Tag: Turun Mesin

Warna Asap Knalpot Untuk Deteksi Kerusakan Mobil

Warna Asap Knalpot Ternyata Bisa Untuk Mendeteksi Kerusakan Mobil

Mobil merupakan salah satu sarana yang dapat menunjang produktivitas kita. Tetapi masih banyak orang yang seringkali melalaikan kondisi mesin mobilnya, terutama ketika kondisi mobilnya belum bermasalah. Padahal sebelum mengalami masalah atau kerusakan, biasanya mobil akan memberikan tanda atau sinyal kepada pemiliknya melalui banyak cara. Namun, belum banyak yang tahu tanda-tanda yang sering diberikan mobil. Contohnya, melalui warna asap knalpot ternyata bisa dideteksi dan diketahui apa yang sebenarnya terjadi pada mobil Anda. Beda warna asap yang keluar dari knalpot, maka beda pula kerusakan yang terjadi.

Setiap pemilik mobil tentu wajib tahu makna warna asap yang keluar dari knalpot mobilnya. Agar masalah yang ditimbukan dari masing-masing warna asap knalpot dapat ditangani lebih cepat sebelum kondisinya semakin parah. Maka untuk mengetahui jenis warna asap dan kerusakan apa yang sedang terjadi pada mobil Anda, sebaiknya simak penjelasan berikut ini.

1. Warna Asap Knalpot Putih

Sebuah mobil yang kondisinya baik-baik saja umumnya tidak akan mengeluarkan asap berwarna. Sebaliknya, jika ada mobil yang mengeluarkan asap berwarna putih pekat itu berarti ada masalah dengan mobil tersebut. Ada dua indikasi yang bisa diketahui saat knalpot mengeluarkan asap berwarna putih, namun hal tersebut harus dibedakan dari ketebalan asap buangannya.

Penyebab Asap Knalpot Avanza Velos Berwarna Putih Pekat
Asap Knalpot Mobil Berwarna Putih

Agus Zainal, mekanik senior di bengkel Zaini Auto Motor menuturkan, “Bila asap putih yang keluar tampak tipis, itu berarti ada masalah kondensasi atau pengembunan yang biasa terjadi pada saluran pembuangan (exhaust manifold) dan knalpot. Namun, tidak perlu terlalu khawatir karena masalah tersebut bukanlah hal yang terlalu serius. Apalagi jika asap putih tersebut hanya keluar beberapa saat dan cepat menghilang ketika pertama kali mobil dihidupkan di pagi hari.”

Akan berbeda halnya bila asap putih yang keluar dari knalpot mobil cukup tebal dan pekat. Hal ini biasanya menandakan ada masalah pada sistem pembakaran dari mesin mobil tersebut. Penyebabnya sendiri sering disebabkan oleh masuknya oli pelumas mesin ke dalam ruang pembakaran mesin.

Jika tidak segera diatasi maka akan banyak oli mesin yang ikut terbakar, lantaran ada kebocoran pada ring piston dan seal katup/klep (engine valve). Apabila terus dibiarkan, maka mobil bisa mengalami kehabisan oli mesin. Berkurangnya oli akan menyebabkan pelumasan tidak sempurna pada komponen mesin yang saling bergesekan. Yang paling fatal, jika asap knalpot berwarna putih pekat atau “ngebul” tebal, kemungkinan besar mesin mobil perlu dilakukan engine overhaul (turun mesin) yang bisa menghabiskan biaya cukup mahal.

2. Asap Knalpot Berwarna Hitam

Selain warna asap knalpot putih, umum sekali ditemukan mobil yang mengeluarkan asap knalpot berwarna hitam. Bila knalpot mobil (selain mobil diesel) mengeluarkan asap berwarna hitam, bisa jadi mobil tersebut mengalami masalah pada sistem pembakaran. Dimana bahan bakar yang tersirkulasi dibakar secara berlebihan dan terlalu banyak dibandingkan kondisi normal, serta tidak terbakar sempurna. Alhasil, efek yang ditimbulkan adalah konsumsi bahan bakar jadi boros dan asap knalpot yang keluar pun menjadi hitam pekat.

Penyebab Mobil mengeluarkan Asap Knalpot Berwarna Hitam
Asap Knalpot Mobil Berwarna Hitam

Hal tersebut dapat terjadi karena nyala api busi yang kecil, kebocoran kompresi, karburator bermasalah, kerusakan sensor, injektor bermasalah dan filter udara kotor. Maka untuk perbaikan masalah ini, perlu dilakukan service pada komponen busi, karburator, injektor bahan bakar, filter udara, fuel pressure regulator, engine sensor, fuel injection sensor, dan komponen lainnya. Asap knalpot berwarna hitam biasanya mudah diperbaiki, dan sebagai langkah awal perbaikan perlu dilakukan tune-up pada mobil. Namun untuk memastikan masalah yang sebenarnya terjadi, sebaiknya secepatnya bawa mobil Anda ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi. Dengan tujuan untuk dilakukan pemeriksaan yang mendetail dan menyeluruh.

3. Warna Asap Knalpot Abu-Abu

Umumnya, bila kondisi sebuah mobil baik-baik saja, knalpot mobil tidak akan mengeluarkan asap yang berwarna. Sebaliknya, jika sebuah mobil mengeluarkan asap knalpot berwarna abu-abu itu menandakan ada yang salah dengan mobil tersebut. Jika warna asap yang keluar dari knalpot berwarna abu-abu, bisa menandakan katup Positive Crankcase Ventilation (PCV) macet.

“Pada umumnya, asap knalpot yang berwarna abu-abu menandakan adanya kerusakan pada komponen katup PCV (Positive Crankcase Ventilation). Fungsi katup PCV (PCV valve) adalah untuk mengontrol jumlah uap dan gas dari ruang mesin yang masuk ke intake manifold. Katup PCV (PCV valve) tersebut bisa jadi mengalami macet, sehingga uap dan gas dari ruang mesin (crankcase) yang masuk ke intake manifold tidak dapat dikontrol.” jelas Agus Zainal di bengkel Zaini Auto Motor beberapa waktu lalu.

Penyebab Asap Knalpot Honda Mobilio Berwarna Abu-abu
Asap Knalpot Mobil Berwarna Abu-abu

Gas sisa hasil pembakaran apabila keluar ke udara bebas dapat menimbulkan polusi udara, tentu hal ini tidak dikehendaki. Selain itu gas sisa hasil pembakaran dapat dimanfaatkan lagi untuk membantu proses pembakaran selanjutnya pada mesin sehingga menghindari pemborosan bahan bakar. Sistem PCV bekerja berdasarkan kevakuman pada manifold, sehingga uap dan gas di dalam crankcase dapat tertarik menuju ke saluran hisap ruang bakar (intake manifold).

“Sementara itu, asap knalpot berwarna abu-abu pada mobil matic mengindisikan adanya masalah pada oli transmisi (automatic transmission fluid). Bisa jadi jumlah oli di dalam transmisi berlebihan atau mengalami kebocoran, sehingga oli (transmission fluid) terisap hingga ke dalam mesin, dan ikut terbakar. Tidak hanya itu kinerja turbo yang buruk juga disinyalir menjadi pangkal persoalan munculnya asap berwarna abu-abu.” ujar Agus Zaenal ketika memberikan penjelasan di bengkel Zaini Auto Motor.

Untuk mencegah terjadinya kerusakan pada katup PCV, sebaiknya mengganti oli secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan mobil Anda. Hal ini akan mencegah adanya endapan lumpur di tempat penampung oli (oil carter) yang bisa merusak komponen PCV valve.

4. Asap Knalpot Berwarna Kebiruan

Disamping mengeluarkan asap berwarna putih, hitam dan abu-abu, ternyata knalpot mobil ada pula yang mengeluarkan asap pekat berwarna kebiruan. Apabila hal ini terjadi, ternyata merupakan gejala adanya oli yang ikut terbakar bersama dengan BBM di dalam ruang bakar mesin. Masalah ini umum terjadi pada mobil yang sudah lama atau cukup berumur. Yang disebabkan oleh usia pakai komponen mesin, jarak yang ditempuh mobil dan riwayat pemakaian yang kurang baik.

Penyebab Asap Knalpot Mitsubishi Xpander Berwarna Biru
Asap Knalpot Mobil Berwarna Kebiruan

Pada mobil baru pun tidak menutup kemungkinan terjadi hal yang sama, jika tidak diservis secara berkala dan rutin. Kebiasaan mengemudi yang kurang baik seperti terbiasa mengemudi dengan kecepatan rpm tinggi, juga dapat mempercepat kerusakan/keausan pada komponen mesin yang bergesekan.

“Knalpot berwarna kebiruan seringkali disebabkan karena keausan pada ring piston dan seal katup (engine valve seal) sehingga oli jadi bocor. Selain itu juga karena terjadinya blown gasket pada gasket antara blok mesin dengan silinder head. Sementara untuk mobil yang dilengkapi dengan mesin turbo, asap berwarna kebiruan bisa jadi pertanda bahwa blower turbo harus segera diganti.” jelas Agus Zainal mengakhiri saat ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Jika masalah ini terjadi, secara teratur periksalah volume oli mesin dan tambahkan bila berkurang. Dan segera ganti oli jika oli sudah tidak layak pakai, seperti sudah menghitam dan encer. Selama volume oli mesin sesuai dengan batas yang direkomendasikan, maka mobil masih dapat digunakan sehari-hari. Namun, hal ini bukanlah solusi jangka panjang, karena volume oli mesin yang sering berkurang merupakan masalah yang cukup serius. Sebaiknya segera ditangani di bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi, sebelum biaya perbaikannya semakin membengkak dan mahal.

Seperti yang sudah kita bahas, warna asap knalpot yang tidak normal seperti di atas, merupakan indikasi adanya kerusakan pada beberapa komponen mesin. Bila warna asap knalpot mobil Anda mulai mencurigakan, ada baiknya segera hubungi mekanik profesional dari bengkel Zaini Auto Motor. Percayakan sekecil apapun masalah mobil Anda kepada tenaga ahli dan mekanik bengkel Zaini Auto Motor, agar kerusakan segera bisa ditangani. Dan pada akhirnya Anda pun tidak akan mengalami kerugian yang lebih besar ke depannya.

7 Tanda Mobil Harus Turun Mesin (Overhaul)

Kenali 7 Gejala Mobil Perlu Turun Mesin (Overhaul)

Seiring berjalannya waktu dan usia pemakaian, semua komponen mobil pasti akan mengalami penurunan performa. Penurunan performa ini tidak terkecuali pada komponen mesin mobil yang terus menerus bekerja saat mobil dikendarai. Untuk itu, perlu dilakukan perawatan dan perbaikan guna mengembalikan performa mesin agar kembali bekerja dengan maksimal. Salah satu perbaikan yang dilakukan yakni dengan cara OH (overhaul). Dalam bahasa bengkel lebih dikenal dengan sebutan belah mesin atau turun mesin.

Pernahkah Anda mendengar istilah turun mesin atau overhaul? Turun mesin merupakan proses pembongkaran dan pelepasan komponen mesin dari dudukannya (mounting) yang ada di mobil.

Proses turun mesin (overhaul) ini dilakukan apabila kondisi mesin sudah mengalami kerusakan cukup berat. Untuk melakukan overhaul (turun mesin) tentu saja perlu memperhatikan dan menganalisa terlebih dahulu kondisi kerusakan mobil. Hal ini dilakukan agar didapatkan data yang valid mengenai kerusakan pada mesin mobil sebelum dilakukan overhaul.

Tujuan dari overhaul selain untuk pemeriksaan kurusakan komponen di dalam mesin, juga untuk membersihkan bagian ruang bakar dari sisa-sisa karbon. Selain itu, juga untuk mengatur ulang dudukan klep (engine valve), dan melakukan setting ulang untuk mengembalikan performa mesin seperti sebelum mengalami kerusakan. Ada beberapa ciri-ciri yang dapat dilihat jika mobil perlu dilakukan overhaul, apa saja gejala atau tanda-tandanya? Simak ulasan berikut ini:

Temperatur Mesin Meningkat

Salah satu tanda mobil perlu dilakukan turun mesin (overhaul) adalah bila temperatur mesin terus meningkat. Saat mobil dikendarai dalam kondisi normal, apabila temperatur mesin terus mengalami peningkatan, maka hal ini menjadi tanda awal mobil Anda perlu turun mesin.

Penyebab Overheat Mesin Mobil
Temperatur Mesin Mobil Meningkat

Segera periksa dan cari tahu penyebab terjadinya peningkatan temperatur mesin tersebut. Periksalah mobil dari kemungkinan terjadi kebocoran pada komponen sistem pendinginan mobil. Ada baiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel mobil terdekat, untuk dilakukan pemeriksaan mendetail penyebab terjadinya temperatur mesin yang meningkat.

Overheating Dan Mesin Mati Mendadak

Tanda berikutnya adalah ketika mobil dipacu dalam kecepatan rendah, namun temperatur mesin terus meningkat secara tidak wajar. Dampak dari kenaikan temperatur mesin ini adalah terjadinya overheat pada mesin, yang akan menyebabkan mesin mobil mati secara mendadak.

Bila hal ini terjadi pada mobil Anda saat diperjalanan, tidak perlu panik. Cobalah untuk menepikan mobil Anda di tempat yang sekiranya aman. Sebaiknya perhatikan temperatur mesin terlebih dulu, diamkanlah beberapa saat hingga temperatur mesin mobil turun ke kondisi normal. Jangan langsung menyalakan mobil kembali karena akan membuat mesin semakin panas.

Kenali Penyebab Mesin Mobil Overheat
Mesin Mobil Overheat

“Ketika mesin mobil overheat, diamkan sekitar 15-20 menit dan barulah periksa komponen mulai dari radiator, kipas radiator, selang radiator, pompa air dan lain sebagainya. Overheat mesin pada umumnya terjadi karena adanya kebocoran pada komponen radiator atau komponen sistem pendingin mobil lainnya.” ujar Listiyono ketika memberikan penjelasan di bengkel Zaini Auto Motor.

Air Radiator Berkurang

“Air radiator (radiator coolant) yang berkurang akan menyebabkan pendinginan mesin tidak maksimal, temperatur meningkat dan berdampak pada komponen mesin. Selanjutnya, pada umumnya akan terdengar suara aneh atau mengelitik dari komponen dalam mesin. Untuk mobil berbahan bakar bensin, seharusnya mesin bersuara halus, atau cenderung minim suara. Suara mengelitik atau suara kasar ini diakibatkan beberapa komponen mengalami keausan, seperti ring piston, katup/klep, setang piston (connecting rod) dan komponen mesin lainnya.” jelas Listiyono ketika diwawancarai di bengkel Zaini Auto Motor belum lama ini.

Penyebab Air Radiator Mobil Avanza Berkurang
Air Radiator Berkurang

Masalah utamanya karena temperatur yang terlalu panas pada mesin ketika bekerja. Overheat bisa membuat air radiator mendidih dan bahkan menguap. Jika terjadi penguapan, maka otomatis akan timbul tekanan udara yang besar di dalam radiator dan tabung reservoir. Sehingga air radiator akan berkurang secara drastis kerena menguap dan terus mengalir keluar melalui tabung penampungan (resevoir). Untuk mengetahui penyebab detailnya, sebaiknya bawa mobil ke bengkel mobil terdekat, atau gunakan jasa bengkel mobil panggilan jika terjadi di tengah perjalanan.

Air radiator Bercampur Oli Dan Berwarna Kecoklatan

Selain air radiator (radiator coolant) yang berkurang secara drastis, mobil yang membutuhkan overhaul juga ditandai dengan air radiator yang bercampur minyak. Kondisi seperti ini biasanya terjadi karena adanya oli yang masuk ke saluran pendingin mesin (water jacket) dan saluran air radiator. Atau sebaliknya terdapat air yang masuk ke dalam ruang bakar mesin (combustion engine).

Penyebab Oli Mesin Bercampur dengan Air Radiator
Oli Mesin Bercampur Dengan Air Radiator

“Penyebab air radiator bercampur dengan oli sangat beragam. Beberapa diantaranya adalah cylinder head melengkung, packing (gasket) rusak, retak pada dinding water jacket di cylinder head dan cylinder block, dan lainnya. Jika oli sudah tercampur dengan air radiator, cara memperbaikinya harus dengan overhaul untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih mendetail.

Air Radiator Menyembur

Gejala air radiator yang menyembur keluar akan terlihat jelas saat mesin mobil dihidupkan dan tutup radiator tidak terpasang. Air radiator yang menyembur keluar, pada umumnya merupakan tanda adanya kerusakan pada cylinder head atau gasket cylinder head. Karena ketika terjadi overheat pada mesin dapat menyebabkan cylinder head melengkung.

Mengapa kerusakan pada area cylinder head bisa menyebabkan air radiator menyembur? Hal ini karena pada cylinder head terdapat lubang-lubang saluran cairan pendingin (water jacket) yang terhubung hingga ke blok mesin. Jadi apabila terdapat kerusakan pada cylinder head dan packing (gasket), maka tekanan kompresi dapat mengalir masuk ke dalam saluran pendingin (water jacket). Tekanan kompresi mesin yang sangat tinggi otomatis akan menekan cairan pendingin, dan menyebabkan air radiator menyembur.

Apabila terdapat kondisi semacam ini, sebaiknya segera hubungi bengkel mobil panggilan atau jika memungkinkan bawa mobil ke bengkel mobil terdekat. Sebab kerusakan seperti ini, ketika mesin di hidupkan dengan tutup radiator terpasang, maka bisa menyebabkan selang raditor jebol. Bahkan yang paling parah adalah raditor pun bisa jebol karena adanya tekanan yang besar di dalam ruang tertutup.

Kepala Busi Basah Terdapat Oli

Tanda berikutnya adalah kepala busi selalu basah karena terdapat oli. Kepala busi yang basah oleh oli adalah indikasi adanya masalah yang cukup serius yang harus segera diperiksa dan diperbaiki. Hal ini menunjukkan bahwa oli mesin sudah mulai masuk ke ruang bakar mesin (combustion engine). Oli mesin pun akan ikut terbakar dan membuat kepala busi terdapat banyak kerak karbon, selalu basah dan berwarna hitam.

Penyebab Kepala Busi Basah Oleh Oli
Kepala Busi Basah Oleh Oli

Busi yang basah terkena oli mesin bisa menyebabkan mesin mati sebagian (pincang) atau mati total. Masalah ini hampir selalu disebabkan oleh gasket rusak, ring piston aus dan seal katup (valve seal) yang aus. Selain itu juga bisa disebabkan oleh kerusakan piston atau lubang pemandu katup (worn valve guides) yang aus.

Oli yang masuk ke lubang busi akan memengaruhi kinerja mesin secara signifikan, menyebabkan pembakaran tidak sempurna (misfire), oli mesin berkurang dan asap knalpot berwarna kebiruan. Dalam kasus ekstrim, bahkan dapat menyebabkan kebakaran pada mesin. Jika mobil menunjukkan gejala-gejala ini, sebaiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel resmi atau bengkel mobil terdekat.

Knalpot Mengeluarkan Asap Putih

Tanda mobil yang memerlukan turun mesin (overhaul) yang ini merupakan yang paling mudah terlihat oleh pemilik mobil. Tandanya adalah Knalpot mengeluarkan asap berwarna putih. Selain itu, asap knalpot tersebut juga menghasilkan bau yang sangat menyengat, seperti bau oli dan besi terbakar.

Asap putih ini biasanya terjadi karena yang dibakar selain bahan bakar, juga ada oli yang merembes masuk ke ruang bakar mesin. Hal ini rata-rata terjadi karena adanya kerusakan di bagian komponen mesin dan tentu efeknya performa mesin menurun, dan polusinya jadi lebih tinggi.

Penyebab Asap Knalpot Mobil berwarna Putih
Knalpot Mobil Berasap Keputihan

“Penyebab knalpot mengeluarkan asap putih antara lain terdapat kerusakan ring piston aus, cylinder linner aus, seal katup bocor, packing cylinder head rusak, katup (valve) rusak, dudukan katup (valve seat) aus, dan lain sebagainya. Mobil yang berusia tua paling sering mengalami hal ini. Namun tidak tertutup kemungkinan mobil baru pun akan mengalami hal yang sama apabila tidak dilakukan perawatan berkala. Bila pemilik mobil sering mengabaikan perawatan berkala, maka komponen ‘jeroan mesin’ lainnya juga akan ikut terkena imbasnya.” ujar Listiyono saat memberikan penjelasan di bengkel Zaini Auto Motor.

Overhaul mobil biasanya memerlukan biaya yang cukup banyak, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Tetapi biaya tersebut tidak bisa diprediksi secara tepat, karena sebelumnya harus dilakukan pemeriksaan kerusakan komponen mesin secara mendetail. Perawatan berkala dan secara rutin akan memperpanjang usia pakai komponen mesin dan menghindarkan mobil dari overhaul dini.

Nah, apabila mobil Anda mengalami masalah dan gejala di atas, sebaiknya bawa ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi untuk pengecekan lebih lanjut. Anda bisa melakukan Booking Service melalui aplikasi smartphone “Bengkel Mobil Pro” terlebih dulu untuk pemeriksaan, perawatan berkala dan perbaikan mobil Anda di bengkel Zaini Auto Motor.

Dengan fitur ini, memudahkan Anda untuk melakukan servis tanpa menunggu antrian dan menghemat banyak waktu Anda. Online booking juga bisa Anda gunakan tanpa perlu datang langsung ke bengkel Zaini Auto Motor, karena para mekanik profesional selalu siap mendatangi Anda.

Cara mengatasi Timing Belt Mobil Putus

Bahaya, Timing Belt Putus Penyebab Mobil Turun Mesin

Timing belt pada mobil merupakan komponen yang berfungsi menghubungkan kruk as (crankshaft) dan noken as (camshaft). Timing belt mempunyai peran sangat penting, serta fungsinya sama dengan rantai keteng (timing chain atau kamrat). Yaitu berfungsi agar katup-katup mesin (engine valve) dapat bekerja membuka dan menutup pada waktu yang tepat.

Timing belt pada mobil memang letaknya tersembunyi, sehingga membuat timing belt mobil kurang mendapat perhatian. Padahal sangat penting untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala komponen yang satu ini. Karena timing belt berfungsi mengatur pembukaan dan penutupan katup mesin (engine valve), maka sangat rentan terhadap kerusakan. Apalagi setelah mobil menempuh perjalanan dengan jarak yang cukup jauh.

Seperti halnya komponen mesin lainnya, timing belt memiliki batas usia pemakaian. Sehingga wajib hukumnya melakukan pemeriksaan timing belt secara berkala. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah timing belt putus mendadak sehingga membuat mobil mati di perjalanan. Apabila timing belt putus maka asupan bahan bakar dan udara yang dihisap oleh katup (valve) dan dimampatkan oleh piston akan terhenti. Mesin pun akan total berhenti bekerja. Bila montir di bengkel mobil menyarankan untuk mengganti timing belt, maka sebaiknya ikuti saran dari montir tersebut.

Efek Buruk Timing Belt Mobil Putus

“Apabila timing belt putus, maka hal terburuk yang bisa terjadi adalah kerusakan serius pada internal mesin seperti klep dan piston. Kerusakan yang sering terjadi seperti klep (engine valve) patah atau bengkok, permukaan cylinder head bengkok dan camshaft patah. Jika sudah terjadi seperti ini, maka diperlukan perbaikan dan tindakan turun mesin (overhaul) karena kerusakan telah merembet ke komponen lain.” jelas Agus Zaenal, mekanik senior di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

Klep bengkok Akibat Timing Belt Putus
Efek Buruk Timing Belt Putus

Kerusakan timing belt bisa disebabkan karena kesalahan pemasangan atau karena faktor usia pemakaian. Penyetelan kekencangan timing belt harus sesuai aturan, tidak boleh terlalu tegang atau kendur, karena mempengaruhi daya tahan komponen ini saat bekerja. Daya tahan dan usia pakai timing belt juga dipengaruhi oleh cara pemakaian mobil tersebut. Mobil yang sering dikendarai dengan kecepatan tinggi, sering terjebak kemacetan, membawa beban berat atau muatan berlebihan, akan memperpendek usia pakai timing belt.

Waktu Yang Tepat Ganti Timing Belt

Penggantian timing belt sebenarnya bisa cukup lama, karena komponen ini dirancang mampu bekerja hingga jarak 40.000 – 60.000 km. Namun sebaiknya, untuk deteksi dini dan mengatisipasi kerusakan parah yang disebabkan timing belt putus, diperlukan service secara berkala sesuai yang direkomendasikan pabrikan. Jangan pernah memaksakan bila kondisi timing belt sudah terlihat kendor dan getas, karena akan berdampak pada kinerja mesin yang akan terganggu.

Untuk itu diperlukan perhatian lebih ekstra, dengan melakukan pengecekan dan peggantian yang lebih cepat dari batasan yang direkomendasikan pabrikan. Penggantian timing belt biasanya untuk mobil mesin bensin dilakukan setiap 40.000 – 60.000 km. Sementara untuk mobil bermesin diesel bisa lebih lama yaitu setiap 100.000 km.

Timing Belt Mobil Toyota Avanza Putus
Penggantian Timing Belt Mobil

Selain itu, hindari kebocoran oli mesin pada ruang disekitar timing belt, terutama seal oli yang terdapat pada crankshaft dan noken as (camshaft). Jika terjadi kebocoran oli mesin dan cairan ini mengenai timing belt, maka timing belt akan cepat panas. Lama kelamaan otomatis timing belt bisa cepat mengeras. Hal ini berakibat timing belt tidak lentur lagi sehingga akan mudah putus.

Perawatan berkala pada mobil menjadi kunci, agar mobil selalu dalam kondisi yang prima, nyaman dan aman ketika dikendarai. Secara rutin membawa mobil ke bengkel mobil Zaini Auto Motor, akan mempermudah penanganan kerusakan sekecil apapun. Selain itu pemilik mobil juga terhindar dari pengeluaran yang lebih besar akibat kerusakan kecil yang kurang diperhatikan.

Bengkel Zaini Auto Motor adalah salah satu bengkel mobil yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam memberikan solusi perawatan atau perbaikan mobil yang berkualitas dan berbiaya murah. Untuk jenis perbaikan, service berkala dan penggantian sparepart tertentu, selalu ada diskon khusus. Jadi segera lakukan booking service di aplikasi “Bengkel Mobil Pro” pada smartphone Anda untuk service cepat dan tanpa mengantri. Atau segera hubungi customer service bengkel Zaini Auto Motor. Buktikan sekarang juga!

Penyebab Overheat Mesin Mobil

Waspadai, Overheat Pada Mesin Bisa Menyebabkan Turun Mesin (Overhaul)

Tingginya kebutuhan masyarakat akan mobil yang tangguh untuk keperluan sehari-hari, menyebabkan pertumbuhan mobil yang sangat pesat dibandingkan dengan ketersediaan jalan. Hal ini berimbas pada lalu lintas di kota-kota besar yang semakin macet, dan membuat kinerja mesin mobil harus bekerja lebih berat daripada saat kondisi jalan normal.

Mesin merupakan komponen paling utama dalam rangkaian komponen mobil. Agar mobil dapat berjalan dan dikendarai dengan baik, maka mesin harus tetap prima dan terus bekerja setiap saat. Kerja dari komponen di dalam mesin yang terbuat dari logam secara terus menerus dan ekstra berat tentu membutuhkan pendinginan agar tidak terjadi overheat pada komponen mesin yang saling bergesekan.

Pada umumnya sistem pendingin mesin mobil didukung dengan 3 cara yaitu cairan Pendingin (radiator coolant), Udara dan oli (Pelumas). Ketiganya saling berkaitan erat dan sangat menentukan efisiensi kinerja mobil Anda.

Menurut Tri Ari Yanto, Technical Service Advisor di bengkel Zaini Auto Motor, “Saat mengendarai mobil di jalanan yang macet, pengemudi perlu mencermati bila suhu mesin mobil tiba-tiba meningkat drastis (overheat). Kondisi ini sering terjadi pada mobil yang mesinnya menyala lebih lama, tetapi cenderung dalam kondisi diam, seperti saat mobil terjebak kemacetan.”

Ketika ada peningkatan temperatur mesin (overheat), akan mudah diketahui dengan melihat indikator temperatur mesin pada dashboard mobil. Atau biasanya muncul gejala awal berupa knocking (suara ngelitik) pada mesin yang berlebih. Sementara untuk sebagian mobil, mesin mobil akan langsung mati ketika terjadi overheat atau peningkatan temperatur mesin diatas batas normal.

Perlu diketahui bahwa kondisi overheat pada mesin mobil akan terjadi saat suhu mesin melebihi batas maksimum yang ditentukan. Ada banyak faktor penyebabnya, misalnya tutup radiator rusak, kurangnya volume air radiator, kebocoran radiator, termostat bermasalah, kipas radiator mati, sensor-sensor sistem pendinginan mobil yang sudah rusak, dan lain sebagainya.

“Berdasarkan pengalaman kami menangani kerusakan ribuan kendaraaan, Berkurangnya volume coolant radiator adalah hal yang paling sering terjadi. Biasanya hal ini menjadi penyebab utama ketika mesin mobil mengalami overheat. Penyebab berkurangnya volume coolant radiator ini diantaranya terjadi karena kerusakan tutup radiator, kebocoran kisi-kisi radiator, kebocoran karet seal, rusaknya pompa air (water pump), kebocoran komponen sistem pendingin lainnya, dan penyebab lainnya.

Mesin mobil Anda dapat mengalami kerusakan yang signifikan akibat tekanan mesin yang berlebihan atau kerusakan pada sistem pendinginan mesin (cooling system). Untuk menghindari terjadinya kerusakan pada mesin dan menghindari perbaikan mesin yang mahal, akan sangat membantu jika Anda lebih mengetahui dan memahami pentingnya fungsi komponen pendingin mesin mobil. Berikut ini beberapa komponen sistem pendingin mesin yang perlu diperiksa dan dirawat secara rutin agar mobil anda terhindar dari overheat mesin, antara lain:

1. Kisi-kisi Radiator

Pada bagian luar radiator terdapat kisi-kisi (sirip) udara yang terbuat dari logam yang mempercepat pendinginan, dan memiliki fungsi sebagai jalur sirkulasi udara. Apabila kisi-kisi radiator tersebut kotor dan penyok, sirkulasi udara bisa terhambat dan pendinginan mesin pun tidak akan maksimal. Pemilik mobil diharapkan untuk rajin membersihkan menggunakan kuas halus atau dengan semprotan air yang ringan.

“Kisi-kisi (sirip) radiator yang penyok atau bengkok, akan berpengaruh pada sistem pendinginan radiator. Jadi udara yang semestinya bisa masuk melalui kisi-kisi (sirip) radiator menjadi tersumbat, karena adanya jalur sirkulasi udara yang penyok. Sirkulasi udara yang semestinya dapat mendinginkan coolant radiator akan terhambat, maka mesin jadi cepat panas dan ujung-ujungnya overheat,” ujar Tri Ari Yanto ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Selain itu, bagian dalam radiator sangat rentan terjadi karat, terlebih lagi jika mobil itu sudah berumur lebih dari lima tahun. Karat yang menggumpal akan menghambat aliran coolant pendingin, maka untuk pencegahan perlu menguras air radiator (coolant) minimal enam bulan sekali.

2. Selang Radiator

Selang Radiator merupakan komponen penghubung utama untuk mengalirkan cairan pendingin antara radiator dan mesin. Kemampuan dan daya tahan selang lama kelamaan akan terus menurun, karena selalu terkena paparan cairan yang bertekanan dan bertemperatur tinggi. Selang radiator yang sudah getas, aus, retak memiliki potensi kebocoran, maka segera lakukan pengganti sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah, terutama ketika sedang di perjalanan.

3. Klem Selang

Klem selang radiator merupakan bagian yang sangat vital untuk menjaga selang agar tidak terlepas atau mengalami kebocoran ketika sedang dialiri cairan (coolant) radiator yang memiliki tekanan dan temperatur tinggi. Klem selang radiator biasanya terbuat dari logam baja tipis. Selalu pastikan klem selang ini mengikat dengan kuat, tetapi jangan terlalu ketat yang bisa berpotensi membuat selang sobek.

4. Kipas Radiator (Radiator Fan)

Kipas pendingin radiator adalah bagian penting dalam sistem pendingin mesin mobil. Perlu diketahui, mesin dirancang untuk beroperasi pada kisaran temperatur tertentu, hal ini bertujuan untuk menghasilkan efisiensi kerja mesin dan diperoleh daya yang optimal, tetapi juga untuk memenuhi standar emisi.

Kipas radiator berfungsi untuk mengalirkan atau menghembuskan udara ke kisi-kisi radiator, sehingga air radiator (coolant) yang bertemperatur tinggi dapat didinginkan atau dikontrol tekanan dan temperaturnya. Pastikan kondisi kipas radiator selalu bekerja dengan baik. Untuk tipe elektrik, komponen kipas radiator (radiator fan) biasanya menyatu dengan motor penggeraknya. Sedangkan untuk tipe konvensional kipas radiator digerakkan oleh tali kipas (fan belt), maka selalu periksa fan belt dalam kondisi baik.

5. Tutup Radiator

Tutup radiator memiliki fungsi untuk mengontrol atau menjaga tekanan di dalam radiator dan sistem pendingin mesin agar tetap stabil. Tutup radiator memiliki komponen katup (pressure valve dan vacuum valve) dan pegas (pressure spring dan vacuum spring). Katup-katup dan pegas pada tutup radiator inilah yang menjaga atau mengontrol kestabilan tekanan di dalam radiator. Apabila tutup radiator mengalami kerusakan, maka cairan radiator dapat berkurang drastis, sedangkan cairan di tabung reservoir radiator malah penuh.

Sementara itu, akibat terburuk dari rusaknya tutup radiator adalah overheating pada mesin, yaitu temperatur panas mesin mengalami peningkatan drastis berada di atas temperatur normal mesin. Efeknya akibat overheat bisa menyebabkan mesin knocking dimana mesin mobil Anda akan terdengar aneh, mobil kurang bertenaga, bahan bakar boros, bahkan yang terburuk mobil mogok di tengah jalan.

Kenali gejala overheat saat Anda berkendara, jangan sampai salah langkah ketika mengalami overheat pada mesin mobil. Ketika mesin mobil sedang dalam kondisi panas setelah dibawa berkendara, atau saat mobil mengalami tanda-tanda overheat, maka demi keamanan Anda jangan pernah membuka tutup radiator.

“Banyak kejadian saat terjadi overheat mesin, pemilik mobil segera membuka tutup radiator. Akibatnya tutup tersebut bisa mental, dan cairan radiator yang panas pun akan menyembur keluar yang berpotensi mengenai dan melukai Anda. Saat kondisi mesin panas atau overheat, membuat tekanan di dalam radiator sangat tinggi. Maka bila tutup radiator dibuka, tekanan tersebut akan mendorong cairan radiator keluar dengan cepat.” kata Tri Ari Yanto ketika ditemui di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

Salah satu cara aman saat mesin mobil terjadi overheat di tengah kemacetan, sebaiknya segera pinggirkan mobil ke bahu jalan atau area aman, matikan mesin, pasang segitiga pengaman sebagai kode tanda bahaya kepada pemakai jalan lainnya. Kemudian buka kap mobil, dan tunggu beberapa menit hingga suhu mesin turun. Setelah temperatur mesin turun, buka tutup radiator dengan bantuan kain tebal, putar perlahan hingga tekanan hilang. Kemudian periksa tutup radiator, kondisi volume air radiator dan kemungkinan kebocoran. Apabila terdapat masalah yang tidak dapat anda tangani sendiri, sebaiknya segera hubungi bengkel radiator mobil terdekat ,atau anda juga bisa menggunakan jasa bengkel panggilan.

Kini, Anda sudah tahu bagaimana pentingnya komponen-komponen pendinginan pada mesin mobil. Dalam setiap perjalanan mungkin saja terjadai hal-hal tak terduga, jadi pastikan mobil yang Anda kendarai selalu prima dan sehat dengan memperhatikan kondisi mobil. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kondisi radiator demi kenyamanan Anda berkendara.

Agar kondisi mobil Anda tetap terjaga dengan baik, kunjungi bengkel mobil terdekat untuk mengecek kondisi mesin secara berkala. Apabila Anda terlalu sibuk untuk mengunjungi bengkel mobil, maka kini anda tidak perlu khawatir lagi, dengan menggunakan aplikasi android / IOS bernama “Bengkel Mobil Pro” di smartphone Anda, maka mekanik profesional akan cepat mendatangi Anda. Mobil kesayangan Anda akan selalu mendapat perawatan dan pemeriksaan berkala dimanapun Anda berada. Andapun tetap bisa beraktivitas dan menyelesaikan pekerjaan Anda tanpa harus terganggu kerepotan mengunjungi bengkel mobil. Tunggu apalagi, download sekarang aplikasi “Bengkel Mobil Pro” di smartphone Anda.

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi