Kesalahan Menggunakan AC Mobil

Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Menggunakan AC Mobil

Musim kemarau hampir tiba, temperatur udara di luar ruangan yang panas tentu menjadikan AC mobil sesuatu yang istimewa dalam memberikan kenyamanan saat berkendara. Selain itu, memarkir mobil di area terbuka dalam waktu yang lama juga membuat temperatur di dalam kabin menjadi pengap dan panas. Tentu, banyak orang pernah mengalami hal ini. Lantas, lantaran kurang sabar, AC mobil pun langsung dinyalakan ketika baru masuk ke mobil dan pengaturannya pun biasanya pada tingkat hembusan yang paling tinggi atau dingin.

Agus Tri Ariyanto, General Service Advisor bengkel Zaini Auto Motor menjelaskan, “cara seperti ini merupakan satu dari beberapa kesalahan dalam mengoperasikan AC mobil. Tentu saja hal semacam ini kurang tepat dan justru membuat perangkat AC mobil bekerja kurang efektif dan efisien. Karena dengan langsung menyalakan AC mobil pada tingkat hembusan maksimal ketika baru masuk ke dalam mobil, hanya akan membuat hawa panas terus bersirkulasi di dalam kabin. Sebaiknya sebelum menyalakan AC mobil, semua kaca mobil dibuka terlebih dahulu dengan tujuan menurunkan temperatur dalam kabin secara perlahan-lahan. Selanjutnya AC mobil dapat dinyalakan disertai menutup kembali kaca pintu mobil. Dengan begini AC mobil akan bekerja lebih efektif, sehingga kesejukan dan kenyamanan di dalam kabin akan perlahan terasa.”

Saat mobil terparkir biasanya semua kaca jendela mobil tertutup, maka suhu di dalam kabin mobil akan meningkat, apalagi jika mobil terparkir di tempat yang terpapar langsung sinar matahari. Dengan kondisi suhu di dalam kabin yang panas dan penumpang langsung menyalakan AC, maka otomatis AC mobil akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan tenaga yang besar untuk dapat mendinginkan kabin mobil. Dan pada akhirnya akan mengakibatkan pemborosan BBM, serta mengakibatkan AC mobil akan lebih cepat menurun kualitasnya karena mengeluarkan tenaga ekstra.

Selain itu, hindari kebiasaan mengoperasikan AC mobil ketika mesin mobil mati. AC mobil merupakan salah satu komponen mobil membutuhkan daya listrik yang besar untuk pengoperasiannya. Apabila pemilik mobil terbiasa mengoperasikan AC mobil saat mesin masih mati, maka daya listrik baterai (aki mobil) akan cepat terkuras habis. Komponen dalam sistem AC mobil seperti kompresor AC pun juga akan mudah rusak.

“Ketika sistem AC dinyalakan, otomatis kompresor dan blower AC akan bekerja menggunakan daya listrik Aki mobil. Karena baterai (aki mobil) belum mendapat suplai pengisian listrik dari altenator (dinamo ampere), tetapi daya listriknya sudah terpakai untuk kompresor dan motor blower AC, maka hal ini akan membebani Aki mobil. Akibatnya aki akan mudah tekor dan akhirnya mobil menjadi susah di starter ketika hendak digunakan. Tidak ada salahnya untuk menonaktifkan AC ketika mesin mobil tidak menyala, karena efeknya dapat dirasakan untuk jangka panjang.” ujar Agus Ari Yanto di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

Mungkin karena panasnya udara di luar kabin mobil, beberapa penumpang juga terbiasa mengarahkan hembusan udara AC langsung mengenai mukanya. Cara seperti ini dianggap kurang tepat. Arah hembusan udara AC seharusnya condong ke atas, bukan ke arah penumpang atau pengemudi. Hal ini bertujuan agara udara sejuk dari AC dapat mengalir dan bersirkulasi di dalam kabin secara langsung tanpa terhalang benda apapun. Sehingga akan memberikan kesejukan pada semua penumpang secara cepat dan konstan,” tambah Agus Tri Ari Yanto ketika ditemui di Bengkel Mobil Zaini Auto Motor.

Ada anggapan bahwa selama udara yang dikeluarkan AC mobil masih terasa dingin, maka tidak diperlukan perawatan dan pemeriksaan secara berkala pada komponen sistem AC mobil. Komponen sistem AC mobil (air conditioner) sama seperti komponen mobil lainnya yang membutuhkan perawatan berkala, tetapi kebanyakan orang malas melakukan perawatan dan pemeriksaan tersebut. Padahal dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala pada sistem AC, akan menjamin kondisi AC mobil yang selalu prima, sehat dan memberikan kenyamanan selama berkendara, terutama di tengah panasnya cuaca di siang hari atau kondisi lalu – lintas jalan yang sering macet parah.

Pengisian Freon AC Mobil
Pengisian Freon AC Mobil

Sebaiknya servis AC mobil jangan dilakukan hanya ketika AC mobil bermasalah, karena ketika AC mobil anda sudah bermasalah biasanya biaya yang dikeluarkan pastinya akan lebih besar. Sebagai tindakan pencegahan, sebaiknya sistem AC mobil dilakukan pemeriksaan rutin atau diservis setiap menempuh jarak kelipatan 10.000 km hingga 20.000 km. Atau setiap 3-6 bulan sekali tergantung dari pemakaian mobil, agar komponen AC mobil Anda menjadi awet dan terjaga kondisinya.

Selain itu, komponen filter kabin juga perlu dilakukan pembersihan tiap 10.000 km dan penggantian tiap 30.000 km, atau periode 6 bulan sekali. Pembersihan komponen evaporator setiap 40.000 km atau 8 bulan sekali agar tidak terjadi penumpukan kotoran, debu, jamur, bakteri, lumut, yang menghambat kinerja AC mobil, agar AC mobil Anda tetap bisa bekerja secara maksimal dan efisien.

“Di bengkel Zaini Auto Motor, biasa memberikan layanan servis kecil untuk sistem AC mobil setiap kelipatan 10.000 km. Service kecil ini meliputi pengecekan dan pembersihan blower, servis kondensor AC, pembersihan atau ganti filter kabin, pengecekan fan belt, pemeriksaan freon, dan lain-lain. Untuk kelipatan jarak tempuh 20.000 km hingga 40.000 km harus dilakukan servis besar, yang meliputi flushing sistem AC, servis evaporator, servis kondensor, servis Blower, penggantian receiver dryer dan filter Kabin, Vacum dan penggantian oli kompresor AC, pemeriksaan freon dan optional penggantian freon AC. Semua servis harus dilakukan agar fungsi dari semua komponen AC tetap terjaga maksimal,” ujar Agus Tri Ariyanto.

Selain itu, sebaiknya pengemudi juga menyalakan AC mobil di pagi hari, sekalipun udara di luar dingin atau kondisi hujan. Hal ini untuk mencegah terjadinya embun pada kaca mobil yang dapat menghalangi visibilitas dan jarak pandang pengemudi. Pahami betul kondisi AC mobil Anda, agar bisa menghindari kerusakan dan kecurangan pada saat melakukan servis di bengkel AC mobil. Jika terjadi kerusakan pada komponen AC mobil kesayangan Anda, dan biaya perbaikannya mencapai 70% dari harga AC mobil baru, maka sebaiknya gantilah dengan komponen yang baru, karena komponen baru lebih terjamin.

AC Mobil, Air Conditioner, Bengkel AC Mobil Terdekat, Bengkel Mobil Terdekat, Compressor AC Mobil, Condensor AC Mobil, Evaporator AC Mobil

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi