 3 atau 2, atau bisa juga mematikan fitur Overdrive (O/D) dengan menekan tombol pada bagian tuas transmisi.

“Apabila kondisi kemiringan jalan semakin curam dan menurun, sebaiknya segera pindahkan tuas transmisi ke posisi L (low), supaya putaran mesin mendapatkan efek engine break (pengereman) dengan bantuan tenaga mesin, sembari injak pedal rem secara perlahan. Selain itu, saat fitur Overdrive (O/D) dalam posisi off, maka posisi gigi kecepatan transmisi akan turun ke tingkat yang lebih rendah. Hal ini juga dapat mengoptimalkan efek engine break mesin,” terang Agus Tri Ariyanto ketika ditemui di Bengkel Zaini Auto Motor, beberapa waktu lalu.

2. Parkir Mobil Matic Yang Benar

Bagi pengemudi pemula atau pengemudi yang biasa menggunakan mobil bertransmisi manual, biasanya sering kebingungan ketika hendak parkir mobil matic. Saat akan memarkir mobil matic, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan harus selalu diingat, yakni harus selalu siap untuk menginjak pedal rem saat memarkirkan mobil. Dengan begitu, roda mobil benar-benar akan berhenti dan mencegah mobil akan berjalan sendiri yang bisa berakibat menyundul mobil di depan atau belakangnya.

Setiap parkir mobil matic, transmisi wajib diletakkan pada posisi P (parking), karena dengan posisi tuas transmisi matic berada di ‘P’ (parking) akan lebih menjamin mobil tidak akan bergerak saat ditinggal. Hal ini lantaran sistem penggerak roda terkunci dengan sempurna. Di dalam transmisi matic ada mekanisme lock pawl, di mana komponen roda gigi transmisi akan masuk ke dalam shaft seperti memasukkan gigi di transmisi manual. Dan lock pawl akan mengunci poros output transmisi sehingga mencegah pergerakan mobil. Artinya, tanpa perlu menarik handle rem tangan (handbrake) pun mobil bertransmisi matic yang diparkir tidak akan bisa maju dan mundur sendiri.

“Tidak sama seperti mobil transmisi manual yang ketika parkir harus diposisi Netral. Untuk mobil bertransmisi matic hindari memarkir mobil pada posisi N (neutral). Pastikan saat parkir posisi tuas transmisi berada di posisi P (Parking) dan didukung dengan handbrake (rem tangan). Selain itu, menginjak pedal rem juga akan mempermudah proses perpindahahan gigi transmisi dari posisi sebelumnya ke posisi “P” (Parking). Selama dalam proses melakukan parkir mobil matic, pedal rem harus dalam posisi ditekan. Agar kondisi mobil tetap stabil dan mencegah melompat akibat tekanan pedal gas yang terlalu dalam.” jelas Agus Tri Ariyanto di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

Pastikan posisi tuas transmisi berada di posisi P (Park) saat akan melepas kunci kontak. Pada beberapa mobil bertransmisi otomatis, kunci kontak tidak bisa dilepas saat tuas transmisi belum berada diposisi P (Park). Hal ini disebabkan ada mekanisme yang menghubungkan posisi tuas transmisi dengan mekanisme di dalam kunci kontak. Hal ini bertujuan sebagai pengingat kepada pengemudi agar saat keluar dari mobil, tuas transmisi sudah di posisi P (Parking), sehingga mobil tidak berjalan sendiri.

Selain itu, manfaatkan creep forward effect (Creep Phenomenon) saat mengatur posisi parkir mobil di medan yang datar. Saat mesin mobil hidup dan posisi transmisi di posisi selain ‘P’ (parking) atau ‘N’ (Neutral), pengemudi biasanya akan merasakan kendaraan perlahan bergerak maju tanpa perlu menekan pedal gas. Untuk menghentikan Creep forward effect ini maka pengemudi perlu menggerakkan rem tangan atau pedal rem, agar mobil benar-benar berhenti. Kondisi creep forward effect akan membuat pengemudi lebih mudah saat mengatur posisi mobil saat parkir.

“Dengan memanfaatkan creep forward effect, maka konsentrasi dan fokus pengemudi hanya pada area parkir serta pedal rem untuk menghentikan mobil. Creep forward effect juga memberikan rasa aman khususnya bagi pemula, karena kemungkinan mobil tiba-tiba melompat akibat tekanan pada pedal gas yang terlalu dalam bisa dihindari. Jangan panik ketika kunci kontak tidak bisa dilepas. Pada beberapa mobil matic, kunci kontak baru bisa dilepas saat tuas ada di posisi “P” (parking). Sistem ini diberlakukan agar mobil tidak bergerak ketika pengemudi keluar dari mobil.” jelas Agus Tri Ariyanto ketika ditemui di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

Tombol Shiftlock Mobil Matic
Tombol Shiftlock Mobil Matic

3. Parkir Paralel Mobil Matic Yang Benar

Masih banyak yang bingung ketika hendak memarkir mobil matic secara paralel atau sejajar. Parkir secara paralel mensyaratkan mobil harus dapat didorong maju atau mundur. Tentunya hal tersebut tidak bisa dilakukan dengan menarik rem tangan dan memposisikan tuas transmisi pada posisi P (parking).

Saat parkir mobil secara paralel, memposisikan gigi transmisi pada posisi N bisa menyebabkan pintu mobil tidak akan terkunci. Untuk beberapa mobil matic, kadang malah kunci mobil tidak bisa dicabut. Tetapi ketika tuas transmisi diposisi P (parking) maka akan menyebabkan roda mobil terkunci. Sehingga berpotensi menghalangi mobil lain.

Lantas bagaimana cara parkir paralel yang benar agar mobil tetap bisa didorong? Pengemudi diwajibkan menetralkan transmisi matic dengan cara menekan tombol shiftlock. Pada sebagian mobil fitur shiftlock tidak berupa tombol, tetapi berupa lubang kunci kontak. Baik tombol shiftlock atau lubang shiftlock, biasanya terletak di sekitar area tuas transmisi.

Setelah mobil terparkir secara paralel, ada beberapa cara yang harus dilakukan agar mobil dapat bergerak ketika didorong maju atau mundur, yaitu:

  • Pertama, matikan mesin dan cabut kunci kontak, lalu tekan tombol shiftlock, disertai dengan memindahkan tuas transmisi matic dari posisi P (parking) ke posisi N (neutral) dan pastikan handbrake (rem tangan) tidak aktif.
  • Kedua, bila mobil anda tidak ada tombol shiftlock, namun terdapat lubang shiftlock, maka Anda tinggal memasukkan kunci kontak ke lubang shiftlock. Langkah selanjutnya pindahkan tuas transmisi matic dari posisi P (parking) ke posisi N (neutral).
  • Ketiga, apabila mobil matic Anda tidak memiliki tombol shiftlock atau lubang shiftlock, maka Anda tinggal menginjak pedal rem kemudian secara bersamaan pindahkan tuas transmisi dari posisi P (parking) ke posisi N (neutral) dan pastikan handbrake (rem tangan) tidak aktif.

Pengemudi bertanggung jawab dan harus memastikan posisi mobilnya aman dari potensi membahayakan. Hal ini dapat dilakukan dengan tidak memaksakan diri parkir paralel di area dengan permukaan miring. Jika tidak menemukan lokasi yang ideal, maka harus rela untuk mencari tempat parkir yang lebih aman lainnya.

Bagaimana, bagi Anda yang terbiasa dengan mobil bertransmisi manual, apakah tertarik untuk memiliki mobil matic? Setelah mempelajari cara mengemudi mobil matic, kelihatannya tidak susah mengemudikannya, kan? Mobil yang semakin canggih dan modern teknologinya, tentunya semakin mudah mengendarainya dan semakin tinggi tingkat keamanannya bagi pengendara.

Namun perlu diingat, kenyamanan dan keselamatan berkendara tergantung dari cara dan perilaku pengemudi selama berkendara. Maka dari itu, setiap pengemudi wajib selalu waspada dan fokus pada area sekitar mengemudi, agar meminimalisir terjadinya kecelakaan. Dan yang tidak kalah penting, selalu lakukan perawatan atau servis berkala mobil kesayangan Anda di bengkel mobil terdekat. Agar kondisi mobil Anda selalu prima dan fungsi fitur keselamatan mobil tetap terjaga dengan baik.

Bengkel Mobil Terdekat, Creep Forward Effect, Mobil Matic, Shiftlock, Transmisi Otomatis

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi