Minyak Rem (Break Fluid) yang baik

Perlu Gak Sih Ganti Minyak Rem Mobil? Berikut Penjelasannya..!

Rem merupakan komponen penting pada setiap kendaraan, dimana laju kendaraan bisa dikendalikan dengan baik. Maka kondisi sistem rem harus selalu sehat dan prima untuk menjaga keselamatan seluruh penumpang kendaraan dan lingkungan sekitar. Fungsi pengereman mobil memang perlu dijaga agar kondisinya tetap prima, maka pemilik mobil disarankan melakukan perawatan sistem pengereman secara berkala.

Minyak rem (break fluid) memiliki fungsi penting pada sistem pengereman pada mobil. Karena tanpa adanya minyak rem, maka sistem pengereman pada mobil tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu harus dirawat dengan benar, agar keselamatan penumpang mobil tetap terjaga selama berkendara.

Pada rentang waktu setiap 1 tahun, minyak rem dapat terkontaminasi oleh air. Karena ada sifat dari kandungan dalam minyak rem yang dapat menyerap air. Jika minyak rem tidak diganti, maka akan semakin banyak kandungan air yang terkandung di dalam minyak rem, sehingga akan mengurangi kemampuan pengereman mobil.

“Biasanya terdapat sekitar 3 persen kandungan air yang diserap dan bercampur dengan minyak rem. Jika kandungan air semakin banyak akan menyebabkan penurunan titik didih (boiling point) minyak rem hingga bisa mencapai 120-140 derajat celcius. Tentu ini tidak baik untuk pengereman, karena bisa membuat minyak rem mendidih saat proses pengereman berlangsung, terutama pada pengereman saat kecepatan tinggi. Dan bisa berakibat sistem pengereman tidak berfungsi dengan baik.” jelas Listiyono, ketika ditemui di Bengkel Mobil Zaini Auto Motor.

Minyak rem di rancang untuk mampu bekerja hingga temperatur yang sangat tinggi, bahkan hingga mencapai lebih dari dua kali titik didih air yaitu hingga mencapai titik didih 240—260 derajat celcius. Namun demikian jika mobil sering digunakan untuk jarak jauh terus menerus, dan kerap melakukan pengereman pada kecepatan tinggi, maka kualitas minyak rem akan menurun dan tentu saja masa penggantian minyak rem menjadi lebih pendek.

Selain itu, kondisi lalu lintas yang padat dan macet terutama di kota – kota besar membuat pengemudi lebih sering menginjak pedal rem. Karena mobil cenderung berjalan dan berhenti (stop and go) terus menerus. Tentunya hal ini membuat sistem rem akan bekerja lebih keras, dan minyak rem juga bekerja lebih keras.

Salah satu sifat cairan adalah memiliki batas usia pakai sehingga diperlukan penggantian. Oleh karena itu, usia pakai minyak rem harus rajin diperhatikan guna menjaga agar sistem pengereman selalu dalam kondisi prima. Di samping itu minyak rem harus memiliki kandungan unsur kimia khusus untuk melindungi sistem pengereman secara aktif, seperti sebagai pelumas, mencegah korosi dan oksidasi, menjaga kestabilan kelenturan seal karet, tidak mudah menyerap air, dan lain sebagainya.

Pada kondisi pemakaian normal, usia pakai minyak rem bisa mencapai puluhan ribu kilometer. Namun karena kondisi tertentu, maka minyak rem bisa lebih cepat mencapai batas akhir usia pakai, sehingga terjadi perubahan kualitas minyak rem dan tentu tidak aman bila terus digunakan.

Menurut Listiyono, Kepala Bengkel Mobil Pro Zaini Auto Motor, “Waktu yang tepat untuk mengganti minyak rem (break fluid) adalah setiap dua tahun sekali atau bila mobil telah menempuh jarak dengan kelipatan per 30.000 Kilometer. Tergantung mana yang lebih dahulu tercapai, waktu pemakaian atau jarak tempuh kendaraan. Kita tidak bisa mengetahui apakah kualitas minyak rem masih baik dan masih berfungsi maksimal, dikarenakan tidak ada lampu indikator khusus untuk mengetahui kualitas minyak rem. Minyak rem yang bagus berwarna kuning atau merah sesuai dengan spesifikasinya, namun saat kualitasnya telah menurun akan terjadi perubahan warna.

Setiap mobil mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sebaiknya jadwal penggantian minyak rem dan jenis minyak rem yang digunakan pun harus sesuai spesifikasi yang direkomendasikan karena masing-masing minyak rem memiliki titik didih yang berbeda.

Sebagai contoh, untuk mobil pabrikan Chevrolet menyarankan penggantian minyak rem tiap 60.000 kilometer, tetapi untuk pabrikan Honda dan Volkswagen menyarankan melakukan penggantian setiap 3 tahun terlepas dari berapa pun jarak tempuh kendaraan. Sedangkan untuk Mercedes-Benz biasanya membutuhkan minyak rem segar setiap dua tahun atau 30.000 kilometer. Sebaliknya, pada Ford, Hyundai, Toyota, Nissan, Suzuki dan merk lain, kebanyakan menyarankan sesuai rekomendasi untuk memeriksanya secara berkala dan rekomendasi mengganti minyak rem setiap 40.000 Kilometer sesuai jadwal servis berkala mobil.

Tentu Anda sering menyaksikan kecelakaan mobil akibat rem blong, dan kebanyakan terjadi pada kendaraan dengan muatan besar seperti bus atau truk. Akibat frekuensi pemakaian kendaraan yang sering dan pengemudinya jarang memeriksa atau mengganti minyak rem, maka bisa berakibat pada fungsi rem tidak bekerja dengan baik.

Memang usia pakai minyak rem kendaraan bisa bertahan hingga cukup lama, namun hal ini bukan berarti Anda tidak pernah memeriksa dan melihat kondisinya, karena seiring berjalannya waktu kualitasnya bisa berubah.

Salah satu cara yang paling mudah untuk mendeteksi kualitas minyak rem masih baik atau tidak yaitu dengan melihat langsung kondisinya pada resevoir (penampungan) yang biasanya terletak di area mesin depan kemudi.

Perhatikan warnanya, minyak rem yang baik cenderung berwarna bening dan transparan. Jika minyak rem telah menjadi sedikit keruh atau berubah warnanya, maka segera ganti dengan yang baru. Perhatikan juga tempat penampungan (resevoir) minyak rem, jika terdapat endapan, kotoran atau karat, maka sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Pastikan penutup resevoir minyak rem selalu tertutup rapat, karena minyak rem bisa rusak atau berubah warna karena pengaruh suhu udara luar dan terkontaminasi Air.

Apabila mobil Anda mengalami permasalahan pada sistem pengereman atau memerlukan perawatan dan penggantian komponen sistem pengereman, maka segera datang ke bengkel mobil terdekat atau hubungi bengkel mobil online terdekat. Jangan menunda-nunda melakukan perawatan pada sistem rem karena bisa berakibat fatal bagi pengendara mobil. Bengkel Mobil Pro Zaini Auto Motor selalu siap membantu Anda untuk menyelesaikan segala permasalahan dan kerusakan yang terjadi pada mobil Anda. Bengkel Mobil Zaini Auto Motor memberikan 100 item lebih layanan servis dan perawatan mobil anda, yang didukung oleh mekanik profesional, peralatan canggih dan SOP yang setara bengkel resmi ATPM. Dengan kualitas layanan terbaik dan biaya servis yang lebih murah dari bengkel resmi ATPM, maka Anda tidak perlu khawatir dan menunda-nunda lagi melakukan perawatan mobil kesayangan Anda. Kami tunggu kedatangan mobil anda di bengkel Mobil Pro Zaini Auto Motor.

Bengkel Mobil, Bengkel Mobil Pro, Bengkel Mobil Terdekat, Break Fluid, Minyak Rem

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi