Tag: Bengkel Resmi

Service Berkala 1000 km Pada Mobil Baru Toyota

Mengapa Mobil Baru Wajib Service Berkala 1000 KM (1 Bulan Pertama)?

Ketika memiliki mobil baru, pastilah ingin sesering mungkin beraktivitas atau bepergian dengan mengendarai mobil tersebut. Apalagi saat weekend atau musim liburan, tentu sangat menyenangkan bisa membawa keluarga berlibur memakai mobil yang baru dibeli. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat pertama mengendarai mobil baru yang diidamkan. Biasakan terlebih dahulu mempelajari buku manual (manual book) yang meliputi, spesifikasi teknis dan pemakaian berbagai fitur yang dimiliki mobil. Serta pelajari kapan sebaiknya melakukan service berkala 1000 KM pertama, agar tidak salah dalam pemakaian dan perawatannya.

Berkendaralah di jalan dengan rileks dan sesuai dengan kondisi lalu lintas. Jangan langsung memacunya dengan bertindak agresif, seperti mengendarai mobil secara kasar atau kebut-kebutan. Hal ini dikarenakan komponen mobil baru membutuhkan waktu penyesuaian antar komponen yang bergerak selama digunakan, dan butuh beradaptasi dengan kondisi lingkungan.

Dengan perkembangan teknologi terkini, tentunya kualitas sparepart mobil terus meningkat, sehingga celah terjadinya kesalahan produksi semakin kecil. Namun, tetap saja butuh waktu penyesuaian agar antar komponen yang bergerak dapat bekerja dengan baik, sehingga mereduksi potensi kerusakan. Untuk memastikan kondisi tersebut, para pemilik mobil baru disarankan untuk menjalani service berkala 1000 km atau 1 bulan pertama, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

“Meski semua komponen mobil sudah mengalami proses pengujian kualitas di pabrik, namun dalam proses produksinya, mungkin saja terdapat komponen yang tidak sesuai spesifikasi. Selain itu, pada komponen pada mobil yang masih baru dan presisi, running-in period atau masa break-in (inreyen) penting dilakukan, agar ketika mulai digunakan ada penyesuaian antar komponen, kondisi lingkungan dan pemakaian. Dan untuk memastikan masa break-in (running-in period) berjalan dengan baik pada semua komponen mobil, maka perlu dilakukan service berkala 1.000 km.” Ungkap Agus Tri Ariyanto, General Service Advisor di bengkel Zaini Auto Motor,

Apa Ruginya Mengabaikan Servis Berkala Pertama Mobil di 1.000 km?

Para pemilik mobil dituntut untuk melakukan perawatan berkala, yang dimulai dari 1000 km atau 1 bulan pertama setelah digunakan. Namun adakah efek negatif yang timbul apabila kita melewatkan atau mengabaikan service pertama tersebut?

Diagnostic Scanning dan Service Berkala Pada Mobil Baru
Diagnostic Scanning & Inspection Services

“Sebenarnya tujuan service berkala 1.000 km itu lebih dimaksudkan untuk memeriksakan dan memastikan kondisi komponen-komponen mobil sudah sesuai standard. Termasuk di dalamnya oli mesin dan cairan lainnya, dalam keadaan baik, berfungsi optimal dan bekerja sebagaimana mestinya. Service berkala 1.000 km ini dilakukan setelah mobil digunakan dalam kurun waktu 1 bulan pasca diserah-terimakan atau dikirim ke konsumen.” jelas Agus Tri Ariyanto, selaku General Service Advisor di bengkel Zaini Auto Motor.

Pada waktu servis pertama ini, tak ada komponen yang perlu diganti, para mekanik biasanya hanya akan melakukan pemeriksaan beberapa item pada komponen mesin, sasis, dan bodi mobil. Sebenarnya tidak ada yang secara spesifik dikhawatirkan, hanya saja bila ada komponen yang terganggu akan mengusik kenyamanan dalam berkendara. Apalagi difase ini pemilik mobil sedang asyik-asyiknya mencoba berbagai fitur dari mobil barunya.

“Secara khusus tidak ada yang perlu dikhawatirkan, namun seandainya ada komponen yang bekerja tidak optimal di awal pemakaian, dapat segera diperbaiki. Deteksi dini membuat kerusakan tidak akan menjalar dan bertambah besar, sehingga bisa mempengaruhi kenyamanan berkendara dari konsumen,” kata Agus Tri Ariyanto, di bengkel Zaini Auto Motor.

Mengapa Service Berkala 1000 KM / 1 Bulan Pertama itu Penting?

Service berkala 1.000 km pertama merupakan sarana penting untuk memeriksa dan memastikan bahwa mobil baru milik konsumen dalam kondisi prima. Hal ini demi untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pemilik mobil selama berkendaraan ke depannya. Bila cara mengemudi mobil dari konsumen kurang benar hingga ada komponen mobil yang rusak, maka saat service berkala 1.000 km bisa segera dideteksi.

Diagnosi scanning Service Berkala Mobil Baru
Diagnostic & Computer Scanning Service

Deteksi dini menghindarkan kerusakan yang bertambah parah, sehingga langsung bisa diperbaiki untuk menghindari kerusakan menjalar ke komponen mobil lainnya. Alhasil, mobil terhindar dari risiko perbaikan besar. Sebagai contoh, ada sedikit masalah pada mobil Toyota yang baru dibeli. Tetapi karena melewatkan service berkala 1.000 km pertama, kerusakan pada mobil baru tersebut semakin membesar. Untuk solusi masalah tersebut ternyata perlu mengganti komponen yang rusak. Apabila sampai ini terjadi, maka besar potensinya klaim garansi (warranty) mobil baru tersebut ditolak oleh bengkel resmi Toyota.

“Servis pertama merupakan hal penting yang jangan sampai dilewatkan. Pasalnya, service ini nantinya menjadi syarat dari warranty (garansi) yang diberlakukan setiap produsen mobil dan bengkel resmi. Memang sebaiknya jangan melewatkan service berkala 1.000 km pertama untuk mobil yang baru kita beli dan baru sekitar sebulan dipakai. Service ini sifatnya hanya pengecekan komponen dan fungsi kerja tiap komponen mobil, maka belum ada proses penggantian sparepart yang sifatnya rutin. Keuntungannya, jika ada komponen yang tidak berfungsi maksimal, bisa terdeteksi sejak dini, sebelum nantinya merembet menjadi kerusakan yang lebih parah.” Ujar Agus Tri Ariyanto, ketika diwawancarai di bengkel Zaini Auto Motor.

Komponen Yang Diperiksa Saat Service Berkala 1000 km

Saat service berkala di bengkel resmi atau bengkel mobil profesional lainnya, biasanya sesuai SOP akan dilakukan pemeriksaan secara detail. Terutama seluruh komponen bergerak pada mobil. Untuk pemeriksaan fungsi dari seluruh komponen interior di kabin, meliputi sistem kemudi, sistem AC, sistem keamanan, head unit dan fungsi kelistrikan. Selanjutnya, pemeriksaan pada bagian eksterior, meliputi bodi, pintu, lampu-lampu mobil, wiper, sensor dan kamera parkir.

Service Berkala Mobil Baru pada 1 bulan Pertama
Service Berkala Mobil

Pemeriksaan terakhir adalah pada bagian mesin dan penggerak roda. Untuk bagian mesin meliputi pemeriksaan oli mesin, tegangan fan belt, sistem radiator, brake fluid, cairan-cairan, pemeriksaan fungsi mesin secara umum. Sedangkan untuk sistem penggerak, meliputi transmisi, kopling, kaki-kaki mobil, shock absorber, dan rem mobil.

Jika semua sistem dan komponen bekerja dengan baik dan tidak ada kerusakan, maka mobil dinyatakan dalam kondisi baik dan prima. Namun jika ada kerusakan, maka langsung akan dilakukan tindakan penggantian sparepart yang rusak secara gratis. Tentu saja untuk komponen yang dijamin oleh garansi masing-masing produsen mobil, dan bukan kerusakan akibat salah perlakuan oleh pemilik mobil. Untuk seluruh pemeriksaan komprehensif pada service berkala 1000 km tersebut, pemilik mobil tidak dipungut biaya sedikitpun alias gratis. Oleh karenanya, jangan sampai terlewatkan ya untuk service berkala 1.000 km atau satu bulan pertama pemakaian mobil baru Anda.

Service Berkala Komponen Mobil Usai Mudik Lebaran

Service Berkala Pada Mobil Harus Rutin Dilakukan, Ini Alasan Pentingnya

Setelah membeli mobil, selaku pemilik mobil kita diwajibkan untuk menjaga kondisi mobil dan melakukan perawatan secara rutin. Tahapan perawatan rutin atau service berkala ini sangatlah penting bagi mobil, agar kondisinya selalu prima dan performanya maksimal. Mobil yang dalam kondisi prima mengurangi potensi terjadinya masalah ketika dikendarai di jalan, misalnya mogok atau kerusakan yang sulit untuk diantisipasi. Selain itu, dengan performa mobil yang terjaga maka mobil akan tetap nyaman dan tangkas saat digunakan, serta tentunya irit konsumsi bahan bakar.

Menurut Listiyono, selaku Kepala Bengkel di bengkel Zaini Auto Motor, “Jika secara rutin melakukan service berkala atau tune-up, berarti pengecekan semua komponen mobil, seperti oli, rem, radiator, busi, mesin, dan lain sebagainya selalu terpantau. Selain itu, servis berkala juga dapat mendeteksi sejak dini potensi timbulnya masalah pada mobil, sehingga dapat segera diambil langkah perbaikan. Alhasil dapat mereduksi risiko perbaikan yang memerlukan biaya lebih besar dikarenakan terjadinya kerusakan yang semakin berat.”

Tujuan Service Berkala (Tune Up) Mobil

Service berkala atau tune up biasanya dilakukan di bengkel mobil resmi atau bengkel mobil profesional lainnya. Service berkala pada mobil, umumnya dilakukan terkait pemeriksaan, perawatan, penyetelan, pengukuran, hingga penggantian komponen-komponen yang sudah mengalami kerusakan.

Service Berkala Pada Mobil Toyota Innova 2019
Pemeriksaan Saat Service Berkala

Tujuan utama melakukan service berkala secara rutin adalah untuk mengembalikan performa mobil agar mendekati seperti kondisi barunya atau sesuai spesifikasi yang direkomendasikan di buku manual. Setelah mobil digunakan setiap hari diberbagai kondisi, dan mengalami penurunan kinerja dalam interval waktu tertentu, maka perlu service berkala. Selain itu, service berkala juga untuk memastikan kondisi semua komponen dan semua sistem bekerja dengan baik dan maksimal. Dengan demikian mobil akan selalu ready bila mendadak akan digunakan untuk perjalanan jauh. Pemilik mobil bisa langsung tancap gas, tanpa perlu terlebih dahulu datang ke bengkel mobil untuk melakukan pengecekan (service berkala).

Manfaat Rutin Service Berkala

Service berkala secara rutin dapat memperpanjang umur (life time) kendaraan dan memperpanjang usia pakai komponen-komponen pada mobil. Sehingga biaya perawatan mobil lebih ekonomis dan terhindar dari beban biaya yang sangat mahal ketika terjadi kerusakan dan penggantian komponen mobil. Selama mobil dilakukan perawatan rutin (servis berkala) sesuai kondisi mobil tersebut, tentunya mobil akan siap sedia digunakan dalam perjalanan jauh. Sehingga tak perlu ragu lagi atas kondisi mobil yang siap dipakai untuk segala aktivitas, baik di dalam maupun ke luar kota. Dan yang pasti, servis berkala secara rutin memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna mobil tersebut.” ujar Listiyono, ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Pemeriksaan Performa Mesin Saat Service Berkala Toyota Avanza
Pemeriksaan Performa Mesin

Apabila mobil masih baru dan masih dalam masa garansi, maka dengan melakukan servis berkala akan memastikan klaim garansi mobil tidak akan gugur jika suatu saat terjadi kerusakan, karena kondisi mobil dan perbaikannya tercatat dan terekam dengan baik. Catatan service berkala yang rapi dan jelas, layaknya sebuah catatan medis pada dunia kedokteran, dengan catatan ini bisa membuat harga jual kembali mobil akan terjaga baik. Hal ini karena track record mobil terlihat secara jelas oleh para calon pembeli dan menandakan keseriusan Anda dalam merawat mobil kesayangan.

Jadwal Service Berkala Pada Mobil

Untuk mobil baru, jadwal servis berkala yang dianjurkan biasanya pada 1 bulan pertama, selanjutnya dilakukan setiap kelipatan 10.000 km atau 6 bulan sekali selama 3 tahun. Hal ini dikarenakan mobil yang digunakan di kota besar seringnya terjebak macet, dimana mesin tetap bekerja dalam waktu yang lama meskipun mobil tidak bergerak.

Untuk penggunaan sehari-hari di Kota-kota besar yang macet, secara jarak akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencapai 10.000 km. Alhasil, jarak tempuh sudah tidak bisa lagi dijadikan acuan, karena aktualnya mesin terus bekerja jauh lebih berat saat kondisi lalu-lintas macet.

Selain itu, jika mobil biasa dioperasikan pada kondisi medan yang berat, misalnya pada medan yang berdebu, berlumpur, jalan yang kasar, daerah pegunungan atau pantai laut, maka jangka waktu perawatan atau servis berkala menjadi lebih pendek dibandingkan dengan perawatan berkala pada mobil yang dioperasikan dalam kondisi normal.

Servis Berkala Tiap 5.000 Km atau 10.000 Km Sekali?

Bukan rahasia umum jika tidak sedikit pemilik mobil baru yang bingung soal perawatan atau servisnya. Bukan soal lokasi atau mekanismenya, melainkan karena jangka waktu servisnya yang berbeda dan membuat bingung. Misalnya pada beberapa merk mobil, di buku perawatan berkala (manual book) tertera kalau interval service yang musti dilakukan setiap kelipatan 10.000 km atau 6 bulan sekali, tergantung periode mana yang tercapai lebih dahulu. Namun, ketika sudah melakukan servis di bengkel resmi, biasanya pihak bengkel menganjurkan untuk melakukan servis setiap 5.000 km sekali.

Service Berkala Daihatsu Xenia Setiap 10.000 km atau setiap 6 bulan sekali
Pemeriksaan Kondisi Mobil Saat Service Berkala

Menanggapi hal ini, Kepala Bengkel Zaini Auto Motor, Listiyono menjelaskan, “Sebenarnya yang utamanya adalah service berkala setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali. Tergantung mana yang tercapai lebih dahulu seperti yang tertulis di manual book perawatan mobil. Sedangkan untuk servis berkala setiap 5.000 km atau tiap 3 bulan sekali, sebaiknya dilakukan bagi mobil dengan mobilitas dan intensitas penggunaan yang tinggi. Seperti, mobil yang digunakan untuk taksi online atau mobil yang sering melewati jalan dengan frekuensi kemacetan cukup tinggi di kota-kota besar.”

Anjuran service berkala tiap 5.000 km sebenarnya untuk memastikan kondisi mobil tetap prima. Dan tidak melulu harus ganti oli, karena kemungkinan besar hanya perawatan ringan. Jika kondisi oli-oli masih bagus, tentunya tidak perlu ganti oli, cukup dilakukan pemeriksaan kendaraan bagian lainnya. Misal komponen filter, tekanan ban, sistem bahan bakar, sistem rem dan komponen lain, itu semua jadi opsional bagi konsumen. Namun yang terpenting adalah menjaga kondisi mobil tetap prima, aman, nyaman, dan tidak bermasalah saat dikendarai, baik di dalam kota maupun luar kota.

Komponen Mobil yang Membutuhkan Servis Berkala

Seiring waktu pemakaian, pada setiap mobil tentunya akan ada beberapa komponen yang mengalami keausan atau kotor. Komponen seperti filter-filter tentunya akan menjadi kotor, sehingga perlu dibersihkan atau diganti baru. Komponen lainnya, seperti kampas rem dan v-belt mungkin juga akan mengalami keausan, sehingga kehilangan efektivitas kinerjanya. Bahkan berbagai cairan seperti oli mesin, minyak rem, oli power steering, dan radiator coolant, sangat mungkin perlu diisi ulang, diganti baru, atau dibilas (flushing).

Setiap komponen mobil membutuhkan perawatan secara berkala, terutama untuk komponen-komponen fast moving. Maka penting bagi setiap pemilik mobil untuk mematuhi jadwal service berkala setiap kelipatan 10.000 km atau tiap 6 bulan. Karena komponen fast moving biasanya memiliki usia pakai yang terbatas dibandingkan komponen (sparepart) mobil lainnya yang lebih permanen. Apabila pemilik mobil kerap tidak mematuhi jadwal service berkala, maka akan memengaruhi kinerja pada sistem utama mobil. Hal ini berujung pada kinerja yang buruk, perbaikan kerusakan yang lebih serius, besarnya biaya perbaikan mobil, dan tentunya mengurangi nilai jual mobil tersebut.

Untuk servis berkala yang tidak memerlukan penggantian oli, maka mobil akan dilakukan pembersihan pada sistem pembakaran dan pemeriksaan sistem pengapian. Ditambah pula pemeriksaan dan penyetelan beberapa komponen mesin sesuai dengan standar dan disesuaikan dengan masa pakai kendaraan. Termasuk didalamnya adalah analisa kondisi komponen, mesin, dan gas buang, serta pemeriksaan dan pemeliharaan lengkap untuk seluruh bagian utama mobil.

Agar Tidak Antri Saat Service Berkala

Apabila melakukan service berkala di bengkel resmi butuh waktu yang lama dengan antrian yang panjang. Maka agar lebih cepat, mudah dan praktis, Anda bisa melakukan booking service di bengkel Zaini Auto Motor melalui customer service atau aplikasi “Bengkel Mobil Pro“. Sehingga Anda dapat mengatur sendiri waktu yang paling tepat untuk berkunjung ke bengkel Zaini Auto Motor tanpa perlu mengantri lagi. Namun, jika benar-benar kesulitan mengatur waktu untuk ke bengkel mobil, Anda dapat memilih layanan “Bengkel Mobil Panggilan“. Nantinya, mekanik berpengalaman dari bengkel Zaini Auto Motor yang akan mendatangi lokasi Anda untuk melakukan service berkala sesuai pilihan waktu dan lokasi yang Anda mau.

Melihat begitu pentingnya manfaat dari service berkala bagi keamanan dan kenyamanan mobil, serta kesehatan kantong Anda, maka pastikan jangan terlewatkan. Agar tidak terlewatkan jadwal melakukan servis berkala, aplikasi “Bengkel Mobil Pro” juga bisa berfungsi sebagai reminder. Dimana, aplikasi ini secara rutin akan mengingatkan Anda saat waktunya service berkala telah tiba. Gunakan aplikasi “Bengkel Mobil Pro” di smartphone Anda untuk memudahkan dan meringankan beban Anda untuk merawat mobil kesayangan.

Ingat, dengan rutin menjaga kondisi mobil Anda, berarti itu juga akan menjaga keselamatan Anda. Maka cara terbaik yang dapat dilakukan bagi mobil dan keselamatan Anda adalah mematuhi jadwal service berkala yang telah direkomendasikan pabrikan.

Dampak Buruk Lupa Menurunkan Rem tangan Mobil

5 Dampak Buruk Jika Sering Lupa Menurunkan Rem Tangan Mobil

Rem tangan (hand brake) atau parking brake (rem parkir) merupakan salah satu sistem keamanan pada mobil dengan prinsip sederhana. Namun rem tangan memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga mobil tetap diam diposisinya saat berhenti atau terparkir. Seiring pemanfaatannya, kadang pengemudi sering lupa untuk menonaktifkan atau menurunkan rem tangan ketika mengendarai mobilnya.

Mobil masih tetap bisa berjalan dan tidak terasa jika ternyata tuas rem tangan belum diturunkan. Hal ini disebabkan karena pengemudi sering mengaktifkan rem tangan tidak pada level tertinggi. Kebiasaan ini sering terjadi pada mobil dengan rem tangan konvensional. Selain itu, rem tangan memang tidak sepakem dan semaksimal rem kaki dalam menghentikan laju mobil. Kebiasaan sering lupa menurunkan tuas rem tangan ini, akan membuat laju mobil terasa berat dan menurunnya tenaga mesin saat dijalankan.

Ketika rem tangan masih aktif, sering tidak terasa saat mobil dikendarai dengan kecepatan sedang. Namun, ternyata hal ini dapat beresiko dan merusak komponen mobil dan komponen sistem rem, khususnya kampas rem. Berikut ini adalah beberapa dampak yang kemungkinan besar akan terjadi pada sistem rem jika sering lupa dinonaktifkan :

Kualitas Minyak Rem Menurun

Ketika rem tangan aktif dan mobil tetap melaju, maka akan menciptakan gesekan antara cakram/tromol dengan kampas rem. Setiap gesekan tentunya akan menimbulkan panas, yang nantinya panas tersebut akan ditransfer ke minyak rem. Cairan minyak rem pun dapat mendidih karena panas berlebihan akibat gesekan dalam waktu yang lama, sehingga kualitas minyak rem akan menurun.

Penurunan kualitas minyak rem menyebabkan cairan rem ini tidak dapat meneruskan tekanan dari pedal rem ke kaliper dan piston rem di roda-roda. Akibatnya akan terjadi kegagalan pengereman atau biasa disebut rem blong. Pedal rem akan terasa keras ketika diinjak. Rem yang tidak berfungsi dapat menyebabkan kecelakaan serius saat berkendara dengan kecepatan tinggi atau di jalan yang sibuk.

Kampas Rem Cepat Habis

Rem tangan yang terlalu lama digunakan akan membuat kampas rem cepat habis atau aus. Hal ini dikarenakan kampas rem terkikis akibat bergesekan dengan tromol atau disc brake, dan lama-kelamaan akan menipis. Bila sudah begini, mau tidak mau pemilik mobil harus segera membawa mobil ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi untuk pengecekan dan penggantian kampas rem.

Kampas Rem Mobil Avanza Cepat Habis atau Aus.
Kampas Rem Mobil Cepat Habis atau Aus.

Kampas rem yang sudah menipis dan aus dapat diperiksa sendiri. Pertama, periksa kedalaman pedal rem mobil. Bila injakan pedal rem sudah dalam, ini menandakan kampas rem sudah aus dan menipis sehingga daya cengkramnya nantinya akan berkurang. Namun, untuk menjaga keamanan berkendara, ada baiknya kampas rem perlu segera diganti setiap mencapai jarak kelipatan 10.000 kilometer. Bisa juga saat mobil dilakukan service berkala di bengkel mobil.

Agus Zainal, mekanik senior di bengkel Zaini Auto Motor menjelaskan “Jika kampas rem sudah menipis atau aus, periksa kelayakan pemaakaiannya. Rata-rata, kampas rem mobil harus diganti jika ketebalannya sudah mencapai 2 milimeter. Kampas rem yang tidak layak pakai ditandai pedal rem terasa bergetar saat diinjak pada kecepatan tinggi. Tanda lainnya adanya suara berdecit saat pengereman. Kampas rem yang aus akan menyisakan bagian logamnya, sehingga menimbulkan suara saat bergesekan antara logam kampas rem dengan disc brake.”

Kampas Rem Terbakar

Material kampas rem, biasanya terbuat dari asbes atau bahan yang lebih modern, namun tentu memiliki tingkat ketahanan panas tertentu. Bila panas telah mencapai titik maksimal atau suhu yang tidak bisa ditoleransi lagi, maka kemampuan friksi dan daya cengkramnya akan memudar. Efek yang lebih fatal akan menyebabkan material kampas rem terbakar akibat panas yang melebihi toleransi.

Kampas Rem Mobil Bau Terbakar
Kampas Rem Mobil Terbakar

Bila pengemudi atau penumpang mobil mencium bau gosong atau bau terbakar di sekitar roda mobil, kemungkinan berasal dari kampas rem mobil. Penyebab utamanya biasanya dikarenakan pengemudi terlalu dalam dan lama menginjak pedal rem pada saat melintas di jalan menurun. Bau terbakar pada kampas rem juga bisa disebabkan ketika pengemudi telah mengendarai mobil cukup lama, namun lupa menurunkan rem tangan.

Kampas Rem Tangan Lepas

Pada saat mobil berjalan dan rem tangan masih dalam posisi aktif, maka akan membuat roda dipaksa berputar. Sehingga tenaga yang dikeluarkan mesin pasti akan tertahan yang dapat menyebabkan mesin cepat panas dan boros bahan bakar. Selain itu, roda yang dipaksa terus berputar pasti akan menekan kampas rem yang masih menempel pada tromol atau disc brake.

Hal itu dapat menyebabkan kampas rem terlepas dari besi dudukan atau plat penyangganya. Apalagi jika mobil berjalan lebih cepat, maka resiko kampas rem terlepas akan semakin besar. Kampas rem yang terlepas ini biasanya terjadi pada rem belakang berjenis tromol. Karena rem tromol memiliki bidang kontak yang bergesekan lebih panjang, dibandingkan dengan rem cakram.

Perbaikan Kampas Rem Pada Rem Tromol Mobil Toyota
Perbaikan Kampas Rem Tromol Yang Lepas

Pastikan bunyi klik pada rem tangan antara empat sampai tujuh klik ketika ditarik. Jika lebih dari tujuh klik, tandanya rem tangan perlu penyetelan ulang, maka segera bawa ke bengkel mobil terdekat. Kemudian, usahakan jangan terlalu sering menggunakan rem tangan ketika mobil berhenti, baik di waktu di berhenti lampu merah atau berhenti sesaat.

Kampas Rem Menempel

Kampas rem juga sangat mungkin menempel (mengunci/ngantong), jika mobil dipaksa melaju saat rem tangan dalam posisi aktif. Hal ini terjadi karena kampas rem pada suhu tertentu dapat mengeras, sehingga bisa menyebabkan cacat pada cakram atau tromol. Jika sudah mengunci, tentunya rem tidak bisa memberikan performa maksimal. Kampas rem yang menempel tidak bisa kembali, jadi seperti mengunci pada tromol sehingga bisa menyebabkan tidak pakem atau rem blong.

Bahkan resiko akan semakin besar apabila kondisi kampas rem masih dalam keadaan basah, termasuk saat rem tangan dipakai untuk parkir. Misalnya saat tanjakan atau turunan terjadi kondisi lalu-lintas macet dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, mobil yang diam dan terpakir dalam waktu yang lama di permukaan tanah yang miring bisa membuat kerja rem semakin berat, apalagi bila ditambah beban angkut yang besar.

Dampak Kampas Rem Mobil Menempel atau mengunci pada cakram (tromol)
Dampak Kampas Rem Menempel dan Terbakar

Ada kesamaan antara rem tangan dengan rem biasa, yaitu sama-sama penting dan membutuhkan service berkala. Untuk itu, setiap pemilik mobil perlu selalu memperhatikan dan merawat rem tangan mobil kesayangannya, agar dapat digunakan dengan maksimal dan berfungsi sebagaimana semestinya. Perlakukan rem tangan sebagaimana fungsinya, yaitu untuk parkir, berhenti di tanjakan atau turunan saat kondisi jalan macet, dan sebagai rem darurat bila mobil mengalami rem blong.

Perawatan Rem Tangan

Untuk penggunaan normal, selalu bersihkan kotoran seperti debu dan kerak yang terdapat pada cakram atau tromol setiap 5.000 km hingga 10.000 km. Bila Anda tidak yakin mampu membersihkannya, segera bawa ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi. Pastikan bunyi klik pada rem tangan antara empat sampai tujuh klik ketika ditarik. Jika lebih dari tujuh klik, tandanya rem tangan perlu penyetelan ulang, maka segera bawa ke bengkel mobil terdekat. Kemudian, usahakan jangan terlalu sering menggunakan rem tangan ketika mobil berhenti, baik di waktu di berhenti lampu merah atau berhenti sesaat. Hindari parkir terlalu lama di area dengan permukaan tanah yang menurun atau tanjakan.

“Disarankan, saat memarkir mobil, maksimal tidak lebih dari satu hari. Jika lebih dari satu hari dan di jalan yang permukaannya miring, sebaiknya tambahkan pengganjal roda dengan kayu atau bahan lainnya. Dengan tujuan agar kerja rem parkir menjadi lebih ringan. Parkir berhari-hari sambil mengaktifkan rem tangan dapat merusak disc brake, terutama bila mobil parkir di area terbuka saat musim hujan atau di daerah dengan kelembapan tinggi.” ujar Agus Zainal, menutup pembicaraan ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Periksa secara rutin dan jagalah kondisi rem parkir mobil agar selalu dalam keadaan baik dan normal. Sehingga ketika digunakan dapat berfungsi sebagaimana semestinya. Bengkel Zaini Auto Motor melayani berbagai perawatan, service berkala dan perbaikan kerusakan untuk semua merek mobil. Dengan dukungan para mekanik handal, serta peralatan servis modern, tentunya membuat perawatan dan perbaikan mobil akan lebih akurat dan cepat.

Service berkala di bengkel Zaini Auto Motor juga semakin mudah dengan layanan: Bengkel Mobil Panggilan, Booking Service, dan aplikasi “Bengkel Mobil Pro” di smartphone Anda. Pemilik mobil cukup booking service dari rumah atau kantor, maka mekanik profesional akan segera mendatangi tempat Anda. Keuntungannya adalah pekerjaan Anda akan tetap terselesaikan dengan baik, dan mobil kesayangan Anda pun tetap terjamin kondisinya dengan perawatan berkala di rumah dan kantor Anda.

Warna Asap Knalpot Untuk Deteksi Kerusakan Mobil

Warna Asap Knalpot Ternyata Bisa Untuk Mendeteksi Kerusakan Mobil

Mobil merupakan salah satu sarana yang dapat menunjang produktivitas kita. Tetapi masih banyak orang yang seringkali melalaikan kondisi mesin mobilnya, terutama ketika kondisi mobilnya belum bermasalah. Padahal sebelum mengalami masalah atau kerusakan, biasanya mobil akan memberikan tanda atau sinyal kepada pemiliknya melalui banyak cara. Namun, belum banyak yang tahu tanda-tanda yang sering diberikan mobil. Contohnya, melalui warna asap knalpot ternyata bisa dideteksi dan diketahui apa yang sebenarnya terjadi pada mobil Anda. Beda warna asap yang keluar dari knalpot, maka beda pula kerusakan yang terjadi.

Setiap pemilik mobil tentu wajib tahu makna warna asap yang keluar dari knalpot mobilnya. Agar masalah yang ditimbukan dari masing-masing warna asap knalpot dapat ditangani lebih cepat sebelum kondisinya semakin parah. Maka untuk mengetahui jenis warna asap dan kerusakan apa yang sedang terjadi pada mobil Anda, sebaiknya simak penjelasan berikut ini.

1. Warna Asap Knalpot Putih

Sebuah mobil yang kondisinya baik-baik saja umumnya tidak akan mengeluarkan asap berwarna. Sebaliknya, jika ada mobil yang mengeluarkan asap berwarna putih pekat itu berarti ada masalah dengan mobil tersebut. Ada dua indikasi yang bisa diketahui saat knalpot mengeluarkan asap berwarna putih, namun hal tersebut harus dibedakan dari ketebalan asap buangannya.

Penyebab Asap Knalpot Avanza Velos Berwarna Putih Pekat
Asap Knalpot Mobil Berwarna Putih

Agus Zainal, mekanik senior di bengkel Zaini Auto Motor menuturkan, “Bila asap putih yang keluar tampak tipis, itu berarti ada masalah kondensasi atau pengembunan yang biasa terjadi pada saluran pembuangan (exhaust manifold) dan knalpot. Namun, tidak perlu terlalu khawatir karena masalah tersebut bukanlah hal yang terlalu serius. Apalagi jika asap putih tersebut hanya keluar beberapa saat dan cepat menghilang ketika pertama kali mobil dihidupkan di pagi hari.”

Akan berbeda halnya bila asap putih yang keluar dari knalpot mobil cukup tebal dan pekat. Hal ini biasanya menandakan ada masalah pada sistem pembakaran dari mesin mobil tersebut. Penyebabnya sendiri sering disebabkan oleh masuknya oli pelumas mesin ke dalam ruang pembakaran mesin.

Jika tidak segera diatasi maka akan banyak oli mesin yang ikut terbakar, lantaran ada kebocoran pada ring piston dan seal katup/klep (engine valve). Apabila terus dibiarkan, maka mobil bisa mengalami kehabisan oli mesin. Berkurangnya oli akan menyebabkan pelumasan tidak sempurna pada komponen mesin yang saling bergesekan. Yang paling fatal, jika asap knalpot berwarna putih pekat atau “ngebul” tebal, kemungkinan besar mesin mobil perlu dilakukan engine overhaul (turun mesin) yang bisa menghabiskan biaya cukup mahal.

2. Asap Knalpot Berwarna Hitam

Selain warna asap knalpot putih, umum sekali ditemukan mobil yang mengeluarkan asap knalpot berwarna hitam. Bila knalpot mobil (selain mobil diesel) mengeluarkan asap berwarna hitam, bisa jadi mobil tersebut mengalami masalah pada sistem pembakaran. Dimana bahan bakar yang tersirkulasi dibakar secara berlebihan dan terlalu banyak dibandingkan kondisi normal, serta tidak terbakar sempurna. Alhasil, efek yang ditimbulkan adalah konsumsi bahan bakar jadi boros dan asap knalpot yang keluar pun menjadi hitam pekat.

Penyebab Mobil mengeluarkan Asap Knalpot Berwarna Hitam
Asap Knalpot Mobil Berwarna Hitam

Hal tersebut dapat terjadi karena nyala api busi yang kecil, kebocoran kompresi, karburator bermasalah, kerusakan sensor, injektor bermasalah dan filter udara kotor. Maka untuk perbaikan masalah ini, perlu dilakukan service pada komponen busi, karburator, injektor bahan bakar, filter udara, fuel pressure regulator, engine sensor, fuel injection sensor, dan komponen lainnya. Asap knalpot berwarna hitam biasanya mudah diperbaiki, dan sebagai langkah awal perbaikan perlu dilakukan tune-up pada mobil. Namun untuk memastikan masalah yang sebenarnya terjadi, sebaiknya secepatnya bawa mobil Anda ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi. Dengan tujuan untuk dilakukan pemeriksaan yang mendetail dan menyeluruh.

3. Warna Asap Knalpot Abu-Abu

Umumnya, bila kondisi sebuah mobil baik-baik saja, knalpot mobil tidak akan mengeluarkan asap yang berwarna. Sebaliknya, jika sebuah mobil mengeluarkan asap knalpot berwarna abu-abu itu menandakan ada yang salah dengan mobil tersebut. Jika warna asap yang keluar dari knalpot berwarna abu-abu, bisa menandakan katup Positive Crankcase Ventilation (PCV) macet.

“Pada umumnya, asap knalpot yang berwarna abu-abu menandakan adanya kerusakan pada komponen katup PCV (Positive Crankcase Ventilation). Fungsi katup PCV (PCV valve) adalah untuk mengontrol jumlah uap dan gas dari ruang mesin yang masuk ke intake manifold. Katup PCV (PCV valve) tersebut bisa jadi mengalami macet, sehingga uap dan gas dari ruang mesin (crankcase) yang masuk ke intake manifold tidak dapat dikontrol.” jelas Agus Zainal di bengkel Zaini Auto Motor beberapa waktu lalu.

Penyebab Asap Knalpot Honda Mobilio Berwarna Abu-abu
Asap Knalpot Mobil Berwarna Abu-abu

Gas sisa hasil pembakaran apabila keluar ke udara bebas dapat menimbulkan polusi udara, tentu hal ini tidak dikehendaki. Selain itu gas sisa hasil pembakaran dapat dimanfaatkan lagi untuk membantu proses pembakaran selanjutnya pada mesin sehingga menghindari pemborosan bahan bakar. Sistem PCV bekerja berdasarkan kevakuman pada manifold, sehingga uap dan gas di dalam crankcase dapat tertarik menuju ke saluran hisap ruang bakar (intake manifold).

“Sementara itu, asap knalpot berwarna abu-abu pada mobil matic mengindisikan adanya masalah pada oli transmisi (automatic transmission fluid). Bisa jadi jumlah oli di dalam transmisi berlebihan atau mengalami kebocoran, sehingga oli (transmission fluid) terisap hingga ke dalam mesin, dan ikut terbakar. Tidak hanya itu kinerja turbo yang buruk juga disinyalir menjadi pangkal persoalan munculnya asap berwarna abu-abu.” ujar Agus Zaenal ketika memberikan penjelasan di bengkel Zaini Auto Motor.

Untuk mencegah terjadinya kerusakan pada katup PCV, sebaiknya mengganti oli secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan mobil Anda. Hal ini akan mencegah adanya endapan lumpur di tempat penampung oli (oil carter) yang bisa merusak komponen PCV valve.

4. Asap Knalpot Berwarna Kebiruan

Disamping mengeluarkan asap berwarna putih, hitam dan abu-abu, ternyata knalpot mobil ada pula yang mengeluarkan asap pekat berwarna kebiruan. Apabila hal ini terjadi, ternyata merupakan gejala adanya oli yang ikut terbakar bersama dengan BBM di dalam ruang bakar mesin. Masalah ini umum terjadi pada mobil yang sudah lama atau cukup berumur. Yang disebabkan oleh usia pakai komponen mesin, jarak yang ditempuh mobil dan riwayat pemakaian yang kurang baik.

Penyebab Asap Knalpot Mitsubishi Xpander Berwarna Biru
Asap Knalpot Mobil Berwarna Kebiruan

Pada mobil baru pun tidak menutup kemungkinan terjadi hal yang sama, jika tidak diservis secara berkala dan rutin. Kebiasaan mengemudi yang kurang baik seperti terbiasa mengemudi dengan kecepatan rpm tinggi, juga dapat mempercepat kerusakan/keausan pada komponen mesin yang bergesekan.

“Knalpot berwarna kebiruan seringkali disebabkan karena keausan pada ring piston dan seal katup (engine valve seal) sehingga oli jadi bocor. Selain itu juga karena terjadinya blown gasket pada gasket antara blok mesin dengan silinder head. Sementara untuk mobil yang dilengkapi dengan mesin turbo, asap berwarna kebiruan bisa jadi pertanda bahwa blower turbo harus segera diganti.” jelas Agus Zainal mengakhiri saat ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Jika masalah ini terjadi, secara teratur periksalah volume oli mesin dan tambahkan bila berkurang. Dan segera ganti oli jika oli sudah tidak layak pakai, seperti sudah menghitam dan encer. Selama volume oli mesin sesuai dengan batas yang direkomendasikan, maka mobil masih dapat digunakan sehari-hari. Namun, hal ini bukanlah solusi jangka panjang, karena volume oli mesin yang sering berkurang merupakan masalah yang cukup serius. Sebaiknya segera ditangani di bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi, sebelum biaya perbaikannya semakin membengkak dan mahal.

Seperti yang sudah kita bahas, warna asap knalpot yang tidak normal seperti di atas, merupakan indikasi adanya kerusakan pada beberapa komponen mesin. Bila warna asap knalpot mobil Anda mulai mencurigakan, ada baiknya segera hubungi mekanik profesional dari bengkel Zaini Auto Motor. Percayakan sekecil apapun masalah mobil Anda kepada tenaga ahli dan mekanik bengkel Zaini Auto Motor, agar kerusakan segera bisa ditangani. Dan pada akhirnya Anda pun tidak akan mengalami kerugian yang lebih besar ke depannya.

Penyebab Rem Tidak Pakem pada mobil Avanza

Minyak Rem Tidak Bocor Tetapi Rem Tidak Pakem, Ini Penyebabnya

Para pengemudi mobil seringkali menjumpai kinerja sistem rem yang tidak maksimal alias rem tidak pakem. Terutama saat mengendarai mobilnya di medan yang menanjak dan menurun. Biasanya pengemudi kerap menjumpai pedal rem ketika diinjak lama kelamaan dirasakan rem tidak pakem.

Namun, setelah menghentikan mobil dan melakukan pemeriksaan pada tabung resevoir (penampung) minyak rem, tidak terlihat minyak rem berkurang yang disebabkan adanya kebocoran. Lantas mengapa rem tidak pakem padahal tidak terjadi kebocoran pada tabung minyak rem?

Kualitas Minyak Rem Menurun

Seperti yang telah diketahui bersama, pada saat pengemudi melakukan pengereman akan terjadi gesekan antara kampas rem dengan tromol rem atau piringan cakram. Gesekan pada komponen rem tersebut akan mengakibatkan panas, apalagi ketika pengereman dilakukan untuk menghentikan mobil yang melaju pada kecepatan tinggi.

Sebagian panas yang terjadi pada komponen rem akan didinginkan oleh udara. Dan sebagian panas lainnya akan terserap oleh komponen-komponen sistem pengereman, salah satunya adalah minyak rem (brake fluid). Minyak rem memiliki fungsi sebagai media penerus tekanan dari pedal rem menuju ke piston-piston pada master cylinder setiap roda. Minyak rem (brake fluid) inilah yang memenuhi dan mengisi seluruh saluran pipa dan selang-selang rem.

Sama seperti cairan lainnya, brake fluid (minyak rem) tentu memiliki titik didih (boiling point) pada temperatur tertentu. Titik didih minyak rem bisa menurun jika kualitasnya juga menurun yang disebabkan adanya kandungan air di dalam minyak rem. Akibatnya minyak rem akan lebih mudah mendidih saat sistem pengereman bekerja.

Minyak Rem (Break Fluid) yang baik

Agus Zainal selaku mekanik senior di bengkel Zaini Auto Motor, menjelaskan “Ciri-ciri kualitas minyak rem yang sudah mulai menurun biasanya dirasakan munculnya gejala pedal rem terasa keras dan tidak lembut pada rem saat digunakan. Hal ini terjadi karena banyaknya kandungan air di dalam minyak rem. Air yang tercampur di dalam minyak tersebut bisa ikut mendidih saat minyak bekerja dan mendapat panas dari kaliper. Apabila minyak rem mencapai titik didihnya, maka akan terbentuk gelembung-gelembung udara akibat penguapan di dalam saluran minyak rem. Akibatnya tekanan dari pedal rem tidak akan diteruskan secara maksimal oleh minyak rem ke piston-piston pada master cylinder di setiap roda. Sehingga membuat rem terasa keras, bahkan jika air yang menguap dan jadi gelembung terlalu banyak, bisa menyebabkan rem kurang pakem. Dan yang paling fatal adalah bahkan bisa terjadi rem blong.”

Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, minyak rem wajib diganti secara berkala sesuai petunjuk pada buku perawatan berkala. Pada umumnya penggantian minyak rem setelah mobil menempuh jarak 20.000 – 40.000 kilometer atau maksimal 2 tahun sekali.

Untuk lebih jelasnya perlu Anda tanyakan langsung pada mekanik di bengkel resmi atau bengkel mobil profesional terdekat, mengenai kapan waktu yang tepat untuk mengganti minyak rem. Akan lebih baik jika minyak rem diganti sebelum rekomendasi batas maksimal usia pakainya, untuk menjaga performa sistem pengereman pada mobil Anda tetap prima.

Minyak Rem Berkurang, Bukan Berarti Ada Kebocoran

Tidak perlu panik atau bingung jika mendapati kondisi volume minyak rem yang terdapat di tabung resevoir master rem berkurang. Pertama lakukan periksaan terlebih dahulu pada master rem (cylinder master) yang terdapat di masing-masing roda. Apabila tidak ada kebocoran maka dapat dipastikan berkurangnya minyak rem karena kampas rem mobil yang sudah menipis atau habis.

Pada umumnya berkurangnya minyak rem yang terdapat di tabung resevoir karena menyesuaikan ketebalan kampas rem yang menjepit cakram. Hal ini terutama terjadi pada mobil yang telah menggunakan rem cakram (disk brake) pada keempat rodanya. Namun, untuk mobil yang masih menggunakan sistem rem tromol pada roda belakangnya, perlu cara lain untuk memastikan volume minyak rem.

“Menarik tuas rem tangan merupakan salah satu cara untuk memeriksa apakah berkurangnya minyak rem diakibatkan oleh kampas rem yang telah menipis. Pastikan jumlah klik pada rem tangan saat ditarik tidak lebih dari 7 kali. Apabila posisi tarikan tuas rem tangan sudah terlalu tinggi atau jumlah kliknya lebih dari 7 kali, menandakan kampas rem pada tromol roda belakang mobil sudah menipis. Maka segera kunjungi bengkel mobil terdekat untuk dilakukan pemeriksaan, penyetelan atau penggantian kampas rem. Dengan melakukan penggantian kampas rem dengan yang baru, maka ketinggian minyak rem biasanya akan kembali seperti semula.” ujar Agus Zainal di bengkel Zaini Auto Motor beberapa waktu lalu.

Penggantian Kampas Rem Mobil Tidak Pakem

Segera ganti kampas rem untuk mencegah kerusakan piringan cakram (disc brake) yang bisa terjadi akibat terjadi gesekan antar logam komponen rem saat rem bekerja. Perhatikan pula saat melakukan pemeriksaan dan perbaikan sistem rem mobil, pastikan selalu untuk memeriksa kondisi minyak rem. Baik itu kualitas minyak rem maupun ketinggian minyak rem pada tabung resevoir rem. Jika melakukan penambahan atau penggantian minyak rem, usahakan selalu menggunakan minyak rem yang direkomendasikan pabrikan.

Jadi, intinya adalah selalu perhatikan komponen-komponen yang ada pada mobil Anda, terutama sistem pengereman. Usahakan rawat mobil kesayangan Anda tepat waktu, agar kondisinya tetap prima dan siap mengantarkan Anda kemanapun tujuannya.

Bila terdapat masalah pada mobil Anda, jangan menunda-nunda untuk melakukan perawatan berkala dan perbaikan secepatnya. Bengkel Mobil Zaini Auto Motor memiliki 100 item lebih layanan servis, perawatan dan perbaikan mobil sesuai SOP service bengkel resmi. Bengkel Zaini Auto Motor telah berpengalaman menangani ribuan mobil pelanggan dengan kualitas layanan terbaik, cepat dan berbiaya servis lebih murah dari bengkel resmi. Selain itu juga didukung oleh mekanik profesional, peralatan terbaru dan layanan after service. Kami tunggu kedatangan mobil Anda di bengkel Mobil Zaini Auto Motor.

Service Berkala Komponen Mobil Usai Mudik Lebaran

Usai Mudik Lebaran, 6 Komponen Mobil Ini Wajib Diperiksa

Sejumlah gerbang tol ketika arus mudik maupun arus balik mengalami kepadatan dan kemacetan yang cukup panjang. Bukan cuma itu, ketika arus mudik maupun arus balik lebaran jalan non-tol juga terkena imbas dari penerapan sistem satu arah (one way) di jalan tol. Hal ini tentunya memaksa mobil para pemudik yang melewati jalur tol maupun non-tol harus bekerja keras menghadapi kemacetan.

Oleh karena itu, setelah mudik lebaran, sebaiknya pemilik mobil segera memeriksa kembali kondisi mobilnya. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga performa mesin dan mendeteksi kemungkinan adanya kerusakan pada komponen mobil setelah digunakan menempuh perjalanan jauh.

Ada beberapa komponen mobil yang perlu menjadi perhatian dan sangat penting untuk diperiksa. Bagian mana saja yang perlu menjadi perhatian? Untuk lebih jelasnya silahkan simak uraian berikut ini.

Periksa Komponen Mesin

Setelah dipakai menempuh perjalanan jauh pasca mudik lebaran, maka ada baiknya dilakukan pemeriksaan dan service pada semua komponen mesin mobil. Pemeriksaan komponen seperti injektor, busi, radiator, saringan udara, throttle body, dan lainnya untuk menjamin kondisi mobil tetap prima pasca mudik. Komponen mesin mobil yang terawat, nantinya tidak akan merepotkan Anda ketika digunakan sehari-hari.

Untuk itu, sempatkan waktu datang ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi untuk mengembalikan performa mesin mobil Anda dalam kondisi yang prima dan siap jalan. Pengerjaan tune up standart untuk mobil konvensional biasanya meliputi pembersihan dan penyetelan karburator, penyetelan valve, pengecekan filter udara, filter AC, pemeriksaan filter oli, pemeriksan busi, dan lainnya.

Sedangkan pemeriksaan dan tune up standar untuk mobil injeksi biasanya meliputi OBD scan (On Board Diagnosis), pembersihan throttle body, pengecekan injektor, pemeriksan busi, pemeriksaan filter AC, filter udara, filter oli, dan komponen lainnya.

Gurah Mesin (carbon clean) di Bengkel Zaini Auto Motor
Gurah Mesin (carbon clean)

“Jika performa dan tenaga tenaga mesin ingin ditingkatkan, maka bisa dilakukan gurah mesin (carbon clean) atau Pembersihan ruang bakar. Service gurah mesin (carbon clean) ini berfungsi untuk mengembalikan performa mesin seperti semula agar tetap bekerja dalam kondisi optimal,” ujar Agus Zainal di bengkel Zaini Auto Motor.

Selain itu, saluran bahan bakar ke ruang bakar mesin (combustion engine) juga harus diperiksa. Apabila fuel filter (saringan bensin) sudah kotor harus segera diganti. Agar sistem pengapian makin sempurna kondisi kabel busi harus prima dan kondisi busi jika telah aus dan berkarbon sebaiknya diganti baru.

Pemeriksaan Sistem Rem

Pasca mudik lebaran, komponen fast moving seperti sistem rem merupakan salah satu komponen yang wajib diperiksa kembali. Komponen sistem rem seperti kampas rem, minyak rem (brake fluid) dan disc brake, perlu pemeriksaan lebih detail. Apakah komponen-komponen tersebut masih layak pakai dan hanya memerlukan perawatan atau sudah saatnya diganti.

Mengingat sistem rem merupakan bagian dari kaki-kaki mobil yang fungsinya sangat penting saat berkendara, ada cara mudah untuk mengetahui kondisinya. Pertama, periksa kedalaman pedal rem. Apabila injakan pedal rem sudah sangat dalam, ini menandakan kampas rem sudah aus dan menipis sehingga daya cengkramnya pasti berkurang.

Pemeriksaan Sistem Rem dan Ketebalan Cakram
Pemeriksaan Ketebalan Cakram

“Jika kampas rem sudah menipis atau aus, periksa kemungkinan masih layak pakai atau tidak. Kampas rem yang tidak layak pakai dan perlu segera diganti, ditandai pedal rem terasa bergetar saat diinjak pada kecepatan tinggi. Tanda lainnya adanya suara berdecit saat melakukan pengereman. Kampas rem yang sudah menipis akan menyisakan bagian logamnya, sehingga akan menimbulkan suara bergesekan antara logam kampas rem dengan disc brake.” jelas Agus Zainal, mekanik senior di bengkel Zaini Auto Motor.

Periksa Kondisi Oli Mesin

Hal yang paling mudah dan dapat dilakukan sendiri adalah memeriksa kondisi oli. Setelah melakukan perjalanan mudik yang cukup jauh dan odometer mobil sudah menunjukkan jarak maksimum untuk mengganti oli, sebaiknya jangan ditunda. Penggantian oli mesin tepat pada waktunya akan membuat komponen di dalam mesin mobil lebih terawat. Selain itu akan terhindar dari kerusakan, sehingga usia pakai komponen mobil akan lebih lama. Selain itu, tidak ada salahnya melakukan penggantian oli mesin lebih awal, apalagi jika mobil yang digunakan sudah berumur.

Pemeriksaan kualitas Oli mesin mobil
Pemeriksaan Oli Mesin

Pemeriksaan selanjutnya adalah pada bagian sekitar mesin. Periksa kemungkinan adanya rembesan oli mesin. Hal ini bertujuan untuk mengetahui adanya kebocoran pada saluran oli mesin. Apabila terdapat rembesan oli, maka segera bawa mobil Anda ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi agar cepat ditangani oleh mekanik profesional.

Periksa Kopling Mobil

Bagi Anda yang melakukan perjalanan mudik menggunakan mobil bertransmisi manual, maka perlu memeriksa bagian kopling mobil pasca mudik lebaran. Karena, bila ada masalah pada sistem kopling, akan mengganggu performa dan kenyamanan mobil saat dikendarai. Apalagi saat menghadapi kemacetan lalu-lintas di dalam kota yang mengharuskan mobil sering berjalan stop and go.

Komponen fast moving selain kampas rem adalah kampas kopling. Untuk itu, sangat dianjurkan melakukan pemeriksaan kampas kopling sebelum digunakan beraktivitas kembali. Pada kondisi dan pemakaian normal, usia pakai kampas kopling akan habis ketika mobil telah menempuh jarak sekitar 20.000 km. Tetapi, apabila pengemudi memiliki kebiasaan salah saat mengendarai mobil, maka dapat menyebabkan kopling mobil lebih cepat bermasalah.

Kampas Kopling Mobil Aus atau Menipis
Pemeriksaan Kampas Kopling Mobil

“Tanda-tanda kampas kopling sudah harus diganti antara lain sulit memindahkan tuas transmisi dan akselerasi mobil lemah. Selain itu, pedal kopling terasa lebih tinggi dari biasanya, pedal kopling terasa berat dan bergetar ketika diinjak, kopling selip, perpindahan gigi terasa kasar, dan akan tercium bau terbakar,” jelas Agus Zainal di bengkel Zaini Auto Motor.

Periksa Kondisi Ban

Cukup mudah untuk memeriksa kondisi sebuah ban, salah satunya dengan memperhatikan TWI (Tread Wear Indicator) pada ban mobil. TWI (Tread Wear Indicator) merupakan tanda segitiga yang terdapat di permukaan dinding ban (sidewall). Pada setiap ban minimum terdapat enam buah tanda TWI yang menunjukkan batas keausan sebuah ban. Batas minimal ketinggian telapak ban (tread area) yakni 1.6 mm diukur berdasarkan kondisi permukaan ketebalan telapak yang rata dengan tanda TWI.

Cara lain dengan melihat tanda yang berbentuk benjolan yang biasanya terletak di dalam alur ban (groove). Posisinya sejajar dan segaris dengan patokan tanda TWI. Tanda peringatan ini sebagai tanda keausan ban yang diukur dari dasar telapak ban (tread area).

Selain itu, pemilik mobil juga dapat melihat secara visual adanya retak pada sisi dinding samping (sidewall) dan permukaan ban. Keretakan pada dinding ban dan permukaan ban umumnya akibat tekanan angin yang kurang atau sebaliknya. Beban berlebihan juga dapat menyebabkan retak pada dinding ban.

Tanda TWI (Tread Wear Indicator) pada Ban Mobil
Tanda TWI (Tread Wear Indicator)

“Ban dengan tekanan udara yang tepat akan mengoptimalkan distribusi beban kendaraan, terutama saat menikung. Akselerasi mobilpun tidak akan terhambat akibat terjadi rolling resistance dari ban, dan kerja pengereman mobil juga bisa bekerja maksimal. Dengan kondisi ban mobil yang prima perjalanan akan lebih nyaman dan mobil lebih mudah dalam bermanuver,” ujar Agus Zainal ketika diwawancarai di Bengkel Zaini Auto Motor belum lama ini.

Kondisi ban mobil yang baik, biasanya memiliki kualitas dan daya cengkram yang kuat saat menapak di permukaan jalan. Tetapi bila kondisi ban mobil sudah tidak layak pakai, ban akan mengalami penurunan daya cengkramnya terhadap permukaan jalan. Kondisi ban seperti ini sangat berbahaya bila terus digunakan, apalagi jika berkendara di jalan yang basah atau licin.

Jika daya cengkram ban mobil sudah mengalami penurunan, atau kembangan ban telah melewati TWI, tingkat kenyamanan dan keselamatan juga pasti akan semakin berkurang. Kondisi ban seperti ini jika tetap dipaksakan berjalan berpotensi mengalami masalah pecah ban, maka ada baiknya segera ganti dengan yang baru.

Periksa Komponen Kaki-kaki Mobil

Pasca mudik lebaran, kaki-kaki mobil seperti tie rod, shockbreaker, ball joint, stabilizer bar (sway bar), bearing dan bushing menjadi bagian yang wajib dicek. Saat mudik pasti mobil melewati berbagai medan jalan dan itu pasti membuat kaki-kaki bekerja keras. Apalagi jika mobil sering melintasi lubang, jalan tidak rata, bahkan mengangkut beban berlebihan selama perjalanan mudik.

“Cara untuk mengetahui kondisi kaki-kaki mobil yakni dengan kecepatan sedang pada kondisi jalan yang lurus, coba lepas roda kemudi. Bila saat roda kemudi dilepas, mobil bergerak sendiri ke kiri atau ke kanan, bisa dipastikan ada masalah pada komponen kaki-kaki mobil.” jelas Agus Zainal saat ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Pemeriksaan pada kaki-kaki mobil antara lain memeriksa kemungkinan adanya kebocoran pada shockbreaker. Selanjutnya periksa kelurusan posisi roda. Kondisi roda yang tidak lurus saat berjalan bisa diakibatkan komponen tie rod terdapat kerusakan, atau hanya perlu penyetelan kembali. Apabila sering melewati jalan rusak, ada baiknya lakukan spooring dan balancing pada keempat roda mobil. Pastikan semua dalam keadaan normal dan jalan mobil kembali lurus.

Pemeriksaan Kondisi Kaki-kaki Mobil Usai Mudik Lebaran
Pemeriksaan Kondisi Kaki-kaki Mobil

“Komponen kaki-kaki mobil ini sangat penting dalam menunjang kenyamanan mobil selama dikendarai. Kondisi komponen kaki-kaki yang mengalami kerusakan akan lebih baik bila segera diperbaiki agar kondisi kaki-kaki kembali menjadi normal. Karena bila didiamkan akan sangat berbahaya, pasti juga akan mempengaruhi kenyamanan dan handling saat mengemudi. Terlebih saat dikendarai dalam kecepatan tinggi atau melewati jalan rusak.” tambah Agus Zainal di bengkel Zaini Auto Motor.

Bengkel Zaini Auto Motor merupakan tempat yang tepat melakukan pemeriksaan, perawatan dan perbaikan mobil kesayangan Anda pasca mudik lebaran. Dengan memiliki lebih dari 100 jenis layanan perbaikan sesuai standar SOP bengkel resmi, bengkel Zaini Auto Motor telah dipercaya menangani ribuan mobil pelanggannya. Tentunya dengan biaya yang lebih murah bila dibandingkan bengkel resmi.

Jika Anda membutuhkan layanan perbaikan dan perawatan mobil di tempat Anda, maka para mekanik profesional siap mendatangi dimanapun Anda berada. Atau, Anda bisa langsung menggunakan fitur Booking Service di aplikasi “Bengkel Mobil Pro” jika memang Anda ingin langsung melakukan perawatan untuk mobil Anda tanpa antrian.

6 Tips Mudik Di Malam Hari Dengan Mobil Pribadi

6 Tips Mudik Di Malam Hari Dengan Mobil Pribadi

Mudik di malam hari bisa jadi adalah pilihan menguntungkan bagi sebagian pengemudi. Mereka beralasan, mengemudi pada malam hari, kondisi jalan relatif lengang dan suhu udara lebih sejuk dibandingkan siang hari. Tetapi, tidak sedikit yang enggan dan malas mudik dengan mobil pribadi di malam hari. Hal ini dikarenakan kebanyakan orang sudah merasa lelah selepas beraktivitas di siang harinya. Selain itu juga berkaitan dengan jarak pandang dan fokus mata.

Mengemudi di malam hari memang membutuhkan kewaspadaan tinggi. Penyebab utamanya, faktor pencahayaan dan daya fokus penglihatan mata. Orientasi mengemudi pastilah berbeda, dibanding saat mengemudikan mobil di siang hari. Selama masih bisa mengemudi pada siang hari, pengemudi disarankan tidak membawa mobil pada malam hari. Terutama dengan jarak yang jauh sangat tidak direkomendasikan.

Apabila pengemudi tetap berkeinginan melakukan perjalanan mudik di malam hari, maka ada baiknya bersikap bijaksana dan memperhatikan aspek keselamatan selama berkendara. Berikut tips mengemudi ketika mudik di malam hari

1. Perhatikan Siklus Biologis

Dalam siklus biologis manusia terdapat tingkat kewaspadaan dan konsentrasi tinggi yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga pukul 15.30. Kemudian secara perlahan suhu tubuh akan meningkat pada pukul 19.00 hingga 21.00. Pada waktu tersebut akan terjadi proses sekresi yaitu proses membuat dan melepaskan substansi / zat kimiawi dalam bentuk lendir yang dilakukan oleh kelenjar dan sel tubuh. Zat kimiawi tersebut bernama melatonin yang terhubung ke otak dan dapat menimbulkan rasa kantuk. Puncaknya, terjadi pukul 02.00 pagi, sehingga membuat manusia tidur sangat lelap. Proses sekresi melantonin akan berhenti pukul 07.30.

Listiyono, kepala bengkel Zaini Auto Motor mengatakan, “Ada beberapa faktor kenapa mengemudi jarak jauh pada malam hari tidak disarankan. Terutama perjalanan ke luar kota atau mudik dengan waktu yang lebih dari 2 jam perjalanan. Hal ini dikarenakan pada malam hari merupakan jam biologis bagi tubuh manusia. Secara alamiah, karena di malam hari merupakan waktu untuk istirahat, tubuh manusia akan cenderung mengalami penurunan kemampuan. Apalagi digunakan untuk mengemudi, yang sangat membutuhkan konsetrasi dan kewaspadaan tinggi.”

Jika malam hari justru digunakan untuk mengemudi, dapat menyebabkan tubuh cepat lelah, mengurangi konsentrasi dan mengurangi kemampuan reaksi anggota tubuh. Untuk itu, usahakan untuk beristirahat atau tidur terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan jarak jauh atau mudik. Kopi atau suplemen kafein hanya berfungsi menunda kantuk, dan tidak pernah benar-benar bisa menggantikan tidur. Melakukan komunikasi secara rutin dengan penumpang lain, juga dapat menjaga konsentrasi terhindar dari kantuk.

2. Hindari Mengantuk Atau Kelelahan

Sebesar 18% dari faktor penyebab utama kecelakaan adalah mengantuk saat mengemudi. Kecelakaan lalu-lintas akibat mengantuk 8 kali lebih tinggi dibanding penyebab kecelakaan lain. Sebagian besar kecelakaan berhubungan dengan kelelahan yang terjadi di malam hari.

Oleh karena itu, sebelum memulai perjalanan jarak jauh harus mempersiapkan diri dengan istrihat (tidur) yang cukup dan asupan nutrisi yang memadai agar stamina tubuh selalu prima. Hindari mengemudi lebih dari delapan jam sehari. Usahakan berkendara bersama seseorang, dan bergantian mengemudi. Dan salah satu yang perlu diperhatikan adalah dengan beristirahat yang terjadwal selama mengemudi. Melakukan komunikasi secara rutin dengan penumpang lain, juga dapat menjaga konsentrasi terhindar dari kantuk.

Wanita Mengantuk Saat Mengemudi di Malam Hari
Hindari Mengantuk Saat Mengemudi

“Saat mengemudi jarak jauh, setiap pengemudi harus mengatur waktu istirahatnya secara terjadwal. Misalnya, maksimal setiap 120 menit perjalanan, pengemudi perlu beristirahat untuk pertama kalinya minimal 15-30 menit. Usahakan untuk beristirahat kedua dan selanjutnya, dengan cara tidur power nap yaitu tidur berkualitas selama 15 menit yang setara menggantikan tidur 8 jam,” saran Listiyono, ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

3. Redupkan Lampu Kabin Dan Lampu Indikator

Lampu kabin berpotensi mengganggu perjalanan mudik di malam hari. Misalnya, jika mobil Anda dilengkapi fitur dimmer switch, redupkan lampu dashboard (panel meter) dan instrumen mobil yang sangat terang. Hal ini dimaksudkan agar mata anda tidak terdistorsi cahaya dari sorot lampu tersebut.

“Pancaran cahaya terang dari lampu dashboard (panel meter) dan instrumen infotainment dapat mengganggu dan mempengaruhi fokus mata. Meredupkan lampu-lampu tersebut dapat menghilangkan pantulan cahaya ke kaca depan. Sehingga sangat membantu mata dalam menyesuaikan penglihatan dalam keadaan gelap. Hal ini juga dapat meningkatkan visibilitas, terutama bila melewati wilayah yang minim penerangan,” ujar Listiyono ketika diwawancari di bengkel Zaini Auto Motor.

4. Bersihkan Komponen Kaca-Kaca

Kondisi kaca spion yang kotor cenderung memantulkan (merefleksikan) cahaya lebih banyak. Ini membuat kemampuan mengidentifikasi objek di belakang mobil menjadi berkurang. Oleh karena itu, usahakan membersihkan terlebih dahulu agar pandangan jelas. Demikian pula dengan kondisi kaca depan (windscreen). Jika windscreen (kaca depan) kotor justru akan memendarkan cahaya yang dapat mengganggu dan membingungkan fokus mata.

5. Bijak Menggunakan Lampu Depan

Lampu jauh dan Lampu dekat mempunyai fungsi yang berbeda-beda dan harus digunakan secara bijak ketika berkendara di malam hari. Saat berkendara di malam hari utamakan penggunaan sorot lampu rendah (low beams), apalagi saat ada kendaraan lain yang mendekat.

Ketika melintas di daerah yang minim penerangan, biasanya pengemudi tergoda untuk menggunakan lampu jauh (high beams). Jika ada pengemudi lain dari lawan arah yang menyalakan lampu jauh (high beam), sebaiknya tidak dibalas dengan lampu lampu jauh (high beam) juga. Cukup dengan mengaktifkan flashing (dimm) sesaat sebagai isyarat bahwa Anda silau dibuatnya.

Jika sama-sama menggunakan lampu jauh (high beam), dikhawatirkan akan sama-sama menyilaukan mata. Sehingga pengemudi akan kehilangan orientasi arah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Ketika Anda merasa silau oleh pengendara di depan yang menggunakan lampu jauh, alihkan sedikit pandangan dan jangan terpaku pada titik sorotan lampunya. Anda juga harus mampu mendeteksi kondisi ruas jalan di depan yang akan Anda lalui.

Etika memakai Lampu Jauh (high beam) pada malam hari
Penggunaan Lampu Jauh (high beam) di Malam Hari

Penggunaan lampu jauh melalui flashing (dimm) merupakan bentuk komunikasi dari pengemudi ke kendaraan lain. Setiap pengemudi bisa menggunakan flashing (dimm) dalam kondisi yang darurat, misalnya saat tikungan tajam dan banyak titik blind spot. Kondisi seperti ini diperbolehkan memberikan sinyal komunikasi melalui high beam kepada kendaraan dari arah berlawanan. Tetapi hal ini pun sifatnya sesaat saja, tidak boleh terus-menerus. Selain jadi bagian etika berkendara, penggunaan lampu jauh secara kontinu bisa membahayakan pengendara lain.

6. Disiplin Batasi Kecepatan

Berkendara di malam hari akan mengurangi kemampuan mengemudi. Dengan jarak pandang terbatas akan sangat berbahaya jika mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Selalu perkirakan jarak aman terhadap apa pun yang ada di depan mobil Anda. Karena hanya dalam hitungan detik, apabila kecepatan mobil melebihi batas akan berpotensi mencelakakan diri sendiri.

Sebaiknya kurangi kecepatan dan berikan jarak berhenti lebih panjang dari mobil di depan untuk jaga-jaga melakukan tindakan darurat. Karena kemampuan mata untuk mengenali objek (depth perception), kemampuan mata melihat di sekeliling benda utama (peripheral vision), dan pengenalan warna, semuanya bakal terganggu saat kondisi gelap. Di sisi lain, reaksi pengemudi hampir 90% bergantung pada penglihatan.

“Perlu diketahui, cahaya lampu dekat (low beams) hanya mampu menjangkau sekitar 50-75 meter di depan mobil. Sementara cahaya lampu jauh (high beams) mampu menjangkau 100-150 meter di depan mobil. Ketika mengemudi di malam hari dengan kecepatan tinggi, biasanya dibutuhkan jarak lebih dari 60 meter untuk menghentikan mobil dari titik awal pengereman. Maka, memperhatikan jarak aman dengan mobil di depannya menjadi hal yang sangat penting,” terang Listiyono di bengkel Zaini Auto Motor.

Selain itu untuk memastikan keamanan Anda, sebelum melakukan perjalanan mudik di malam hari, lakukan pemeriksaan dan service mobil Anda di bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi. Pastikan kondisi yang prima pada komponen headlamp, sistem rem, lampu seins, sistem wiper, dan kondisi komponen mobil lainnya. Jika Anda tidak memiliki waktu luang untuk mendatangi bengkel mobil terdekat, Anda cukup menghubungi bengkel Zaini Auto Motor melalui service center atau aplikasi smartphone “Bengkel Mobil Pro“. Maka para mekanik bengkel Zaini Auto Motor akan melakukan service mobil kesayangan Anda di rumah, di kantor, atau dimanapun tempat anda berada.

Jangan lupa menghubungi bengkel mobil Zaini Auto Motor, jika Anda memiliki masalah kerusakan pada mobil Anda ketika perjalanan mudik. Mekanik profesional dari Bengkel mobil Zaini Auto Motor siap mendatangi Anda untuk mendiagnosis masalah yang terjadi dan memberikan perbaikan secara cepat dan tepat. Sehingga perjalanan mudik Anda akan kembali lancar.

Waktu yang tepat servis mobil sebelum mudik

Sebelum Dipakai Mudik, Sebaiknya Servis Mobil Dulu

Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, tentunya bagi masyarakat muslim Indonesia sudah waktunya untuk mempersiapkan perjalanan mudik ke daerah asal. Mudik lebaran merupakan tradisi bagi sebagian besar umat islam di Indonesia. Perjalanan mudik dengan menggunakan mobil atau sepeda motor masih banyak dilakukan ketimbang menggunakan transportasi umum. Apabila memilih mudik menggunakan mobil pribadi, satu yang tak boleh diabaikan adalah perlu memastikan mobil yang digunakan dalam kondisi prima. Jadi, melakukan servis mobil sebelum mudik menjadi suatu keharusan.

Saat hendak menempuh perjalanan jauh, setiap pengemudi perlu memastikan kondisi mobilnya benar-benar prima. Begitu juga saat akan digunakan untuk mudik lebaran, kondisi mobil harus benar-benar sehat wal afiyat. Jangan sampai ada komponen vital pada mobil terdapat kerusakan saat digunakan mudik lebaran, karena hal tersebut bakal sangat merepotkan.

Waktu Yang Tepat Untuk Servis Mobil Sebelum Mudik

Walaupun sama-sama jauh, perjalanan mudik lebaran tentu sangat berbeda dengan perjalanan biasa. Saat perjalanan mudik potensi permasalahannya lebih besar dibanding perjalanan biasa, meski sama-sama jauh. Saat perjalanan mudik, Anda akan menuju ke arah yang sama bebarengan dengan banyak kendaraan lain dalam waktu yang hampir bersamaan. Jadi potensi kemacetan, kecelakaan dan masalah lainnya semakin besar pula. Kalau kendaraan tidak prima, bisa-bisa timbul masalah di perjalanan saat harus stop and go selama berjam-jam di jalan.

Servis Mobil BMW di Bengkel Mobil Resmi
Servis Mobil di Bengkel Zaini Auto Motor

Jika berencana mudik menggunakan mobil pribadi, maka di minggu ini tentunya merupakan waktu yang tepat untuk pergi ke bengkel mobil. Lakukan pemeriksaan komponen kendaraan dan servis di bengkel resmi ataupun bengkel mobil profesional. Namun, biasanya di bengkel resmi sudah ramai antrian dan booking service dari pelanggannya yang juga ingin melakukan pengecekan atau perbaikan.

Kondisi seperti itu biasanya membuat pemilik mobil jadi mengurungkan niat dan malas melakukan servis atau perbaikan mobil. Meskipun sudah pasti mudik ke kampung halaman menggunakan mobil pribadi. Keengganan dan pilihan tersebut bukanlah pertimbangan yang tepat karena sarat risiko ketika mobil dipaksakan dibawa mudik.

“Menemukan bengkel mobil yang lengang atau tidak antre saat mendekati musim mudik akan lebih sulit. Pada waktu-waktu tersebut ada banyak mobil lain yang juga membutuhkan penanganan dan servis. Jadi, meski Anda bisa menemukan bengkel untuk servis mobil Anda, setidaknya akan membutuhkan waktu lebih banyak hanya untuk menunggu kendaraan selesai ditangani. Tetapi jangan khawatir, bengkel Zaini Auto Motor terdapat layanan “bengkel mobil panggilan“. Layanan ini dapat Anda manfaatkan sebagai solusi untuk menghindari antrian panjang di bengkel mobil resmi.” ujar Listiyono di bengkel Zaini Auto Motor.

Jangan Tunggu Mobil Anda Benar-benar Mogok

Jadi sekali lagi, tidak cukup hanya memperhatikan soal oleh-oleh apa saja yang bakal dibawa mudik. Memastikan kondisi mobil yang hendak dibawa mudik dalam kondisi prima merupakan hal utama. Karena bila terjadi permasalahan di tengah perjalanan mudik tentunya akan sangat merepotkan. Maka melakukan servis mobil jauh-jauh hari sebelum musim mudik tiba adalah langkah tepat untuk menghindari antrian panjang di bengkel mobil.

Seperti kita tahu, arus mudik merupakan kondisi ekstrim berkendara, maka resiko kerusakan akan cukup tinggi akibat dari peningkatan penggunaan kendaraan. Kondisi ekstrim ini ditandai dengan durasi mesin yang menyala sangat lama, melewati berbagai medan (Jalan menurun dan jalan tanjakan). Apabila lalu-lintas macet repetisi stop and go akan semakin sering, sehingga mesin akan bekerja sangat berat. Selain itu, biasanya AC mobil bekerja dengan durasi sangat lama dan pada posisi maksimal, serta mobil juga membawa muatan maksimal bahkan cenderung melebihi batas.

Menurut Listiyono, Kepala Bengkel Zaini Auto Motor, “paling penting memeriksa mesin dan komponen yang bersifat fast moving (yang paling sering diganti). Misalnya, memeriksa busi, filter udara, radiator, kampas rem, kampas kopling, kaki-kaki, minyak rem, hingga mengganti oli apabila sudah seharusnya diganti. Kondisi komponen mobil lainnya juga perlu dilakukan pemeriksaan. Seperti kondisi ban, aki mobil, sistem bahan bakar, transmisi, lampu-lampu, sistem starter, Dinamo Ampere (alternator), sistem pendingin AC, sistem kemudi. Karena komponen-komponen tersebut menunjang mobil dapat beroperasi dengan baik”.

Diagnosa Kerusakan Dan service mobil di Bengkel Zaini Auto Motor
Diagnosa Kerusakan Mobil Di Bengkel Zaini Auto Motor

Terkait pengecekan kondisi ban mobil, hal yang tak kalah penting adalah melakukan spooring dan balancing untuk memastikan semuanya berfungsi sesuai aturan. Semua komponen tersebut perannya vital pada mobil Anda, wajib dalam kondisi prima dan layak jalan. Sebelum berangkat, harus dipastikan semua komponen mobil benar-benar dalam kondisi baik tidak ada masalah, dan layak untuk menempuh perjalanan jauh agar tidak terjadi kerusakan selama di perjalanan menuju kota tujuan.

Melakukan pemeriksaan dan service mobil sedari jauh-jauh hari dapat memberikan cukup waktu untuk memperbaiki kerusakan mobil. Selain itu, pemilik mobil juga cukup waktu untuk memutuskan penggantian suku cadang dan bisa meminimalisir kurangnya ketersediaan pasokan suku cadang.

Yuk, lakukan servis mobil kesayangan Anda di bengkel mobil Zaini Auto Motor sekarang juga. Raih kesempatan diskon spesial dan dapatkan kemudahan serta keuntungan berupa program potongan harga untuk jasa dan spare parts. Cukup dengan mendownload aplikasi “Bengkel Mobil Pro” dan melakukan booking service selama bulan Ramadan tahun ini.

Semoga dengan melakukan pemeriksaan dan service mobil sebelum mudik, bisa menambah kenyamanan dan keamanan mobil yang akan digunakan mudik. Sehingga tujuan mudik untuk bertemu dan bersilaturahim bersama keluarga di kampung halaman bisa tercapai tanpa halangan dan masalah di perjalanan. Selamat Mudik, semoga Aman sampai tujuan.

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi