BMW Dan Mercedes-Benz Sepakat Bekerjasama Demi Mobil Otonom Di Tahun 2024

Demi Teknologi Mobil Otonom, BMW Dan Mercedes Sepakat Kerja Sama

Ada sebuah ungkapan klise yang mengatakan, “Jika Anda ingin melaju dengan cepat, maka pergilah sendiri. Tetapi jika Anda ingin melangkah jauh, maka pergilah bersama-sama”. Berangkat dari ungkapan tersebut, BMW dan Induk Mercedes-Benz (Daimler) telah mengumumkan kerja sama terbarunya. Kali ini mereka sepakat dan memutuskan bekerja bersama dalam pengembangan teknologi mobil otonom (self-driving).

Merujuk kerja sama ini, maka tidak heran ungkapan di atas bisa berubah menjadi, “Jika Anda ingin pergi dengan mobil tanpa sopir, pergilah bersama Jerman”. Mobil otonom dengan teknologi self-driving berarti kendaraan mampu mengemudikan secara otonom tanpa campur tangan pengemudi manusia menuju tempat spesifik menembus lalu lintas jalan raya.

Pada Kamis (4/7/2019) dilakukan kesepakatan demi mengembangkan teknologi kendaraan otonom yang akan mereka bawa ke pasar pada pertengahan dekade ini. Untuk mewujudkan pembuat mobil dengan teknologi terbaru tersebut, kedua perusahaan dipaksa untuk mengumpulkan tenaga ahli dan sumber daya pengembangan mereka. Hal ini untuk memangkas biaya riset dan pengembangan yang cukup besar. Maka tidak heran jika sekitar 1.200 tenaga ahli di BMW dan Daimler akan terlibat dalam kerja sama pengembangan teknologi mobil otonom (Autonomous Driving) ini.

Wacana kerja sama ini pertama kali diumumkan pada Februari 2019 lalu. Saat itu BMW dan Induk Mercedes-Benz (Daimler) mengatakan sedang mencari kemungkinan untuk memangkas biaya riset dan pengembangan. Kedua produsen otomotif ini mengatakan mereka sedang mendiskusikan kemungkinan untuk memperluas kemitraan mereka.

Sebelumnya BMW dan Daimler juga telah mengumumkan kemitraan lain, dengan total investasi senilai lebih dari satu miliar Euro. Kala itu, investasi diwujudkan diberbagai layanan, seperti stasiun pengisian listrik (electric vehicle charging), layanan taksi ride-hailing, dan ride sharing.

Saat ini, perjanjian kerja sama pengembangan teknologi masa depan menjadi subjek utama dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua perusahaan. BMW dan Daimler memandang kemitraan mereka sebagai kerja sama strategis jangka panjang. Dan bertujuan untuk membuat teknologi tingkat selanjutnya tersedia secara luas pada pertengahan dekade mendatang.

Demi Mobil Otonom Di Tahun 2024

Seperti dilansir dari laman resmi Daimler, kemitraan strategis akan fokus pada fitur teknologi generasi selanjutnya. Termasuk di dalamnya fitur teknologi bantuan mengemudi (driver assistance) bagi mobil otonom di jalan raya, seperti smart cruise control dan parkir otomatis. Selain itu, juga untuk memenuhi aturan mengemudi di jalan bagi mobil otonom sesuai SAE (Society of Automotive Engineers) Level 4. Dimana SAE Level 4 sendiri didefinisikan sebagai mobil otonom dengan self-driving penuh, tanpa memerlukan campur tangan manusia, tetapi hanya di bawah kondisi yang ditentukan dengan tepat. Bahkan setir (roda kemudi) dan rem tidak perlu ada di dalam mobil.

Mobil AV (Autonomous Vehicles) BMW Dan Mobil otonom Mercedes-Benz (Daimler)
Mobil Otonom BMW Dan Mercedes-Benz (Daimler)

Sementara itu, tidak dalam cakupan pengaturan khusus kemitraan ini, kedua produsen mobil itu juga menjelaskan bahwa pembicaraan terus berjalan. Salah satunya mengenai perluasan kerja sama yang mencakup teknologi mengemudi yang sangat otonom di dalam kota dan di lingkungan perkotaan yang lebih padat.

Meski dikembangkan bersama, teknologi itu bakal diterapkan di mobil masing-masing secara mandiri. Dua raksasa otomotif Jerman ini sudah menemukan kata mufakat. Dimana teknologi baru tersebut bakal diterapkan pada mobil-mobil produksi massal mulai tahun 2024.

Daimler, misalnya, akan meluncurkan pengujian level 4 dan 5 bagi mobil otonomnya di Silicon Valley akhir tahun ini. Dimana pengujian mobil self-driving ini merupakan kemitraan dengan Bosch yang akan diperuntukkan bagi lingkungan perkotaan (urban). Daimler juga berharap mereka akan segera menjual kendaraan serba otomatis (highly automated) di awal tahun 2020-an.

Sedangkan BMW telah membuka Autonomous Driving kampusnya sendiri di Unterschleissheim, Jerman pada tahun 2017. Dan sedang menguji lebih dari 70 AV (autonomous vehicles) yang diuji di seluruh dunia. Mobil otonom produksi pertama BMW dengan teknologi AV (autonomous vehicles) Level 3 akan menjadi BMW iNEXT pada tahun 2021.

Kolaborasi Adalah Solusi

Pada bulan Mei, BMW melaporkan peringatan keuntungan perusahaan dan mereka harus melakukan investasi yang lebih besar dari yang diharapkan. Sedangkan, Daimler mengeluarkan peringatan laba perusahaan pada Juni, dan mengatakan pihaknya perlu menyisihkan ratusan juta euro untuk menutupi regulasi / undang-undang yang semakin ketat pada emisi. Karena regulasi undang-undang emisi yang makin ketat membuat Daimler dan BMW sejak awal tahun ini mengalami penurunan margin dan kesulitan keuangan.

Bekerja sama dianggap menjadi solusi penghematan dan kunci pengembangan teknologi otomotif masa depan. Kedua perusahaan mengatakan kerjasama mereka tidak bersifat eksklusif, dimana hasil pengembangannya akan tersedia bagi produsen manufaktur otomotif lainnya yang berlisensi. Mereka melihat kemitraan lintas produsen manufaktur otomotif kedepannya akan semakin umum terjadi.

Produsen otomotif dari Jerman lainnya yakni Volkswagen, juga sudah memikirkan arah investasi ke teknologi yang didamba banyak pabrikan otomotif di seluruh dunia. Dilaporkan saat ini mereka sedang dalam tahap diskusi terakhir untuk pembentukan aliansi bersama Ford dalam mengembangkan teknologi mobil listrik dan kendaraan otonom. Menurut surat kabar Handelsblatt, kesepakatan itu akan disetujui pada 11 Juli 2019.

Pada bulan Mei lalu, Renault dan Fiat Chrysler Automobiles yang merupakan perusahaan multinasional Italia-Amerika, mengumumkan mereka dalam pembicaraan merger, namun diskusi kemudian dibatalkan.

Autonomous Driving, Bengkel Mobil Pro, BMW, Daimler, Mercedes-Benz, Mobil Otonom, Self-driving

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi