Tanda-tanda Kompresor AC Mobil Rusak

Inilah Tanda-Tanda Kompresor AC Mobil Bermasalah

Musim kemarau pada tahun ini telah mencapai puncaknya, hal ini ditandai dengan temperatur udara di luar ruangan yang cukup panas berkisar antara 34-41° C. Pada bulan September, matahari berada di sekitar wilayah khatulistiwa, dan akan terus bergerak ke belahan bumi selatan hingga bulan Desember. Dengan kondisi cuaca tersebut, tentu komponen AC mobil menjadi sesuatu yang sangat penting bagi pengendara mobil. Apalagi bagi pengguna mobil di kota-kota besar yang sering terjebak kemacetan, dengan adanya AC mobil tentu sangat menolong. Karena AC mobil merupakan fitur yang sangat penting pada mobil dalam memberikan kenyamanan saat berkendara. Setiap pengendara mobil pasti mengeluh jika kabin mobilnya menjadi panas dikarenakan temperatur AC mobil kurang dingin. Yuk, Kenali Tanda-Tanda Kompresor AC Mobil Bermasalah!

Setiap mobil produksi terkini pasti telah dilengkapi dengan fitur pendingin kabin atau AC (air conditioner). Salah satu fungsi utama AC mobil adalah menyejukkan udara di dalam kabin. Sistem AC mobil memiliki banyak komponen antara lain kompresor, kondensor, receiver dryer, evaporator, dan pipa AC. Dari semua komponen pada sistem AC tersebut, kompresor AC bertanggung jawab penuh atas dingin atau tidaknya udara yang dihembuskan ke dalam kabin.

“Kompresor bisa diibaratkan sebagai jantung dari sistem AC mobil. Kompresor AC bertugas memompa dan menekan freon/refrigeran menuju ke evaporator, sehingga freon bisa bersirkulasi dan menghilangkan hawa panas di dalam kabin mobil. Namun, terkadang masih banyak pemilik mobil yang belum tahu bahwa kompresor AC juga perlu dirawat agar AC mobil tetap dingin. Jika komponen kompresor ini sampai rusak, maka biaya perbaikan maupun penggantiannya juga cukup menguras kantong, ujar Listiyono, Kepala bengkel Zaini Auto Motor.

Jika kinerja AC mobil dirasa ada yang tidak biasa, dan ada gejala-gejala ringan seperti bunyi tak wajar, muncul hembusan udara panas saat putaran mesin rendah, maka yang pertama patut dicurigai adalah komponen kompresor AC. Bisa jadi gejala-gejala tersebut adalah indikasi awal rusaknya kompresor AC. Pengemudi mobil Anda harus waspada dan segera mengecek kompresor AC mobilnya. Agar lebih paham gejala apa saja yang menandai rusaknya kompresor AC, mari kenali ciri-ciri kompresor AC yang bermasalah!

1. Kompresi Kompresor AC Mobil Melemah

Pada umumnya ketika kompresor AC pada mobil mulai bermasalah, maka akan muncul beberapa tanda/gejala yang dapat diketahui oleh pengemudi. Kompresor merupakan komponen pada sistem AC mobil yang bertanggung jawab untuk mendistribusikan freon. Jadi saat timbul masalah pada kompresor, maka komponen sistem AC lainnya akan ikut terpengaruh. Kompresor AC memiliki beberapa komponen internal yang bergerak, seperti, piston, valve/katup, AS/shaft, swash plate, bearing, dan lainnya. Bagian internal ini bisa aus dan rusak, sehingga menyebabkan kinerja kompresor AC tidak maksimal bahkan berhenti bekerja.

Salah satu tanda/gejala yang muncul adalah apabila hembusan udara AC mobil terasa kurang dingin saat rpm/putaran mesin rendah. Namun, ketika mulai rpm mesin ditingkatkan atau saat mobil mulai berjalan dengan kecepatan tertentu, hembusan udara AC mobil mulai lebih dingin. Hal ini menandakan adanya masalah pada kompresor AC.

“Kompresor yang bermasalah atau rusak tidak akan dapat mengatur aliran freon dalam sistem AC mobil dengan benar. Akibatnya AC mobil tidak akan berfungsi dengan baik. Apabila tekanan dari kompresor berkurang, maka AC mobil pun akan terasa kurang dingin pada putaran /rpm mesin rendah. Namun, ketika putaran mesin dinaikkan lebih dari 2.500 rpm biasanya baru terasa dingin. Hal ini biasanya disebabkan kondisi piston dan valve di dalam kompresor sudah mulai aus, sehingga membuat tekanan kompresinya melemah.” Ujar Listiyono, ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

2. Kompresor AC Mobil Berbunyi Kasar

“Tanda-tanda paling mudah dikenali adalah ketika menyalakan AC ada bunyi kasar, atau ketika kecepatan mesin meningkat maka bunyi dari kompresor AC juga akan semakin kencang. Namun, ketika AC mobil dimatikan ke posisi “OFF” bunyi tersebut langsung hilang. Penyebab bunyi kasar tersebut bisa diakibatkan karena oli kompresor kurang/habis, piston aus, bearing rusak/macet, hingga AS/shaft kompresor kurang presisi.” ungkap Listiyono, di bengkel Zaini Auto Motor.

Oli Kompresor bocor Penyebab Kompresor AC Mobil Berbunyi Kasar
Perbaikan Kebocoran dan Pengisian Oli Kompresor AC

Kompresor AC bekerja dengan cara digerakkan oleh v-belt yang terhubung dengan mesin. Selain itu, kompresor AC juga memiliki beberapa komponen internal, dan menggunakan bearing untuk dapat berputar. Jika salah satu komponen internal kompresor AC mengalami kerusakan, atau bearing kompresor rusak/macet, maka dapat menimbulkan bunyi-bunyi aneh. Maka munculnya suara aneh ketika AC mobil dinyalakan merupakan gejala dari kompresor AC yang bermasalah.

“Apabila kompresor AC mengalami masalah seperti muncul bunyi kasar yang tidak biasa, maka segera lakukan pengecekan di semua bagian kompresor. Lakukan pemeriksaan kompresor AC mobil sesegera mungkin sebelum terjadi masalah kerusakan yang lebih parah. Perlu pemeriksaan bagian internal kompresor AC, seperti piston-piston, bearing, AS/shaft yang telah mengalami keausan. Kebocoran oli kompresor dan kerusakan komponen internal kompresor seperti piston, bearing, as/shaft yang telah aus menjadi salah satu penyebab AC mengeluarkan bunyi-bunyi kasar yang menganggu. Namun, bila pemilik mobil tidak mengetahui cara memeriksa kompresor AC, sebaiknya segera kunjungi bengkel mobil terdekat atau bengkel AC mobil terdekat. Jika kerusakan pada kompresor AC cukup parah, sebaiknya mengganti kompresor dengan yang baru.” imbuh Listiyono, di bengkel Zaini Auto Motor.

3. Terjadi Kebocoran Pada Kompresor AC Mobil

Sebenarnya freon tidak bakal habis bila tidak terjadi kebocoran pada sistem AC mobil. Dengan kata lain, penyebab habisnya freon/refrigeran dikarenakan adanya kebocoran pada sistem AC itu sendiri. Tanda kebocoran freon pada sistem AC mobil biasanya ditandai adanya gejala hembusan udara AC yang kurang dingin, atau munculnya suara desis halus di balik dashboard kabin.

Namun, pada kompresor AC mobil bisa saja mengalami kebocoran freon. Sehingga sebanyak apapun freon yang diisikan kedalam sistem AC, maka akibat adanya kebocoran ini menyebabkan freon tersebut akan cepat berkurang atau habis. Semakin besar kebocorannya, semakin cepat pula freon berkurang dan akibatnya udara di dalam kabin tidak terasa dingin.

Kebocoran Freon Pada Kompresor AC Mobil
Kebocoran Freon Pada Kompresor AC

“Kompresor AC memiliki komponen yang bernama seal. Penyebab freon habis biasanya karena adanya kebocoran pada seal karet di sambungan selang/pipa dan kompresor. Jika seal yang terbuat dari karet ini mengalami keretakan, keausan atau robek, maka berpotensi timbul kebocoran freon AC. Efeknya, tekanan dari kompresor untuk mensirkulasikan freon ke sistem AC menjadi lemah, sehingga hembusan udara AC pun menjadi kurang dingin.” Jelas Listiyono, ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor, beberapa waktu lalu.

Selain itu, korosi pada kompresor dan pipa AC juga menjadi sumber utama kebocoran dan berkurangnya freon AC mobil. Jika sudah terjadi korosi, langkah terbaik yang harus dilakukan adalah mengganti sparepart AC mobil tersebut yang mengalami korosi. Segera bawa mobil Anda ke bengkel spesialis AC mobil atau ke bengkel mobil terdekat untuk dilakukan penggantian sparepart AC mobil. Sebab, jika dibiarkan terlalu lama akan memilik efek samping yang bisa mengakibatkan kerusakan fatal pada sistem AC mobil.

4. Kerusakan Magnetic Clutch Pada Kompresor AC

Magnetic clutch (kopling magnet) merupakan komponen kompresor AC mobil yang bertugas untuk memutus dan menghubungkan putaran mesin dengan kompresor melalui drive belt dan pully pada kompresor. Pernahkah Anda merasakan hembusan udara AC mobil yang semula dingin, namun tiba-tiba tidak dingin sama sekali? Walaupun AC mobil dalam kondisi tetap bekerja? Namun, setelah tombol AC dimatikan beberapa saat, kemudian dihidupkan lagi, kondisi AC pun kembali bekerja normal, dan biasanya disertai putaran RPM mesin yang meninggi dengan sendirinya, di atas 1.000 rpm. Jika terjadi seperti ini segera periksa sistem AC mobil, terutama di bagian magnetic clutch kompresor AC. Baca juga : Magnetic Clutch Rusak, Penyebab Utama AC Mobil Tidak Dingin

Kerusakan Magnetic Clutch Pada Kompresor AC
Magnetic Clutch Pada Kompresor AC

“Kadang ditemui magnetic clutch pada kompresor mengalami kerusakan, sehingga membuat AC mobil tidak mampu mendinginkan udara di kabin. Kerusakan magnetic clutch biasanya akibat dari cara pengoperasian AC yang kurang tepat. Udara kabin yang semula terasa dingin, tiba-tiba tidak dingin sama sekali. Hal ini disebabkan komponen magnetic clutch pada kompresor AC telah aus. Sehingga mengakibatkan magnetic clutch kadang terhubung dan kadang tidak mau terhubung ke kompresor AC. Ketika mendapati ciri-ciri seperti ini, sebaiknya segera periksakan ke bengkel spesialis AC mobil atau bengkel mobil terdekat. Jika sengaja mengabaikannya, kerusakan yang semula kecil bisa merembet ke komponen lain yang bisa membuat kompresor AC rusak. Biaya perbaikan atau penggantian kompresor AC mobilpun dikenal cukup menguras kantong,” terangnya Listiyono, di bengkel Zaini Auto Motor.

Perawatan Kompresor AC

Tidak hanya mesin mobil saja yang perlu dirawat secara rutin, komponen mobil lainnya yang sering digunakan pun tidak boleh luput. Seperti halnya komponen sistem AC mobil juga perlu rutin dirawat. Termasuk kompresor AC, karena tanpanya niscaya penumpang di dalam kabin akan kepanasan. Merawat kompresor AC dengan baik dan rutin, sama artinya dengan menjaga kondisi AC mobil agar tetap konsisten menghasilkan udara dingin di dalam kabin. Penting sekali untuk selalu melakukan perawatan rutin pada sistem AC, sekurang-kurangnya 2-3 kali dalam setahun.

Selain memberi kenyamanan, sistem pendingin kabin yang bekerja dengan baik akan menjadi nilai tambah saat mobil Anda hendak dijual lagi. Oleh karenanya, pemilik mobil harus menjaga kondisi AC mobilnya selalu bekerja maksimal. Jika mobil kesayangan Anda mulai terdapat tanda/gejala kompresor bermasalah seperti penjelasan di atas, maka segera kunjungi bengkel mobil terdekat atau bengkel khusus AC mobil. Pastikan kompresor AC mobil Anda untuk segera diperiksa, karena jika diabaikan kerusakan tadi bisa merembet ke komponen lain yang membuat kerusakan makin parah.

Apabila Anda tidak cukup waktu untuk mengunjungi bengkel mobil, manfaatkan saja layanan “Bengkel Mobil Panggilan“. Untuk urusan ini, bengkel mobil Zaini Auto Motor memberikan solusi mudah perawatan dan perbaikan bagi AC mobil Anda. Cukup lakukan booking service untuk layanan bengkel mobil panggilan melalui smartphone Anda, maka mekanik profesional yang akan segera mendatangi Anda. Lebih dari 500 jasa perawatan dan perbaikan mobil mampu dilakukan oleh bengkel Zaini Auto Motor. Mulai dari pemeriksaan berkala, turun mesin hingga penggantian komponen mobil. Dengan melakukan service di bengkel Zaini Auto Motor, maka kinerja AC mobil Anda dijamin kembali optimal. Jadi mobil Anda akan selalu nyaman dengan hembusan udara AC yang dingin ketika dikendarai sehari-hari ataupun untuk perjalanan jauh.

AC Mobil, Bengkel AC Mobil Terdekat, Bengkel Mobil Terdekat, Compressor AC Mobil, Kompresor AC Mobil

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi