Tag: Filter Kabin

Evaporator Mobil Avanza Kotor

Waspadai, Evaporator Kotor Menyebabkan AC Mobil Tidak Dingin

Di zaman sekarang, AC (air conditioner) merupakan komponen yang wajib terpasang pada setiap mobil. Apalagi kondisi cuaca di Indonesia beberapa bulan ke depan semakin panas, tentunya AC mobil sangatlah dibutuhkan saat berkendara. Sistem AC mobil merupakan fitur penting di dalam mobil, tentunya juga memiliki berbagai komponen penting yang menunjang kinerjanya. Salah satu komponen penting dalam sistem AC mobil adalah evaporator.

“Komponen evaporator AC-lah yang membuat kita dapat menikmati udara yang sejuk atau dingin di dalam mobil. Komponen evaporator ini berfungsi untuk menyerap udara panas dan merubahnya menjadi udara yang dingin (sejuk). Dan udara dingin yang dihasilkan evaporator ini nantinya akan dihembuskan langsung ke dalam kabin mobil melalui blower. Hembusan dari blower akan melewati kisi-kisi evaporator dan akan membawa udara dingin yang menyejukan ke dalam kabin mobil.” ujar Listiyono, ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Komponen evaporator AC mobil yang bekerja tidak maksimal akan mengakibatkan hembusan udara yang dihasilkan pun terasa lemah dan tidak dingin. Hal ini akan sangat merugikan dan tentunya membuat pengemudi dan penumpang mobil tidak nyaman selama berada di dalam kabin mobil.

Evaporator AC Mobil Kotor

Bentuk evaporator biasanya menyerupai radiator yang memiliki kisi-kisi atau pipa berongga yang berliku-liku. Pada evaporator kondisinya cenderung selalu lembab, hal ini cenderung menyebabkan menumpuknya kotoran yang menempel pada bagian kisi-kisinya. Kotoran yang menumpuk pada evaporator akan menyumbat dan menghambat kinerja AC mobil. Akibatnya, AC mobil tidak mampu bekerja dengan optimal dan hembusan udara sejuk yang masuk ke kabin mobil tidak maksimal.

Proses Kerja Blower dan Evaporator AC Mobil

Jika evaporator kotor, maka proses kondensasi akan terganggu dan menyebabkan AC tidak dingin. Selain itu evaporator yang kotor juga bisa menyebabkan bau tidak sedap yang keluar dari AC mobil. Untuk itulah, setiap pemilik mobil perlu membersihkan komponen evaporator AC mobil secara rutin.

Listiyono, Kepala Bengkel Zaini Auto Motor, menjelaskan “Kerusakan sistem AC (air conditioner) bisa terjadi kapan saja. AC mobil yang rusak mungkin saja diakibatkan oleh komponen evaporator yang kotor atau rusak. Musuh terbesar dari evaporator adalah debu, kotoran, dan partikel polusi lainnya. Karena kotoran, debu dan partikel polusi lainnya dapat dengan mudah menempel pada evaporator yang kondisinya cenderung selalu lembab. Sehingga samakin lama akan membuat kisi-kisi evaporator tertutup lumpur dan terhambat menyalurkan udara sejuk ke dalam kabin mobil. Biasanya terdapat beberapa gejala yang terjadi, meliputi hembusan udara AC lemah, AC mobil tidak dingin, udara AC berbau, dan temperatur tidak stabil (berfluktuasi).”

Debu dan kotoran juga bisa berasal dari kotoran yang tidak tersaring dengan baik oleh filter kabin. Jika setiap hari jumlahnya bertambah dan menumpuk, bisa membuat kinerja evaporator terganggu. Udara yang dihasilkan AC mobil pun tidak dingin. Evaporator yang bersih akan membuat sirkulasi udara pada sistem AC mobil semakin maksimal, otomatis hawa sejuk (dingin) yang keluar akan optimal.

Penyebab Evaporator AC Mobil Cepat Kotor

Salah satu kebiasaan para pengemudi atau penumpang mobil yang dapat mempengaruhi kinerja AC mobil adalah terlalu sering membuka kaca mobil. Kebiasaan membuka kaca mobil ini biasanya dilakukan oleh pengemudi atau penumpang yang punya kebiasaan merokok. Mereka sering membuka kaca mobil saat merokok dengan maksud agar asap rokok bisa cepat keluar. Namun, celakanya AC mobil tetap dinyalakan karena mereka juga tidak mau kepanasan di dalam kabin mobil.

Evaporator AC Mobil Pada Suzuki Ertiga Kotor
Evaporator AC Mobil Kotor

“Saat kaca mobil dibuka, maka debu, kotoran dan partikel polusi kendaraan lain akan mudah masuk ke kabin mobil. Namanya udara dari luar, kita tidak tahu seberapa kotor, sehingga bisa membuat kabin ataupun evaporator jadi lebih cepat kotor. Selain itu, debu, asap rokok, serta asap knalpot dari mobil lain yang bersirkulasi di dalam kabin dapat menimbulkan bau tak sedap pada embusan udara AC mobil. Sebaiknya, hindari merokok di dalam mobil, karena partikel asapnya bisa mengotori evaporator. Selain itu, nikotinnya yang lengket dan berlendir akan menempel pada interior mobil dan menimbulkan bau tak sedap dan susah hilang,” ungkap Listiyono, di bengkel Zaini Auto Motor.

Debu, kotoran dan partikel polusi lainnya yang masuk melalui jendela, akan masuk ke sistem sirkulasi AC di dalam kabin. Semakin lama akan menumpuk dan bisa menimbulkan jamur pada komponen evaporator atau bagian komponen AC lain. Hal inilah yang bisa menimbulkan bau yang tidak sedap seperti bau apek pada AC mobil. Apabila menginginkan kinerja AC mobil tetap optimal dan evaporator tidak mudah kotor, sebaiknya rutin menjaga kebersihan kabin mobil. Misalnya, seminggu sekali membersihkan atau mem-vacuum karpet mobil, tempat duduk penumpang, kisi-kisi ventilasi AC, serta dashboard mobil. Agar udara yang dihembuskan AC mobil jadi lebih segar dan sehat.

Kapan Evaporator AC Mobil Diganti

Evaporator pada AC mobil umumnya jarang terjadi kebocoran, kecuali usia pakainya sudah mendekati batas maksimal. Hal ini karena evaporator merupakan komponen AC mobil yang selalu dilalui freon, maka makin lama akan terjadi korosi (kropos). Faktor inilah yang akhirnya menyebabkan kebocoran freon.

Kapan Evaporator AC Mobil Diganti
Ganti Evaporator AC Mobil

Untuk usia pakai dari evaporator sendiri tidak dapat berpedoman pada jarak tempuh mobil. Karena akan berbeda hasilnya antara kondisi lalu lintas yang lancar dengan lalu-lintas macet. Maka harus dihitung saat AC mobil tetap bekerja ketika mobil berhenti dan melintas di lalu-lintas macet. Untuk menemukan angka valid AC bekerja, biasanya menggunakan pedoman jarak tempuh mobil dikalikan tiga. Misalnya, batas maksimal usia pakai evaporator berkisar 90.000 kilometer, jika jarak tempuh mobil sudah mencapai 30.000 km, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kondisi evaporator.

Menghilangkan Bau Tak Sedap Pada AC Mobil

Listiyono, Kepala bengkel Zaini Auto Motor menyarankan, jika udara yang dihasilkan AC mobil sudah tidak fresh dan muncul bau tidak sedap, maka segera bawa mobil Anda ke bengkel AC mobil terdekat atau bengkel mobil profesional untuk dilakukan service pada sistem AC mobil. Komponen AC mobil seperti kondensor, evaporator dan komponen AC lainnya akan dicuci dan dibersihkan menggunakan udara bertekanan.

Agar Evaporator tidak midah kotor, bersihkan interior mobil secara rutin
Rutin Membersihkan Interior Mobil

Untuk membersihkan evaporator AC mobil, ada beberapa bagian dari mobil yang harus dibongkar, dan hal tersebut harus dilakukan oleh mekanik profesional. Namun, bila Anda merasa bisa melakukannya sendiri, sebaiknya ikuti petunjuk pada buku panduan kepemilikan mobil (manual book). Evaporator AC mobil pada umumnya terletak di bawah dashboard mobil, namun semuanya tergantung dari jenis dan merek mobil. Terkadang, beberapa jenis mobil meletakkan evaporatornya di bagian lain. Jika kesulitan menemukan letak evaporator, kembali buka manual book bawaan mobil Anda, karena biasanya di manual book tersebut ada petunjuk mengenai perawatan beberapa komponen mobil, salah satunya letak evaporator AC mobil.

Dengan melakukan pembersihan pada komponen evaporator yang kotor, maka proses kondensasi tidak akan terganggu lagi dan hembusan udara AC akan kembali maksimal, tidak berbau, bersih dan sehat. Apabila terjadi kerusakan atau kotoran yang mengeras hingga menimpulkan korosi, maka sebaiknya komponen AC tersebut diganti dengan yang baru. Dan hasil yang didapat juga lebih baik, AC mobil akan menjadi semakin dingin seperti baru.

Semprotkan Cairan Pembersih AC Mobil

Jika sistem AC mobil Anda sudah dilengkapi dengan filter kabin (cabin air filter), maka komponen ini juga perlu dibersihkan dengan cara menyemprot dengan udara bertekanan. Namun, bila tidak ada udara bertekanan, cukup dengan mengetok-ngetok filter kabin ke lantai. Dapat juga menggunakan kuas atau sikat gigi secara perlahan dan berhati-hati, agar tidak merusak komponen filter AC tersebut. Apabila kotorannya membandel, lebih dianjurkan untuk mengganti filter kabin (cabin air filter) dengan yang baru.

Setelah melakukan pembersihan beberapa komponen AC mobil dan memasangnya kembali, selanjutnya nyalakan mesin mobil. Ketika mesin mobil sudah berputar stasioner, AC mobil diaktifkan dengan suhu paling tinggi dan putaran blower yang paling tinggi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah blower bekerja secara maksimal atau tidak.

Semprotkan Cairan Pembersih AC Mobil dan membersihkan AC mobil dengan Vacuum

Langkah terakhir adalah menyemprotkan cairan pembersih (AC Cleaner Spray) yang berupa busa (foam) ke bagian blower AC. Diamkan foam (busa) tersebut berubah menjadi air hingga ke luar melalui ventilator AC di kabin. Kemudian bersihkan air yang berada di lubang ventilator AC. Cairan pembersih (AC Cleaner Spray) selain sebagai pembersih, juga untuk menghilangkan kuman dan bakteri penyebab bau, sekaligus bisa digunakan sebagai pengharum.

Jika mobil kesayangan Anda muncul gejala hembusan udara AC lemah, AC mobil tidak dingin, udara AC berbau, dan temperatur AC tidak stabil (berfluktuasi), maka kami sarankan untuk segera datang ke bengkel AC mobil terdekat atau bengkel mobil profesional yang mampu mengatasi permasalahan AC mobil Anda. Namun, bila Anda tidak punya banyak waktu untuk ke bengkel mobil, dan ingin mendapatkan tempat service yang aman, cepat dan berkualitas, sebaiknya segera lakukan booking service di bengkel Zaini Auto Motor. Pilih layanan “bengkel mobil panggilan“, dimana mekanik dari bengkel Zaini Auto Motor akan segera mendatangi lokasi Anda.

Setiap mobil yang ditangani bengkel Zaini Auto Motor akan mendapat pemeriksaan dan perawatan maksimal. Mekanik profesional dan berpengalaman akan memeriksa seluruh kondisi mobil Anda, termasuk kondisi AC Mobil. Selanjutnya mekanik Zaini Auto Motor akan menginformasikan perbaikan apa saja yang diperlukan, dan memberi saran jika memang perlu adanya penggantian sparepart. Selain itu, bengkel Zaini Auto Motor juga menyediakan berbagai macam suku cadang asli. Jadi, Anda tinggal terima beres dan performa AC mobil akan kembali maksimal.

Mengganti Filter Kabin Pada AC Mobil Toyota

Agar AC Mobil Tetap Dingin, Rutin Periksa Komponen Ini Saat Kemarau

Sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Menurut BMKG Indonesia, musim kemarau tahun ini masih akan terus berlangsung diperkirakan hingga bulan Oktober mendatang. Musim Kemarau tahun ini cukup panjang, dengan hari tanpa hujan lebih dari 60 hari berturut-turut di sebagian besar wilayah Indonesia. Saat berkendara, komponen AC mobil tentu menjadi kebutuhan di kabin mobil, apalagi saat suhu udara sangat panas di musim kemarau. Namun, akan sangat menyebalkan apabila komponen AC mobil mengalami masalah, bahkan tak terasa dingin.

Permasalahan AC mobil yang kurang dingin ketika digunakan memiliki beragam penyebab. Mulai dari kerusakan komponen AC seperti extra fan (kipas AC) mati atau lemah, seal bocor, kompresor rusak, evaporator kotor, terlalu banyak freon yang diisi. Tetapi tidak sedikit juga yang disebabkan karena usia pemakaian. Seperti, oli kompresor habis, jumlah freon terlalu sedikit, atau yang paling sering ditemukan karena filter kabin yang kotor. Sehingga berpotensi menyumbat sirkulasi udara AC yang menuju ke kabin.

Filter Kabin Kotor Penyebab AC Mobil Tidak Dingin

Ternyata diantara penyebab yang beragam, terdapat salah satu komponen yang biasanya menjadi tersangka utamanya, yakni Cabin Air Filter yang kotor. Meskipun kondisi AC mobil berfungsi normal, tetapi jika cabin air filter kotor hingga tersumbat, maka tidak akan ada udara dingin yang keluar melalui lubang kisi-kisi AC di dashboard. Sehingga hal ini menyebabkan AC mobil tidak terasa dingin dan seolah tidak berfungsi sama sekali.

Filter Kabin Kotor Penyebab AC Mobil Tidak Dingin
Filter Kabin Kotor Penyebab AC Mobil Tidak Dingin

Filter kabin biasanya terletak di balik dashboard yakni di belakang laci peyimpanan (glove box). Cabin Air Filter berfungsi untuk memfilter udara yang masuk ke kabin. Meskipun kondisi AC mobil berfungsi normal, tetapi kalau filter kabin kotor maka akan mengurangi hembusan udara AC yang masuk ke kabin mobil. Seiring waktu pemakaian, filter kabin pada AC mobil akan menjadi sangat kotor dan tersumbat. Sehingga akan memperlambat aliran udara yang menuju kabin. Bahkan banyak kasus sirkulasi udara yang melalui blower AC dan kisi-kisi AC tersumbat. Hal ini menyebabkan AC mobil tidak terasa dingin sama sekali dan seolah AC tidak berfungsi normal.” Ujar Agus Tri Ariyanto di bengkel Zaini Auto Motor.

Jika kondisi jalan yang dilalui sehari-hari tidak berdebu, penggantian filter kabin AC mobil dapat dilakukan tiap 10.000-15.000 km sesuai rekomendasi pabrikan masing-masing. Tetapi, jika mobil sering melewati jalanan berdebu atau berpolusi, maka komponen filter kabin AC harus diganti lebih cepat dari waktu biasanya. Cabin Air Filter (filter kabin) yang kotor, hendaknya segera diganti. Selain untuk menghindari masalah AC yang tidak dingin, juga untuk menghindari timbulnya penyakit dalam jangka panjang. Karena filter kabin yang kotor bisa menjadi sarang bakteri yang berbahaya bagi kesehatan penumpang mobil.

Penyebab Filter Kabin Pada AC Mobil Kotor

Cabin air filter harus menjamin dan memastikan sistem AC menghasilkan udara yang bersih, segar dan tidak berbahaya ketika dihirup. Udara yang segar, bersih dan sehat di kabin mobil sangat penting sebagai bagian dari faktor keselamatan berkendara (safety driving). Namun, kondisi ini sering diabaikan oleh para pengendara mobil.

Penyebab Filter Kabin Pada AC Mobil Kotor
Cabin Air Filter Kotor

Ketika filter AC kotor, maka debu, polutan dan partikel kecil lainnya tidak dapat difilter secara sempurna saat aliran udara keluar dari sistem AC ke dalam kabin. Akibatnya, udara yang keluar dari sistem AC akan menjadi kotor dan berbau. Kondisi udara dalam kabin yang kotor dan berbau tentu sangat mengganggu konsentrasi saat mengemudi. Dan dalam jangka panjang bisa membahayakan kesehatan para penumpang mobil.

Agus Ariyanto di bengkel Zaini Auto Motor menjelaskan, “kotornya filter kabin biasanya disebabkan oleh sirkulasi debu di dalam kabin mobil. Debu-debu tersebut bisa berasal dari polusi udara di daerah perkotaan yang terhisap oleh sistem AC mobil. Atau udara luar yang ikut masuk ke dalam kabin saat mobil melaju dengan jendela terbuka. Interior mobil yang jarang dibersihkan juga ikut berperan memperburuk kondisi filter kabin. Sehingga saat AC diaktifkan, otomatis kotoran, debu-debu, dan partikel kecil lainnya akan terhisap dan menempel di cabin air filter. Seiring pemakaian, semakin lama akan menyebabkan terhalangnya aliran udara yang dikeluarkan oleh blower AC. “

Merawat Filter Kabin Agar Awet

Filter kabin yang bersih dapat memperlancar sirkulasi aliran udara AC ke dalam kabin, sehingga penumpang bisa merasakan kinerja sistem AC yang maksimal. Banyak pemilik mobil yang mengabaikan perawatan komponen cabin air filter ini. Padahal filter kabin mudah untuk dibersihkan, sama seperti halnya dengan membersihkan filter udara di mesin. Pembersihan filter kabin dapat dilakukan sendiri dengan mudah, pemilik mobil semestinya tidak perlu datang ke bengkel mobil untuk urusan ini. Cabin air filter yang belum terlalu kotor, cukup dibersihkan dengan menyemprotkan udara bertekanan.

Merawat Filter Kabin Ertiga Agar Tetap Awet
Merawat Filter Kabin

Caranya, buka laci dashboard, selanjutnya lepaskan laci dari dudukannya, maka di balik laci akan terlihat cabin air filter AC mobil. Selanjutnya keluarkan komponen filter AC ini, setelah filter dilepas dari dudukannya di belakang laci dashboard, pastikan kondisinya masih layak pakai. Semprotkan udara bertekanan biar debu, kotoran dan partikel lain yang menempel bisa hilang. Apabila tidak tersedia udara bertekanan, cukup ketok-ketokkan filter ke permukaan lantai dan biarkan debu rontok.

Mengganti Filter Kabin Baru

Untuk memperoleh kenyamanan selama berkendara dan menjaga kesehatan penumpang mobil, apabila komponen filter kabin sudah sangat kotor, tentu satu-satunya cara untuk mengembalikan sirkulasi udara AC supaya kembali segar, bersih dan sehat adalah dengan cara mengganti komponen filter AC tersebut.

Mengganti Filter Kabin AC Mobil Nissan
Mengganti Filter Kabin Dengan Yang Baru

“Penggantian komponen AC ini sebenarnya cukup mudah, karena bisa dilakukan sendiri. Biasanya filter kabin terletak di balik laci penyimpanan (glove box) di dashboard mobil. Namun, semuanya tergantung dari merek dan jenis mobil. Terkadang, beberapa merek mobil meletakkan cabin air filternya di bagian lain. Jika Anda kesulitan menemukan letak cabin air filter, bisa mengikuti petunjuk buku panduan bawaan mobil. Karena biasanya di manual book tersebut ada petunjuk mengenai perawatan beberapa komponen mobil, salah satunya letak cabin air filter AC mobil tersebut. Dalam mengganti filter kabin, pastikan jangan sampai terbalik yakni dengan memperhatikan tanda pemasangannya,” jelas Agus Ariyanto ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Kualitas filter kabin yang baik juga bisa membuat evaporator lebih awet. Sebab jika tidak ada filter kabin, debu dan partikel lainnya akan menempel pada evaporator yang kondisinya cenderung selalu lembab. Filter udara kabin (cabin air filter) yang berkualitas bisa membantu mencegah aliran udara AC terkontaminasi debu, kotoran, dan partikel lainnya memasuki kabin penumpang kendaraan Anda. Selain itu, tambahan carbon aktif pada beberapa jenis filter kabin juga mampu menghilangkan bau tak sedap, dan menyaring partikel yang dapat menimbulkan penyakit.

Jaga Kebersihan Interior Dan Kabin Mobil

“Kalau ingin kinerja AC optimal terus, sebaiknya jaga kebersihan kabin dan rutinlah periksa filter kabin secara berkala setiap 10.000 km. Semprotkan cairan pembersih (Air Freshener) pada AC mobil sebagai pembersih udara untuk menghilangkan kuman dan bakteri penyebab bau, sekaligus bisa digunakan sebagai pengharum. Semprotkanlah Air Freshener yang berupa busa (foam) ke bagian blower, filter kabin, evaporator dan kisi-kisi AC.” saran Agus Ariyanto di bengkel Zaini Auto Motor.

Di dalam buku petunjuk kepemilikan kendaraan (manual book) biasanya sudah ada prosedur penggantian filter kabin yang benar. Tetapi jika pemilik mobil ragu untuk mengganti sendiri, sebaiknya percayakan pada mekanik profesional dan berpengalaman seperti di bengkel mobil Zaini Auto Motor. Para mekanik berpengalaman bukan hanya akan melakukan pemeriksaan dan penggantian cabin air filter, tetapi juga pemeriksaan secara menyeluruh pada komponen mobil lainnya sesuai dengan jadwal service berkala yang sedang berjalan.

Ketika mengalamai permasalahan pada mobil, sebaiknya Anda langsung mengkonsultasikan pada ahlinya. Bengkel Zaini Auto Motor dengan didukung mekanik profesional dan handal, tentunya sudah berpengalaman mengatasi bermacam masalah pada mobil. Selain itu, Anda tidak perlu repot datang ke bengkel mobil, para mekanik bengkel Zaini Auto Motor lah yang akan mendatangi lokasi Anda. Pastikan Anda sudah mendownload aplikasi “Bengkel Mobil Pro” di gadget Anda. Dengan aplikasi ini, solusi perawatan dan perbaikan mobil Anda jadi semakin mudah dan murah. Manfaatkan berbagai macam promo service, diskon harga sparepart, dan promo lainnya yang sangat menguntungkan bagi para pelanggan bengkel Zaini Auto Motor.

Penyebab AC mobil Tidak Dingin

AC Mobil Tidak Dingin, Mana Tahan? Periksa 6 Komponen Ini!

Di zaman sekarang ini, AC (air conditioner) mobil merupakan komponen yang sangat dibutuhkan dan wajib ada pada setiap mobil untuk menunjang kenyamanan dalam berkendara. Kendala kerusakan pada AC (air conditioner) mobil bisa terjadi kapan saja. AC mobil yang tidak dingin dan bekerja tidak optimal, akan sangat merugikan dan bisa membuat pengemudi dan penumpang tidak nyaman selama berkendara.

Jika AC mobil bermasalah, kadang yang berhembus keluar hanya udara berhawa panas dan bau tidak sedap. Meskipun selektor temperatur AC sudah diset di temperatur yang paling dingin, udara yang berhembus dari ventilsai AC tetap saja tidak bertambah dingin. Seperti halnya komponen mobil lainnya, pada AC mobil juga terdapat komponen yang membutuhkan perawatan rutin. Ketika ada komponen di dalam sistem pendingin mobil yang fungsinya tidak normal, maka perlu segera dilakukan pemeriksaan dan perbaikan. Pemeriksaannya gejala kerusakan pun harus tepat dan benar, jangan sampai salah diagnosa, agar perbaikan bisa dilakukan secara efisien, tepat dan cepat.

Menurut Agus Tri, General Service Advisor Bengkel Mobil Zaini Auto Motor, “Berdasarkan pengelaman kami menangani ribuan kerusakan mobil, kendala yang sering terjadi pada AC mobil adalah tidak terasa dingin. Ini bisa disebabkan kurang pedulinya pemilik mobil yakni jarang melakukan servis rutin pada AC mobil. Sehingga tak jarang AC menjadi kotor dan akhirnya menyebabkan kerusakan komponen. Permasalahan yang sering terjadi seperti kompresor, kondensor, dan evaporator.”

Apabila terjadi masalah atau kerusakan pada sistem AC mobil, pada beberapa komponen tertentu dapat diperiksa secara mandiri. Tetapi kebanyakan memang harus mendatangi Bengkel AC mobil terdekat, atau bengkel mobil profesional terdekat. Karena diperlukan diagnosa yang tepat dan akurat, sehingga tidak malah menyebabkan kerusakan pada komponen lainnya.

Lantas, komponen apa saja yang sudah pasti bermasalah apabila AC mobil tidak dingin dan hanya menghembuskan udara panas?

1. Kompresor

Faktor utama penyebab AC mobil terasa kurang dingin adalah kerusakan pada komponen kompresor AC. Kompresi yang lemah dan rendah sangat mempengaruhi kinerja AC mobil secara keseluruhan, sehingga AC mobil tidak akan mampu menghasilkan udara sejuk. Kompresor AC menjadi salah satu komponen yang paling pertama harus diperiksa.

“Agar kerja dari kompresor AC tidak berat, maka pemilik mobil harus rutin membersihkan kabin mobil, sehingga tidak banyak debu dan kotoran yang bisa menyumbat komponen filter Kabin AC dan evaporator AC. Selain itu, sebaiknya jangan membuka kaca selama AC mobil beroperasi, karena membuat kotoran atau debu dari luar akan ikut masuk. Udara dalam kabin pun kembali tidak sejuk, dan membuat beban kerja kompresor AC akan semakin berat. Konsumsi BBM menjadi semakin boros jika kompresor AC bekerja terlalu berat,” jelas Agus Tri di bengkel Zaini Auto Motor.

Selain itu filter kabin juga perlu dilakukan pembersihan atau penggantian setiap 10.000 km. Sedangkan untuk komponen receiver dryer juga perlu penggantian setiap 20.000 km.

2. Magnetic Clutch

Pemilik mobil juga harus mengantisipasi kerusakan magnetic clutch yang terhubung dengan kompresor AC mobil. Magnetic clutch sendiri merupakan komponen yang menghubungkan putaran mesin dengan kompresor AC, melalui fan belt. Magnetic clutch berfungsi seperti kopling pada kompresor AC, dengan begitu kompresor pun dapat bekerja. Apabila magnetic clutch di kompresor aus, menyebabkan magnetic clutch-nya tidak dapat terhubung dengan sempurna ke kompresor AC mobil.

“Keausan magnetic clutch biasanya akibat dari cara pengoperasian AC mobil yang tidak benar. Contohnya, saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi, tetapi temperatur AC diposisikan pada level agak dingin. Sehingga menyebabkan magnetic clutch bekerja terhubung dan terputus terus menerus, saat putaran mesin tinggi akan membuat gesekan pada clutch berlangsung kasar dan berakibat cepat aus,” Jelas Agus Tri Ariyanto saat ditemui di Bengkel Mobil Zaini Auto Motor.

3. Freon Habis

Air conditioner (AC) mobil dapat mengeluarkan hawa sejuk atau hawa dingin berkat kehadiran freon. Seiring waktu pemakaian, seringkali freon AC mobil habis dikarenakan adanya kerusakan pada sistem AC mobil. Sehingga udara yang dikeluarkan dari AC pun tak lagi dingin, bahkan bisa saja malah membuat mobil terasa panas. Saat Anda mulai merasakan udara yang dikeluarkan AC mobil tidak lagi dingin seperti biasanya, ini bisa menandakan freon AC mobil yang semakin menipis. Bila Anda membiarkan masalah tersebut, maka lama kelamaan freon menjadi kosong.

“Perlu dicatat, freon AC mobil sebenarnya tidak pernah habis jika tidak terjadi kebocoran di dalam sistem AC mobil. Menurut pengalaman kami di bengkel Zaini Auto Motor, penyebab kebocoran AC mobil ini bisa sangat beragam. Beberapa diantaranya adalah adanya keausan atau getas pada komponen karet seal, kebocoran pada evaporator, kerusakan terburuknya valve kompresor AC mobil sudah tidak berfungsi,” ujar Agus Tri Ariyanto di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

Selain itu apabila terjadi overheat freon karena ekstra fan mati. Ketika overheat, maka tekanan freon di dalam sistem menjadi tinggi dan bisa menyebabkan kebocoran pada selang high pressure. Hal ini menjadi penyebab paling sering dari masalah AC mobil tidak dingin.

Cara memeriksa kondisi freon AC mobil yakni dengan cara menyalakan mesin. Apabila terdapat gelembung udara berwarna merah muda pada sight glass AC mobil, itu menandakan freon AC telah habis. Biasanya sight glass terdapat pada komponen filter driyer sistem AC mobil. Sebaiknya sesegera mungkin untuk melakukan pengisian freon AC mobil Anda dengan yang baru.

4. Expansion Valve Rusak

Katup ekspansi (Expansion valve) berfungsi sebagai katup pengatur jumlah gas freon yang sudah dicairkan, dan berfungsi untuk mengabutkan cairan pendingin (freon cair) sebelum masuk ke evaporator. Freon yang sudah difilter dari kandungan uap air, dialirkan ke katup expansi (expansion valve) untuk diturunkan tekanan dan temperaturnya. Dengan perkembangan teknologi, expansion valve pada mobil terkini sudah memiliki sensor temperatur. Yang bertujuan untuk menginformasikan kapan expansion valve harus menyalurkan cairan pendingin ke evaporator.

“Seiring waktu pemakaian, expansion valve akan mengalami penurunan fungsi. Rusaknya Expansion valve bisa terjadi karena adanya pembekuan. Bagian expansion valve bisa mengalami pembekuan (freezing) yang bisa menghambat udara dingin untuk keluar ke dalam kabin mobil. Expansion valve tidak bisa diperbaiki, melainkan harus diganti. Sesuai dengan rekomendasi, waktu penggantiannya setiap 40.000 kilometer. Tetapi waktu penggantian bisa saja lebih pendek dari yang direkomendasikan, tergantung dari pemakaian sehari-hari,”ungkap Agus Tri Ariyanto di Bengkel Zaini Auto Motor.

5. Evaporator

Evaporator yang bersih akan membuat sirkulasi udara pada sistem AC mobil semakin baik, otomatis hawa dingin yang keluar akan optimal. Musuh terbesar dari evaporator adalah debu dan kotoran, karena debu akan membuat evaporator AC terhambat menyalurkan udara dingin ke dalam kabin mobil. Debu dan kotoran ini bisa berasal dari kotoran yang tidak tersaring dengan baik oleh filter kabin. Jika setiap hari jumlahnya bertambah dan menumpuk, bisa membuat kinerja evaporator terganggu. Udara yang dihasilkan AC mobil pun tidak dingin.

“Hembusan udara pada blower akan melewati kisi-kisi evaporator, dan diteruskan ke dalam kabin mobil Anda. Sehinggga udara dingin yang menyejukan dapat dirasakan dengan maksimal. Jika evaporator kotor, maka proses kondensasi akan terganggu dan menyebabkan AC tidak dingin. Selain itu evaporator yang kotor juga bisa menyebabkan bau tidak sedap yang keluar dari AC mobil,” Ungkap Agus Tri Ariyanto ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Evaporator pada AC mobil ini tidak akan pernah bocor kecuali usia pakainya mendekati batas maksimal. Karena evaporator adalah komponen AC mobil yang selalu di lewati freon, maka lama kelamaan akan korosi atau kropos, dan inilah yang menyebabkan kebocoran freon. Untuk usia pakai dari evaporator itu tidak bisa berpatokan dengan jarak tempuh mobil. Jadi harus terhitung saat mobil berhenti atau berjalan di lalu-lintas macet, di mana AC mobil akan tetap bekerja. Maka normalnya dikalikan tiga dari jarak tempuh dan itu angka valid AC bekerja. Misalnya batas maksimal usia pakai evaporator adalah 60.000 kilometer, jika jarak tempuh mobil sudah mencapai 20.000 km, maka sebaiknya segera periksa kondisi evaporator.

6. Extra Fan Mati

Extra fan (kipas AC) yang mati, juga bisa jadi penyebab AC mobil tidak terasa dingin. Fungsi extra fan adalah untuk menghembuskan udara ke arah kondensor dan mendinginkan freon (refrigerant). Sehingga refrigerant mengalami kondensasi dan berubah dari gas menjadi cair. Extra fan yang mati tentu akan mempengaruhi proses kondensasi dari Kondensor yang tidak optimal, sehingga mengakibatkan tidak ada udara dingin yang masuk ke dalam kabin mobil.

Extra fan (kipas AC) yang mati ternyata juga dapat mempengaruhi temperatur mesin. Karena letak radiator dan kondensor AC berdekatan, ketika extra fan AC tidak bisa menghembuskan udara luar ke kondensor AC, maka temperatur kondensor akan meningkat. Kenaikan temperatur kondensor inilah yang akan ikut terserap oleh radiator, sehingga otomatis radiator akan bertambah panas. Hal ini kemudian dapat menyebabkan mesin menjadi overheating.

Apabila mengalami extra fan (kipas AC) mati, segera matikan AC mobil Anda dan terpaksa untuk sementara waktu anda harus berkendara tanpa AC mobil mobil. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya overheating pada mesin mobil. Dengan mematikan AC mobil, maka radiator pun tidak akan menyerap panas yang ditimbulkan oleh kondensor. Selanjutnya, untuk mengatasi masalah extra fan tersebut tentunya Anda harus segera melakukan perbaikan atau penggantian di bengkel AC mobil terdekat atau bengkel mobil terdekat.

Itulah beberapa komponen AC mobil yang perlu Anda perhatikan kondisinya ketika AC mobil terasa kurang dingin. Semoga penjelasan di atas, dapat membantu Anda lebih mengenali kondisi AC mobil Anda. Dengan rajin melakukan perawatan dan servis AC secara rutin akan meminimalisir terjadinya kerusakan.

Pemeriksaan kondisi AC dan kondisi freon adalah salah satu hal yang perlu dilakukan, jika Anda tidak paham cara memeriksanya dan memperbaikinya maka serahkan saja pada ahlinya. Atau ketika Anda sibuk dan ingin lebih praktis, Anda dapat menghubungi bengkel mobil Zaini Auto Motor untuk melakukan booking service atau jasa service bengkel mobil panggilan ke tempat Anda berada. Bengkel mobil Zaini Auto Motor akan selalu memberikan bantuan pemeriksaan dan perbaikan mobil Anda secara cepat, tepat dan berbiaya lebih murah dari bengkel mobil resmi. Buktikan sekarang juga!

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi