Agar Shockbreaker Mobil Lebih Awet

Kenali Gejala Shockbreaker Mobil Mulai Rusak

Peredam kejut (shockbreaker / shock absorber) merupakan salah satu bagian dari sistem suspensi kendaraan yang bertanggung jawab untuk memberikan kenyamanan selama perjalanan. Fungsi shockbreaker (peredam kejut) pada kendaraan sangatlah penting, karena dengan adanya shockbreaker maka kendaraan akan mampu menahan, meredam dan menstabilkan mobil ketika terdapat guncangan, getaran dan kejutan saat melewati jalan yang berlubang, bergelombang, jalan tidak rata, berbatu, gundukan dan sebagainya.

Seperti halnya komponen mobil lain, shockbreaker yang terletak pada bagian bawah dan menopang beban mobil ini juga memerlukan perhatian dan perawatan. Komponen ini kerap terlupakan dari pantauan pemeriksaan. Karena sistem suspensi (shockbreaker) bekerja terus menerus saat mobil berjalan, maka usia pakainya pun tergantung dari kondisi dan penggunaan mobil tersebut. Maka pemilik mobil harus sering melakukan pemeriksaan agar komponen shockbreaker ini dapat tetap bekerja optimal.

General Service Advisor Bengkel Zaini Auto Motor, Agus Tri Ariyanto mengungkapkan, “Layaknya komponen mobil lainnya, peredam kejut (shockbreaker) ini bisa mengalami kerusakan seiring dengan waktu pemakaian mobil. Terutama pada mobil yang usia pakainya lebih dari tiga tahun, atau kerap melewati medan jalan yang bergelombang, maka pemilik mobil wajib memeriksakan kondisi peredam kejut kendaraannya.”

Ada beberapa cara mudah untuk memeriksa kondisi fisik shockbreaker rusak atau tidak. Seringkali terdapat tanda-tanda yang nampak dari komponen shockbreaker yang membutuhkan perbaikan, biasanya tanda paling umum adalah adanya rembesan oli yang keluar dari dalam shockbreker. Meskipun hal ini juga terkadang tidak.

“Rembesan oli pada shockbreaker mengindikasikan adanya kebocoran. Biasanya terlihat dari penampakan rembesan oli di bodi / tabung shockbreaker. Jika melihat kondisi seperti ini pemilik mobil wajib segera memperbaikinya dengan melakukan perbaikan di bengkel shockbreaker terdekat. Pada mobil lama, kebocoran shockbreaker dapat diperbaiki dengan mengganti seal karetnya dan mengganti oli suspensi dengan yang baru. Tetapi untuk mobil produksi terbaru biasanya jika terdapat kerusakan harus mengganti langsung dan tidak bisa diperbaiki,” ucap Agus Tri Ari Yanto ketika ditemui beberapa waktu lalu di bengkel Zaini Auto Motor.

Cara lain untuk mengetahui shockbreaker terdapat kerusakan adalah dengan mengendarai mobil melewati lubang yang cukup dalam atau melewati polisi tidur yang cukup tinggu. Apabila mobil seperti diayun-ayunkan berulangkali dan tidak stabil, menunjukkan adanya ketidaknormalan pada shockbreaker. Kondisi shockbreaker yang normal ketika melewati jalan berlubang atau gundukan, hanya akan mengayun satu hingga dua kali. Karena shockbreaker berfungsi untuk menstabilkan mobil dan sebagai peredam getaran dan guncangan.

Selain itu yang juga harus diperiksa adalah kondisi ban mobil. Coba perhatikan, apabila kondisi keausan ban terjadi secara tidak merata. Misalnya, pada mobil terdapat salah satu ban yang lebih cepat habis daripada ban lainnya, maka itu bisa menjadi indikasi terdapat kerusakan pada shockbreaker.

“Berdasarkan pengalaman kami kerusakan pada shockbreaker atau sistem suspensi mobil terjadi tidak dalam waktu singkat. Kebiasaan mobil yang sering melewati jalan tidak rata (rusak), mengangkut beban yang berlebihan, dan lalai menjaga kebersihan shockbreaker, merupakan faktor utama penyebab kerusakan.” ujar Agus Tri Ariyanto di bengkel Zaini Auto Motor.

Apabila sistem suspensi tidak bekerja dengan baik, pengemudi dan penumpang akan merasakan ketidaknyamanan selama berkendara. selain itu, jika usia pakai shockbreaker (shock arbsober) mobil yang sudah melampaui batas maksimalnya, biasanya kenyamanan mobil saat dikendarai pun terasa tidak nyaman. Gejala yang cukup jelas dirasakan saat kinerja sistem suspensi sudah tidak maksimal adalah adanya goncangannya yang abnormal. Jika sudah begini, pemilik mobil tidak mengabaikan kerusakan yang ada. Karena kinerja sistem suspensi berkaitan erat dengan keselamatan pengendara.

Shockbreaker Mobil Bocor
Kebocoran Pada Shockbreaker Mobil

Perkiraan biaya yang biasanya ditanggung pemilik mobil untuk mengganti shockbreaker yang rusak sangat beragam. Karena harga shockbreaker mobil berbeda-beda, tergantung merek dan tipenya. Biasanya harga shockbreaker depan akan lebih mahal dari shockbreaker belakang, hal ini karena beban yang ditanggung lebih berat. Saat ini beragam merek dan model shockbreaker dapat dengan mudah ditemui di toko aksesoris dan onderdil mobil, di bengkel resmi, maupun di bengkel khusus shockbreaker.

Jadi kapan shockbreaker sebaiknya diganti? Umumnya shockbreaker atau sistem suspensi mobil memiliki daya tahan selama 3-5 tahun dalam kondisi pemakaian ideal. Untuk shock absorber tipe tabung perlu dilakukan pemeriksaan setiap 20.000 km, sedangkan untuk tipe strut pemeriksaannya setiap 40.000 km.

Maka dari perhatikan hal-hal berikut ini untuk menjaga keawetan komponen suspensi (shockbreaker) mobil Anda, antara lain:

  • Usahakan tidak memarkir mobil pada area yang permukaannya tidak rata. Hal ini bisa membuat shockbreaker menekan ke salah satu sisi ban mobil. Beban kerja yang berlebihan pada salah satu sisi shockbreaker, lama kelamaan seringkali menimbulkan kerusakan.
  • Bersihkan shockbreaker setelah mobil melewati jalanan berlumpur, berpasir atau berdebu. Saat mencuci mobil pun, usahakan selalu membersihkan bagian shoskbreaker. Kotoran yang menempel di dinding tabung shockbreaker jika dibiarkan lama kelamaan akan menyebabkan dinding shockbreaker menjadi terkikis atau aus. Karena kotoran akan bergesekan dengan dinding tabung shockbreaker sehingga menyebabkan shockbreaker bocor. Oleh karena itu, segera bersihkan jika ada kotoran atau lumpur yang menempel pada sistem suspensi.
  • Selalu periksa karet pelindung shockbreaker (strut dust boot) yang menyatu dalam sistem suspensi. Pada kelengkapan sistem suspensi telah dilengkapi dengan karet pelindung (strut dust boot) yang berfungsi untuk menjaga agar shockbreaker tetap bersih dari debu dan kotoran yang mungkin masuk ke dalam shockbreaker. Jika karet pelindung (strut dust boot) ini rusak, maka debu, lumpur atau kotoran lainnya bisa masuk ke dalam shockbreaker yang dapat menyebabkan fungsi shockbreaker tidak berfungsi secara optimal.
  • Hindari terlalu sering melewati jalanan yang rusak dan jalan berlubang, karena shockbreaker memiliki batasan maksimal berapa kali mampu menahan goncangan, berapa kali mengayun dan batas beban maksimal yang mampu ditopang.
  • Hindari mobil menopang beban yang berlebihan, terutama saat mobil berhenti dalam waktu yang lama.

Rajin-rajinlah melakukan pemeriksaan dan perawatan pada seluruh bagian mobil Anda. Agar semua komponen tetap tetap prima dan tetap awet. Pada musim hujan dibutuhkan perawatan dan perhatian yang lebih untuk menjaga shockbreaker mobil agar tetap prima, dan terhindar dari kebocoran. Sehingga saat Anda melakukan perjalanan mengunakan mobil kesayangan anda terasa nyaman, menyenangkan dan terhindar dari masalah kerusakan mobil.

Apabila di tengah perjalanan Anda mengalami masalah kerusakan mobil, maka Anda bisa menggunakan layanan “bengkel mobil panggilan” dari bengkel Zaini Auto Motor. Kemudahan layanan service panggilan ini bisa Anda dapatkan dengan cara menginstall aplikasi “Bengkel Mobil Pro” di smartphone Anda, atau menghubungi service center bengkel Zaini Auto Motor. Anda akan mendapatkan layanan service dan perbaikan yang cepat, profesional dan berbiaya murah. Selamat mencoba!

Bengkel Mobil Panggilan, Bengkel Shockbreaker, Shock Absorber, Shockbreaker

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi