Tag: Cylinder Head

Packing Atau Gasket Silinder Head Bocor

5 Tanda Packing / Gasket Silinder Head Bocor Dan Waspadai Bahayanya

Silinder head (cylinder head) merupakan salah satu komponen inti dari sebuah mesin kendaraan bermotor. Pada bagian silinder head terdapat komponen katup (valve mechanism), ruang bakar, dudukan busi, rumah injector, dan gasket/packing cylinder head. Sehingga pada bagian silinder head inilah proses pembakaran berlangsung dan mesin dapat bekerja dengan sempurna.

Agar mobil selalu prima, tentu perlu perhatian dan perawatan secara rutin. Kebocoran gasket/packing kepala silinder merupakan masalah yang dapat mengganggu proses pembakaran di ruang bakar mesin. Gasket/packing kepala silinder yang bocor dapat terjadi pada semua mobil, tidak peduli kapan tahun produksinya, merknya, ataupun jenisnya. Masalah kebocoran gasket silinder head bisa disebabkan oleh keausan, overheating mesin, usia pakai, dan jarak tempuh (kilometer) yang sudah tinggi. Apalagi jika mobil tersebut keluaran lama yang tentunya perlu perhatian lebih ekstra. Sebut saja mobil tersebut sudah berusia di atas lima tahun, sebaiknya pemilik mobil lebih perhatian pada kondisi komponen-komponen mesinnya. Terutama komponen gasket silinder head (packing cylinder head).

Ciri atau Tanda Gasket Silinder Head Bocor
Ciri atau Tanda Gasket Silinder Head Bocor

Pada dasarnya, gasket (packing cylinder head) merupakan penyambung dan perapat antara cylinder head dengan blok mesin (engine block) di mobil. Fungsi gasket sendiri antara lain untuk mempertahankan kompresi di ruang bakar mesin, dan mencegah kebocoran yang bisa menyebabkan cairan pendingin masuk ke ruang bakar untuk bercampur dengan oli mesin. Meskipun di dalam mesin mobil cairan-cairan seperti oli, cairan pendingin, dan bahan bakar minyak telah memiliki jalur dan lintasan sendiri-sendiri. Dan konstruksi mesin telah didesain semaksimal mungkin untuk mencegah percampuran antara oli, cairan pendingin, dan bahan bakar minyak. Namun, bukan tidak mungkin saat terjadi kerusakan dan keausan pada komponen mesin, cairan yang satu bisa masuk ke jalur lain. Misalnya, cairan radiator yang masuk ke ruang bakar mesin.

Ciri atau Tanda Gasket Silinder Head Bocor

Cylinder head dan blok mesin sama-sama terbuat dari logam, maka untuk menyatukannya diperlukan penempatan gasket/packing. Namun, saat dua permukaan logam tersebut dilekatkan, maka akan timbul celah-celah sangat kecil (mikro) akibat dari sifat logam yang keras dan kaku. Dalam hal ini, gasket/packing yang terbuat dari bahan yang lebih lunak sangat diperlukan untuk merapatkan celah mikro tersebut. Sehingga tekanan kompresi dari dalam ruang bakar tidak akan bocor melalui celah mikro antar kedua permukaan tersebut. Namun seiring usia pemakaian, selalu muncul satu masalah klasik yakni kerusakan gasket cylinder head. Kerusakan pada gasket ini tentu akan berimbas pada performa mesin. Oleh karenanya, pemilik mobil perlu lebih perhatian pada komponen gasket silinder head ini. Perlu juga mengetahui ciri-ciri atau tanda gasket cylinder head bocor.” jelas Listiyono, Kepala Bengkel Zaini Auto Motor.

1. Warna Oli Mesin Berubah Kecoklatan

Untuk mengetahui ciri-ciri atau tanda gasket silinder head bocor atau rusak, salah satu caranya dengan melakukan pengecekan kualitas oli. Apabila warna olinya tidak lagi hitam, namun berubah kecoklatan, maka bisa dipastikan kondisi oli mesin sudah tercampur dengan air.

Turun Mesin Ganti Gasket Silinder Head Bocor
Turun Mesin Ganti Gasket Silinder Head

“Kerusakan packing silinder head tidak bisa telihat langsung secara kasat mata, karena letaknya terjepit antara blok mesin dan silinder head. Selain itu, komponen gasket/packing biasanya tidak memiliki petunjuk yang menjelaskan tentang batas usia pakai seperti halnya komponen mobil lainnya. Ketika packing silinder head bocor, hal ini berarti air pendingin mesin juga akan mengalami kebocoran. Dalam kondisi yang lebih parah kerusakan gasket silinder head bisa menyebabkan air pendingin masuk ke ruang bakar (combustion chambers). Air radiator (radiator coolant) juga bisa masuk ke dalam blok mesin, baik ke dalam satu atau lebih dari silinder block mesin. Kondisi seperti ini bisa menyebabkan bercampurnya oli mesin dengan air pendingin (radiator coolant). Atau sebaliknya, oli mesin yang masuk ke saluran air pendingin (water jacket) dan saluran air radiator. Jika oli sudah tercampur dengan air radiator, maka cara memperbaikinya perlu dilakukan overhaul untuk pemeriksaan yang lebih mendetail.” ungkap Listiyono, ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor, beberapa waktu lalu.

2. Air Radiator Mengandung Minyak

Selanjutnya dapat dilakukan pengecekan melalui air radiator (radiator coolant). Apabila air radiator terlihat mengandung minyak, maka biasanya menunjukan adanya gejala rembesan oli yang telah bercampur dengan air radiator. Penyebab bercampurnya air radiator dan oli mesin sangat beragam. Beberapa diantaranya adalah permukaan silinder head melengkung, gasket silinder head aus/rusak, terdapat retak di dinding water jacket, dan lainnya. Apabila mobil Anda sudah mengalami kondisi seperti ini, jangan diabaikan dan didiamkan terlalu lama. Karena akan berakibat buruk yang menyebabkan kerusakan mesin lebih parah.

Air Radiator (radiator coolant) Bercampur Oli
Air Radiator (radiator coolant) Mengandung Minyak

“Bisa dipastikan mobil harus turun mesin (overhaul), karena kualitas pelumasan oli menjadi berkurang akibat bercampur dengan air radiator. Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan bisa merembet ke komponen mesin lainnya, misalnya metal jalan (crankshaft thrust bearing) jadi aus akibat tidak ada oli yang melumasi. Sebelum mengalami kerusakan yang lebih parah, sebaiknya periksa kondisi gasket atau packing silinder head mobil. Lakukan pemeriksaan secara berkala pada setiap komponen mesin. Untuk komponen gasket atau packing silinder head, segera ganti apabila sudak ada tanda kerusakan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan memperkecil biaya perawatan.” Ujar Listiyono, saat berada di bengkel Zaini Auto Motor.

3. Asap Putih Muncul Dari Knalpot

Ketika gasket silinder head bocor dapat mengakibatkan permukaan antara silinder head dengan blok mesin (cylinder block) menjadi tidak rapat. Dan akan ada celah yang menganga diantara kedua permukaan komponen mesin ini. Berhubung air pendingin berada di sekiling mesin, maka air pendingin (radiator coolant) ini bisa mengalir ke ruang bakar melalui celah-celah kebocoran yang ada. Ingat, air pendingin (radiator coolant) memiliki tekanan, sehingga saat mesin bekerja maka tekanan tersebut mampu mendorong air/radiator coolant keluar ke berbagai arah, termasuk ke dalam ruang bakar.

Gasket Silinder Head Bocor Penyebab Asap Knalpot Putih
Gasket Silinder Head Bocor Penyebab Asap Knalpot Putih

Selain itu, akan ada oli pelumas juga yang ikut bocor bila terjadi kerusakan gasket atau packing silinder head. Hal ini karena gasket/packing silinder head juga berfungsi sebagai perapat dan pembatas jalur oli (main oil hole) dari blok silinder menuju ke silinder head. Sehingga jika ada oli dan air radiator masuk ke ruang bakar serta ikut terbakar, maka akan menimbulkan asap putih pada knalpot. Jika knalpot mobil anda muncul tanda-tanda mengeluarkan asap putih atau kebiruan, maka Anda perlu waspada dan segera periksakan mesin mobil anda di bengkel mobil terdekat.

4. Mesin Sering Overheating

Overheating merupakan kondisi dimana mesin mengalami peningkatan temperatur melebihi suhu kerja normalnya. Hal ini bisa terjadi karena volume cairan radiator kurang. Air radiator (radiator coolant) yang berkurang akan menyebabkan pendinginan mesin tidak maksimal, temperatur meningkat dan berdampak pada komponen mesin. Penyebab cairan radiator berkurang sangat beragam, salah satunya bisa dikarenakan terjadi kebocoran melalui gasket silinder head yang rusak. Sehingga jelas, overheating pada mesin mobil tidak melulu terjadi saat radiator bocor, tetapi juga bisa terjadi karena gasket/packing kepala silinder bocor.

Kenali Penyebab Mesin Mobil Overheat
Mesin Mobil Overheat

“Dari celah gasket silinder head yang rusak tersebut, air radiator bisa mengalir ke luar hingga akhirnya mengganggu kerja sistem pendinginan mesin. Kebocoran tersebut menyebabkan air radiator akan berkurang secara drastis dan pada akhirnya mengakibatkan temperatur mesin mobil juga meningkat drastis alias overheating. Mobil yang telah berumur tua paling sering mengalami hal semacam ini. Namun tidak menutup kemungkinan mobil baru pun akan mengalami hal yang sama, apabila tidak dilakukan perawatan secara berkala. Bila pemilik mobil sering mengabaikan perawatan berkala, maka bukan tidak munkin komponen ‘jeroan mesin’ lainnya juga akan ikut terkena imbasnya. Untuk mengetahui penyebab overheating lebih detail, sebaiknya bawa mobil ke bengkel mobil terdekat, atau gunakan jasa bengkel mobil panggilan jika terjadi di tengah perjalanan.” ujar Listiyono saat memberikan penjelasan di bengkel Zaini Auto Motor.

5. Kompresi Dan Performa Mesin Menurun

Gasket silinder head bocor tidak hanya mengganggu sistem pendinginan mesin mobil. Proses pembakaran campuran bahan bakar di ruang bakar pun juga akan terganggu karena tercampur air. Akan lebih merepotkan lagi bila performa mesin juga terganggu, yakni terjadi kebocoran kompresi sebagai akibat dari gasket silinder head yang bocor.

“Kompresi yang bocor merupakan suatu kerugian yang mengakibatkan menurunnya tenaga mesin. Kebocoran kompresi praktis akan menurunkan performa dan tenaga mesin, karena salah satu syarat mesin dapat bekerja dengan normal adalah terdapatnya tekanan kompresi yang cukup. Hal ini bisa dirasakan pada top speed kendaraan yang menurun atau saat kendaraan membawa beban. Apabila mesin mobil anda mengalami kebocoran kompresi, maka tidak ada cara lain selain melakukan penggantian gasket/packing silinder head dan overhaul (turun mesin).” Ungkap Listiyono saat memberikan keterangan di bengkel Zaini Auto Motor.

Pemeriksaan Dan Ganti Gasket Silinder Head

Pemeriksaan kondisi gasket/packing silinder head mobil perlu diperhatikan. Jangan sampai sudah muncul tanda-tanda kerusakan seperti dijelaskan di atas, anda baru perhatian. Nah, apabila mobil Anda mengalami masalah dan gejala di atas, sebaiknya segera bawa ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi untuk pengecekan lebih lanjut. Jika benar terjadi kebocoran pada gasket/packing silinder head, satu-satunya cara yang dapat kita lakukan dengan mengganti gasket/packing tersebut. Jangan telalu lama mengabaikannya bila sudah ada tanda-tanda seperti di atas, hal ini untuk menghindari resiko kerusakan mesin yang lebih parah dan dan memperkecil biaya perbaikan.

Ganti Packing atau Gasket Silinder Head
Ganti Gasket Silinder Head

Untuk mendapatkan layanan service yang cepat dan tanpa mengantri, maka Anda bisa melakukan booking service di bengkel Zaini Auto Motor. Melalui aplikasi smartphone “Bengkel Mobil Pro” akan mempercepat layanan service dan perbaikan mobil kesayangan Anda. Dan keuntungannya, anda bisa memantau riwayat perbaikan dan mendapatkan laporan lengkap kondisi mobil anda. Mekanik bengkel Zaini Auto Motor pun bisa melakukan perawatan dan perbaikan di rumah atau kantor anda, tanpa perlu membawa mobil anda ke bengkel. Layanan tersebut bisa dipesan sesuai waktu dan lokasi yang anda inginkan dan perlu Anda booking sebelumnya.

7 Tanda Mobil Harus Turun Mesin (Overhaul)

Kenali 7 Gejala Mobil Perlu Turun Mesin (Overhaul)

Seiring berjalannya waktu dan usia pemakaian, semua komponen mobil pasti akan mengalami penurunan performa. Penurunan performa ini tidak terkecuali pada komponen mesin mobil yang terus menerus bekerja saat mobil dikendarai. Untuk itu, perlu dilakukan perawatan dan perbaikan guna mengembalikan performa mesin agar kembali bekerja dengan maksimal. Salah satu perbaikan yang dilakukan yakni dengan cara OH (overhaul). Dalam bahasa bengkel lebih dikenal dengan sebutan belah mesin atau turun mesin.

Pernahkah Anda mendengar istilah turun mesin atau overhaul? Turun mesin merupakan proses pembongkaran dan pelepasan komponen mesin dari dudukannya (mounting) yang ada di mobil.

Proses turun mesin (overhaul) ini dilakukan apabila kondisi mesin sudah mengalami kerusakan cukup berat. Untuk melakukan overhaul (turun mesin) tentu saja perlu memperhatikan dan menganalisa terlebih dahulu kondisi kerusakan mobil. Hal ini dilakukan agar didapatkan data yang valid mengenai kerusakan pada mesin mobil sebelum dilakukan overhaul.

Tujuan dari overhaul selain untuk pemeriksaan kurusakan komponen di dalam mesin, juga untuk membersihkan bagian ruang bakar dari sisa-sisa karbon. Selain itu, juga untuk mengatur ulang dudukan klep (engine valve), dan melakukan setting ulang untuk mengembalikan performa mesin seperti sebelum mengalami kerusakan. Ada beberapa ciri-ciri yang dapat dilihat jika mobil perlu dilakukan overhaul, apa saja gejala atau tanda-tandanya? Simak ulasan berikut ini:

Temperatur Mesin Meningkat

Salah satu tanda mobil perlu dilakukan turun mesin (overhaul) adalah bila temperatur mesin terus meningkat. Saat mobil dikendarai dalam kondisi normal, apabila temperatur mesin terus mengalami peningkatan, maka hal ini menjadi tanda awal mobil Anda perlu turun mesin.

Penyebab Overheat Mesin Mobil
Temperatur Mesin Mobil Meningkat

Segera periksa dan cari tahu penyebab terjadinya peningkatan temperatur mesin tersebut. Periksalah mobil dari kemungkinan terjadi kebocoran pada komponen sistem pendinginan mobil. Ada baiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel mobil terdekat, untuk dilakukan pemeriksaan mendetail penyebab terjadinya temperatur mesin yang meningkat.

Overheating Dan Mesin Mati Mendadak

Tanda berikutnya adalah ketika mobil dipacu dalam kecepatan rendah, namun temperatur mesin terus meningkat secara tidak wajar. Dampak dari kenaikan temperatur mesin ini adalah terjadinya overheat pada mesin, yang akan menyebabkan mesin mobil mati secara mendadak.

Bila hal ini terjadi pada mobil Anda saat diperjalanan, tidak perlu panik. Cobalah untuk menepikan mobil Anda di tempat yang sekiranya aman. Sebaiknya perhatikan temperatur mesin terlebih dulu, diamkanlah beberapa saat hingga temperatur mesin mobil turun ke kondisi normal. Jangan langsung menyalakan mobil kembali karena akan membuat mesin semakin panas.

Kenali Penyebab Mesin Mobil Overheat
Mesin Mobil Overheat

“Ketika mesin mobil overheat, diamkan sekitar 15-20 menit dan barulah periksa komponen mulai dari radiator, kipas radiator, selang radiator, pompa air dan lain sebagainya. Overheat mesin pada umumnya terjadi karena adanya kebocoran pada komponen radiator atau komponen sistem pendingin mobil lainnya.” ujar Listiyono ketika memberikan penjelasan di bengkel Zaini Auto Motor.

Air Radiator Berkurang

“Air radiator (radiator coolant) yang berkurang akan menyebabkan pendinginan mesin tidak maksimal, temperatur meningkat dan berdampak pada komponen mesin. Selanjutnya, pada umumnya akan terdengar suara aneh atau mengelitik dari komponen dalam mesin. Untuk mobil berbahan bakar bensin, seharusnya mesin bersuara halus, atau cenderung minim suara. Suara mengelitik atau suara kasar ini diakibatkan beberapa komponen mengalami keausan, seperti ring piston, katup/klep, setang piston (connecting rod) dan komponen mesin lainnya.” jelas Listiyono ketika diwawancarai di bengkel Zaini Auto Motor belum lama ini.

Penyebab Air Radiator Mobil Avanza Berkurang
Air Radiator Berkurang

Masalah utamanya karena temperatur yang terlalu panas pada mesin ketika bekerja. Overheat bisa membuat air radiator mendidih dan bahkan menguap. Jika terjadi penguapan, maka otomatis akan timbul tekanan udara yang besar di dalam radiator dan tabung reservoir. Sehingga air radiator akan berkurang secara drastis kerena menguap dan terus mengalir keluar melalui tabung penampungan (resevoir). Untuk mengetahui penyebab detailnya, sebaiknya bawa mobil ke bengkel mobil terdekat, atau gunakan jasa bengkel mobil panggilan jika terjadi di tengah perjalanan.

Air radiator Bercampur Oli Dan Berwarna Kecoklatan

Selain air radiator (radiator coolant) yang berkurang secara drastis, mobil yang membutuhkan overhaul juga ditandai dengan air radiator yang bercampur minyak. Kondisi seperti ini biasanya terjadi karena adanya oli yang masuk ke saluran pendingin mesin (water jacket) dan saluran air radiator. Atau sebaliknya terdapat air yang masuk ke dalam ruang bakar mesin (combustion engine).

Penyebab Oli Mesin Bercampur dengan Air Radiator
Oli Mesin Bercampur Dengan Air Radiator

“Penyebab air radiator bercampur dengan oli sangat beragam. Beberapa diantaranya adalah cylinder head melengkung, packing (gasket) rusak, retak pada dinding water jacket di cylinder head dan cylinder block, dan lainnya. Jika oli sudah tercampur dengan air radiator, cara memperbaikinya harus dengan overhaul untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih mendetail.

Air Radiator Menyembur

Gejala air radiator yang menyembur keluar akan terlihat jelas saat mesin mobil dihidupkan dan tutup radiator tidak terpasang. Air radiator yang menyembur keluar, pada umumnya merupakan tanda adanya kerusakan pada cylinder head atau gasket cylinder head. Karena ketika terjadi overheat pada mesin dapat menyebabkan cylinder head melengkung.

Mengapa kerusakan pada area cylinder head bisa menyebabkan air radiator menyembur? Hal ini karena pada cylinder head terdapat lubang-lubang saluran cairan pendingin (water jacket) yang terhubung hingga ke blok mesin. Jadi apabila terdapat kerusakan pada cylinder head dan packing (gasket), maka tekanan kompresi dapat mengalir masuk ke dalam saluran pendingin (water jacket). Tekanan kompresi mesin yang sangat tinggi otomatis akan menekan cairan pendingin, dan menyebabkan air radiator menyembur.

Apabila terdapat kondisi semacam ini, sebaiknya segera hubungi bengkel mobil panggilan atau jika memungkinkan bawa mobil ke bengkel mobil terdekat. Sebab kerusakan seperti ini, ketika mesin di hidupkan dengan tutup radiator terpasang, maka bisa menyebabkan selang raditor jebol. Bahkan yang paling parah adalah raditor pun bisa jebol karena adanya tekanan yang besar di dalam ruang tertutup.

Kepala Busi Basah Terdapat Oli

Tanda berikutnya adalah kepala busi selalu basah karena terdapat oli. Kepala busi yang basah oleh oli adalah indikasi adanya masalah yang cukup serius yang harus segera diperiksa dan diperbaiki. Hal ini menunjukkan bahwa oli mesin sudah mulai masuk ke ruang bakar mesin (combustion engine). Oli mesin pun akan ikut terbakar dan membuat kepala busi terdapat banyak kerak karbon, selalu basah dan berwarna hitam.

Penyebab Kepala Busi Basah Oleh Oli
Kepala Busi Basah Oleh Oli

Busi yang basah terkena oli mesin bisa menyebabkan mesin mati sebagian (pincang) atau mati total. Masalah ini hampir selalu disebabkan oleh gasket rusak, ring piston aus dan seal katup (valve seal) yang aus. Selain itu juga bisa disebabkan oleh kerusakan piston atau lubang pemandu katup (worn valve guides) yang aus.

Oli yang masuk ke lubang busi akan memengaruhi kinerja mesin secara signifikan, menyebabkan pembakaran tidak sempurna (misfire), oli mesin berkurang dan asap knalpot berwarna kebiruan. Dalam kasus ekstrim, bahkan dapat menyebabkan kebakaran pada mesin. Jika mobil menunjukkan gejala-gejala ini, sebaiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel resmi atau bengkel mobil terdekat.

Knalpot Mengeluarkan Asap Putih

Tanda mobil yang memerlukan turun mesin (overhaul) yang ini merupakan yang paling mudah terlihat oleh pemilik mobil. Tandanya adalah Knalpot mengeluarkan asap berwarna putih. Selain itu, asap knalpot tersebut juga menghasilkan bau yang sangat menyengat, seperti bau oli dan besi terbakar.

Asap putih ini biasanya terjadi karena yang dibakar selain bahan bakar, juga ada oli yang merembes masuk ke ruang bakar mesin. Hal ini rata-rata terjadi karena adanya kerusakan di bagian komponen mesin dan tentu efeknya performa mesin menurun, dan polusinya jadi lebih tinggi.

Penyebab Asap Knalpot Mobil berwarna Putih
Knalpot Mobil Berasap Keputihan

“Penyebab knalpot mengeluarkan asap putih antara lain terdapat kerusakan ring piston aus, cylinder linner aus, seal katup bocor, packing cylinder head rusak, katup (valve) rusak, dudukan katup (valve seat) aus, dan lain sebagainya. Mobil yang berusia tua paling sering mengalami hal ini. Namun tidak tertutup kemungkinan mobil baru pun akan mengalami hal yang sama apabila tidak dilakukan perawatan berkala. Bila pemilik mobil sering mengabaikan perawatan berkala, maka komponen ‘jeroan mesin’ lainnya juga akan ikut terkena imbasnya.” ujar Listiyono saat memberikan penjelasan di bengkel Zaini Auto Motor.

Overhaul mobil biasanya memerlukan biaya yang cukup banyak, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Tetapi biaya tersebut tidak bisa diprediksi secara tepat, karena sebelumnya harus dilakukan pemeriksaan kerusakan komponen mesin secara mendetail. Perawatan berkala dan secara rutin akan memperpanjang usia pakai komponen mesin dan menghindarkan mobil dari overhaul dini.

Nah, apabila mobil Anda mengalami masalah dan gejala di atas, sebaiknya bawa ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi untuk pengecekan lebih lanjut. Anda bisa melakukan Booking Service melalui aplikasi smartphone “Bengkel Mobil Pro” terlebih dulu untuk pemeriksaan, perawatan berkala dan perbaikan mobil Anda di bengkel Zaini Auto Motor.

Dengan fitur ini, memudahkan Anda untuk melakukan servis tanpa menunggu antrian dan menghemat banyak waktu Anda. Online booking juga bisa Anda gunakan tanpa perlu datang langsung ke bengkel Zaini Auto Motor, karena para mekanik profesional selalu siap mendatangi Anda.

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi