Tag: Bengkel Kaki-kaki Mobil

5 Manfaat Spooring dan Balancing, Ternyata Bisa Menghemat BBM Mobil

Selain untuk menentukan arah gerak mobil, roda juga berfungsi sebagai peredaman getaran pada mobil. Keseimbangan roda kian hari akan berubah akibat gaya sentrifugal yang dihasilkan dari putaran roda dan gaya tarik roda. Jika mobil sering dipakai mobilitas tinggi dan sering melewati jalanan rusak, maka akan timbul gejala ketidaknyamanan yang dapat dirasakan pengemudi. Contohnya, kemudi mobil agak berat ke kanan atau menarik ke kiri, mobil terasa melayang pada kecepatan tertentu, kemudi sedikit berat dikendalikan ketika berjalan perlahan, dan bisa juga kemudi terasa bergetar saat kecepatan RPM tertentu. Salah satu cara menghindari dan memperbaiki gejala ketidaknyamanan tersebut adalah dengan melakukan spooring dan balancing.

“Bagian kaki-kaki mobil memang tidak bisa dianggap sepele. Dari suspensi, tie rod end, long tie rod, shock absorber, velg, hingga ban harus diperhatikan secara saksama. Terutama ban, karena bagian tersebut merupakan penghubung antara kendaraan kita dengan permukaan jalan. Salah satu cara menjaga kondisi kaki-kaki mobil adalah dengan melakukan spooring dan balancing. Bagi pemilik kendaraan, pastinya istilah spooring dan balancing sudah tidak asing didengar.” jelas Listiyono, selaku Kepala Bengkel di bengkel Zaini Auto Motor.

Proses spooring dilakukan untuk meluruskan sudut-sudut geometri pada keempat roda mobil agar kembali selaras dengan kemudi sesuai penyetelan yang dianjurkan oleh pabrikan. Sementara balancing berfungsi untuk mengembalikan putaran roda agar lebih stabil, biasanya dengan menambahkan timah pemberat yang ditempel pada velg mobil. Apa saja manfaatnya melakukan kedua proses tersebut? Berikut uraiannya.

1. Spooring dan Balancing Akan Meningkatkan Kenyamanan Berkendara

Kondisi ban mobil yang tidak beres bisa sangat memengaruhi kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. Hal ini bisa diketahui bila pengemudi merasakan beberapa gejala pada mobil seperti berikut ini:

  • Kondisi setir bergetar saat dikendarai
  • Ban belakang terlihat tidak lurus sejajar dengan ban bagian depan.
  • Roda kemudi (setir) terasa berat dan sulit untuk dikendalikan.
  • Pada saat melaju di jalanan yang lurus, setir condong ke satu sisi (kanan atau kiri).
  • Mobil terasa miring seolah ban kempis.
  • Saat melintas di jalan berlubang, terasa getaran hebat pada kemudi yang bisa mengganggu pengemudi mempertahankan kestabilan mobil.

Jika saat berkendara, pengemudi merasakan gejala di atas maka itulah saat yang tepat untuk melakukan spooring dan balancing pada mobil.

2. Spooring dan Balancing Menjaga Keawetan Kaki-Kaki Mobil

Kerusakan kaki-kaki mobil dapat membahayakan pengendara. Perilaku mengemudi yang gemar mengerem mendadak, dan sering bermanuver ekstrem yang tidak perlu, akan memperpendek usia pakai komponen kaki-kaki mobil. Terlebih kondisi jalanan di Indonesia kadang tidak ideal, membuat komponen ini lebih cepat rusak. Bagian kaki-kaki termasuk sparepart mobil yang harganya terbilang tidak murah. Dengan melakukan spooring dan balancing secara rutin, maka usia pakai kaki-kaki mobil mungkin bisa lebih panjang dari seharusnya.

Perawatan spooring dan balancing yang direkomendasikan biasanya dilakukan setiap 20.000 KM atau minimal 6 bulan sekali. Namun, jangka waktu ini tidak bisa jadi patokan pasti. Jika mobil sering diajak perjalanan jauh, atau banyak melintasi jalanan yang rusak, maka spooring dan balancing bisa lebih cepat dari periode yang direkomendasikan oleh pabrikan.

3. Meningkatkan Kestabilan Dan Kemudi Kembali Responsif

Kerusakan dan ketidakstabilan pada roda sangat membahayakan pengendara mobil. Apalagi jika sampai membuat mobil berjalan oleng atau tidak stabil. Setir/kemudi bisa saja bergerak condong ke kiri atau ke kanan ketika mobil sedang melaju lurus. Bahkan, yang paling ekstrim dan sangat membahayakan adalah mobil bisa berbelok sendiri ketika sedang melaju lurus dengan kecepatan tinggi.

Spooring dan balancing merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kondisi roda dan kaki-kaki mobil agar setelannya sesuai dengan spesifikasi yang dianjurkan pabrikan. Spooring bertujuan agar posisi roda tetap lurus, dan setelan ini juga memengaruhi posisi setir. Tak hanya soal kestabilan, dengan melakukan spooring dan balancing posisi kemudi akan mudah kembali lurus dengan sendirinya terutama setelah mobil berbelok. Sedangkan balancing berguna untuk menstabilkan putaran atau getaran roda akibat beban roda yang tidak merata.” jelas Listiyono, ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

4. Memperpanjang Usia Pakai Ban Mobil

Kaki-kaki mobil yang bermasalah juga bisa menyebabkan kerusakan pada ban mobil. Contohnya, tingkat keausan ban yang tidak merata, atau ban akan mengeluarkan bunyi berdecit setiap kali berbelok. Tentunya hal itu bisa membuat usia pakai ban jadi lebih pendek dari seharusnya. Mengetahui efek buruk tersebut, maka pemilik mobil dipaksa harus segera menyiapkan dana untuk mengganti ban yang sudah aus dan tidak layak pakai. Perlu diketahui, kondisi roda-roda yang selaras mampu mengurangi gesekan terhadap permukaan jalan, sehingga memperlambat keausan ban. Maka pemeriksaan dan penyetelan keselarasan roda atau wheel alignment (spooring) perlu dilakukan secara teratur.

“Agar ban habisnya rata, tidak makan samping, maka dengan melakukan spooring dan balancing akan mengatasi hal ini. Dengan kondisi jalan di Indonesia yang rata-rata tidak begitu bagus (berlubang), maka untuk mencegah ban cepat rusak perlu melakukan penyetelan wheel alignment roda-roda mobil. Mobil yang sering melewati jalan rusak, posisi setelan rodanya otomatis akan cepat berubah. Jika kedudukan ban sudah tidak lurus, dan posisi bergeser satu derajat saja, maka akan mengurangi umur ban sebesar tujuh persen. Semakin besar posisi ban tidak sesuai dengan spesifikasi, tentu akan semakin cepat pula umur ban akan berkurang.” ungkap Listiyono di bengkel Zaini Auto Motor.

5. Menghemat Pemakaian Bahan Bakar Kendaraan

Kondisi roda dan kaki-kaki mobil akan mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Dengan kondisi ban dan kaki-kaki yang stabil, kendaraan dapat melaju tanpa hambatan. Kondisi penyetelan roda, pemilihan ban dan kaki-kaki mobil yang tepat, bisa menghemat bahan bakar hingga 14,5 persen, yang berarti juga mengurangi emisi CO2. Sebaliknya, jika kondisi ban dan kaki-kaki buruk, laju mobil akan lebih lambat dan berat, sehingga pengemudi perlu menekan pedal gas lebih dalam. Ujung-ujungnya, bahan bakar mobil bisa lebih boros.

“Meluruskan kembali sudut-sudut roda (wheel alignment) memiliki dampak penghematan yang signifikan. Selain memperpanjang umur komponen kaki-kaki mobil, seperti suspensi, tie-rod, bearing, ban, dan lainnya, melakukan spooring (wheel alignment) mampu mengefisienkan penggunaan bahan bakar. Ini lantaran, dengan sudut wheel alignment roda yang benar, maka gesekan ban dengan aspal akan diminimalkan.” tutup ungkap Listiyono di bengkel Zaini Auto Motor.

Intinya, jika mobil yang dikendarai ada beberapa indikasi seperti setir terasa tidak seperti biasanya, sebaiknya segera lakukan spooring dan balancing di bengkel mobil terdekat. Bengkel Zaini Auto Motor merupakan salah satu bengkel terpercaya yang bisa jadi rujukan dalam melakukan spooring dan balancing mobil Anda. Bengkel Zaini Auto Motor juga menghadirkan kemudahan dalam melakukan berbagai perbaikan dan service pada mobil konsumen melalui sebuah aplikasi “Bengkel Mobil Pro“.

Dengan kemudahan yang ditawarkan, aplikasi “Bengkel Mobil Pro” diharapkan bisa menjadi solusi pelanggan untuk lebih teratur dalam melakukan service dan perbaikan mobil tanpa harus pergi ke bengkel. Saat mobil Anda macet di tengah perjalanan, dengan menggunakan aplikasi ini Anda bisa dengan cepat memperoleh bantuan perbaikan di tempat. Bagi Anda yang menggunakan aplikasi Bengkel Mobil Pro, Anda bisa sering mendapatkan promo menarik, yakni diskon service dan berbagai diskon produk otomotif lainnya. Tunggu apalagi, cek tautan berikut ini untuk informasi lebih lanjut.

Bushing Stabilizer Mobil Toyota Avanza

Mobil Tidak Nyaman, Tanda Bushing Mobil Rusak

Anda pernah mendengar istilah bushing pada mobil? Bushing merupakan salah satu komponen mobil yang memiliki fungsi penting, tetapi karena letaknya tersembunyi, sebagian pemilik mobil seringkali mengabaikan keberadaannya. Semakin keras bahan yang digunakan untuk bushing, mobil akan terasa lebih kaku (rigid). Tak heran bila mobil balap kerap menggunakan bahan Teflon atau Polyurethane untuk komponen bushing.

“Ukuran bushing memang tidak besar. Namun, komponen ini punya peran penting untuk menjaga kestabilan mobil. Bushing yang terhubung bersama shockbreaker, ball joint dan tie rod, menjadi penjaga kestabilan kaki-kaki mobil dan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan berkendara,” ujar Tri Ari Yanto ketika ditemui di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

Bushing biasanya memiliki bentuk yang terdiri dari tabung besi dan dipenuhi karet sebagi peredam. Bushing berfungsi untuk meredam getaran agar tidak mengganggu komponen logam lain yang tersambung dan bushing sangat berpengaruh terhadap kenyamanan berkendara. Seperti komponen mobil lainnya, bushing juga memiliki batas usia pakai. Dimana jika usia pakainya sudah habis, bahkan telah rusak sebelum usia pakainya habis, biasanya akan berpengaruh pada bagian handling. Hal ini tentunya akan mempengaruhi kenyamanan serta keamanan pengemudi dan penumpang dalam berkendara.

Tri Ari Yanto selaku General Service Advisor di bengkel Zaini Auto Motor mengatakan, “kerusakan yang terjadi bushing pada mobil biasanya diakibatkan oleh beberapa hal, misalnya panasnya temperatur mesin, beban berat yang diterima, beban tambahan, atau guncangan keras saat mobil melewati jalanan rusak. Memang mobil yang sering digunakan untuk muatan berat dan melewati jalan rusak lebih rentan mengalami kerusakan bushing. Apabila bushing mengalami kerusakan, biasanya akan terasa saat mobil melaju pada kecepatan tinggi. Kendali mobil (handling) akan terasa limbung (oleng) dan sulit terkontrol, terutama akan sangat terasa saat melewati permukaan jalan bergelombang atau tidak rata pada jalan yang rusak.”

Ada beberapa jenis bushing yang terdapat pada mobil, antara lain bushing swing arm dan bushing stabilizer.

  • Bushing swing arm pada umumnya menggunakan bahan karet dan berfungsi menghubungkan komponen swing arm dengan sasis agar tidak terjadi singgungan antar logam. Bushing swing arm berfungsi sebagai peredam adanya getaran yang berasal dari getaran mesin atau getaran akibat pergerakan kendaraan saat mobil berjalan.
  • Bushing stabilizer berfungsi pengikat ke chassis mobil dan menyeimbangkan antara kedua suspensi kiri dan suspensi kanan.
Bushing pada Mobil Toyota Avanza
Beberapa Macam Bushing Mobil

Untuk mengenali dan mendeteksi gejala-gejala kerusakan pada bushing mobil dapat diketahui dengan memperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Suara Aneh Dan Mengganggu

Mobil yang selalu di servis secara berkala biasanya memiliki perfoma yang bagus dan akan terbebas dari suara-suara yang menganggu. Namun mobil jarang dilakukan servis berkala bisa mengalami kerusakan pada bushing, yang biasanya ditandai adanya bunyi berdencit gesekan logam dari sektor kaki-kaki mobil, akibat karet bushing telah rusak (retak). Bunyi-bunyi yang menganggu ini akan semakin jelas terdengar dari dalam kabin, bila kerusakan bushing sudah parah, dan saat mobil melewati jalanan yang rusak atau bergelombang. Inilah tanda awal bahwa bushing sudah layak diperhatian kondisinya.

2. Melihat Kondisi Bushing

Tanda bahwa bushing pada mobil Anda telah rusak juga dapat dilihat secara langsung, terutama dibagian karetnya. Karet bushing yang sudah retak menandakan bushing pada mobil sudah saatnya diganti dengan yang baru. Kerusakan pada karet bushing dapat menyebabkan timbulnya bunyi berdecit pada bagian bawah kaki-kaki mobil, tepatnya di bawah tempat duduk depan.

Retaknya karet bushing tersebut bisa disebabkan oleh kerja bushing yang terlalu berat, yakni saat mobil mengangkut beban yang berlebihan. Bisa juga disebabkan karena seringnya mobil melewati jalanan yang rusak atau bergelombang. Penyebab lainnya bisa saja disebabkan oleh karet strut-bar yang sudah pecah. Jika hal tersebut terjadi, maka sudah waktunya melakukan penggantian bushing dengan yang baru.

3. Rasakan Kemudi Anda

Cara ini merupakan cara yang paling efektif untuk mengetahui kerusakan bushing pada mobil Anda. Dengan mengemudikan mobil di atas jalan yang berlubang atau bergelombang, maka bushing yang rusak akan mengubah sedikit arah mobil meskipun roda kemudi tidak digerakkan. Dan gerak bebas roda kemudi pun akan terasa lebih banyak, terutama saat melewati badan jalan. Jika sudah merasakan dua gejala tersebut, segera lakukan pengecekan ke bengkel mobil terdekat untuk memastikan kondisi bushing telah rusak atau masih baik.

4. Tidak Seimbang Dan Limbung

Bushing swing arm yang rusak akan menyebabkan mobil tidak seimbang, sedikit limbung (oleng), atau terasa melayang. Tanda – tanda kerusakan bushing seperti ini merupakan hal yang paling berbahaya, karena kemungkinan terjadi kecelakaan sangat besar. Jika pengemudi sudah merasakan gejala mobil mulai tidak seimbang, sedikit limbung (oleng), atau terasa melayang, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan di bengkel mobil terdekat, guna mengetahui kerusakan dan penggantian bushing sesegera mungkin.

Memeriksa Bushing Swing Arm dan Bushing Stabilizer Toyota Avanza
Memeriksa Kondisi Bushing Mobil

Begitulah beberapa cara mendeteksi gejala kerusakan bushing pada mobil. Keamanan dan Kenyamanan dalam berkendara tentunya ditentukan oleh kondisi yang prima pada setiap komponen mobil. Jika Anda sudah mengetahui adanya gejala-gejala kerusakan pada bushing seperti yang telah diuraikan di atas, jangan pernah menunda atau mendiamkan dalam waktu yang lama. Karena kondisi mobil Anda sedang tidak nyaman dan tidak aman. Segera lakukan pemeriksaan dan penggantian dengan bushing yang baru sebelum terjadi dampak yang tidak diinginkan dan merugikan pengendara mobil.

Perfoma kaki-kaki mobil termasuk didalamnya adalah komponen bushing sangat berhubungan dengan aspek kenyamanan dan keselamatan ketika mengemudi. Jika tidak dilakukan perawatan, maka kaki-kaki mobil dan bushing akan mengalami berbagai masalah. Selanjutnya, apabila telah terjadi kerusakan, maka bagian komponen lain bukan tak mungkin akan turut terdampak.

Kaki-kaki mobil dan bushing merupakan bagian yang rentan rusak. Hal ini dikarenakan komponen kaki-kaki mobil selalu bergerak dan yang pertama kali menerima dampak dari setiap permukaan jalan yang dilalui mobil, sehingga sering rusak karena pemakaian.

Dengan uraian di atas, Anda menjadi lebih mengerti mengenai cara memeriksa bushing dan kaki-kaki mobil. Apabila Anda membutuhkan cara yang lebih aman, cepat dan pasti dalam memeriksa kerusakan mobil Anda, manfaatkan jasa layanan “bengkel mobil panggilan” dari bengkel mobil Zaini Auto Motor. Anda cukup berdiam di rumah, di kantor atau di tempat yang dikehendak, maka para mekanik profesional akan segera mendatangi Anda. Hubungi customer service atau install aplikasi “Bengkel Mobil Pro” di smartphone Anda, maka Anda tidak perlu khawatir lagi ketika mobil Anda mengelami berbagai masalah di tengah perjalanan. Selamat Mencoba!

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi