Ganti Oli Mobil

Begini Cara Memilih Oli Mesin Berdasarkan Karakter Mesin

Setiap mobil sangatlah penting menggunakan pelumas (oli mesin) yang tepat, agar mesin mobil dapat bekerja dengan baik dan maksimal. Karena penggunaan oli mesin yang tepat dapat secara optimal mengurangi keausan yang ditimbulkan dari gesekan antar komponen di dalam mesin. Selain itu oli mesin juga dapat membantu mengurangi panas yang dihasilkan mesin.

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk digunakan sebagai cara memilih oli mesin yang tepat bagi mobil Anda. Salah satunya adalah tepat dalam menentukan tingkat kekentalan pelumas mesin.

Berbagai cara dilakukan produsen mobil untuk menghasilkan mesin mobil yang lebih hemat bahan bakar (BBM) dan juga rendah emisi. Salah satunya melalui kerja sama dengan produsen pelumas untuk menciptakan dan memproduksi oli mesin yang sesuai kebutuhan dan karakteristik mesin itu sendiri. Hasil kerjasama tersebut, antara lain menghasilkan oli mesin (engine oil) dengan tingkat viskositas rendah sehingga mampu mengurangi beban kerja mesin, tanpa mengurangi kemampuannya melindungi komponen di dalam mesin.

Tingkat viskositas yang rendah akan membuat pelumas lebih encer, sehingga beban pompa oli (oil pump) akan semakin ringan dan oli dapat bersirkulasi dengan mudah dan lancar. Dengan begitu kinerja mesin juga menjadi semakin efisien. Dengan penggunaan bahan bakar yang lebih efisien, emisi gas buang yang dihasilkan mesin juga dapat direduksi sehingga mobil juga lebih ramah lingkungan. Karakter oli mesin yang memiliki viskositas rendah ini sangat cocok untuk jenis mobil-mobil yang menggunakan mesin berteknologi modern dan berkapasitas kecil. Misalnya mobil jenis sedan, hatchback atau city car, medium MPV (multi purpose vehicle) .

“Pada umumnya di dalam buku manual pembelian sudah dijelaskan mengenai spesifikasi mesin dan jenis oli yang tepat. Merek pelumas apa pun, pada dasarnya sama saja asalkan spesifikasinya tepat dan dapat diterima oleh mesin mobil”, kata Tri Ari Yanto selaku General Service Advisor, ketika ditemui di Bengkel Mobil Pro “Zaini Auto Mobil“.

Untuk mobil-mobil masa kini telah banyak yang mengadopsi teknologi pengaturan katup otomatis seperti i-VTEC (intelligent variable valve timing and Lift Electronic Control), VVT (Variable Valve Timing), VVTi (variable valve timing with intelligence) dan sejenisnya. Sehingga mesin mobil seperti itu tidak cocok jika menggunakan oli mesin berkekentalan SAE 20/50 atau yang lebih kental, sebaiknya minimal menggunakan oli dengan tingkat kekentalan lebih encer, misalnya SAE 10/40 atau SAE 5/30.

Selain itu, dengan semakin pesatnya laju penjualan mobil, maka lalu-lintas jalan tidak lagi lancar dan normal, cenderung semakin padat dan macet. Hal ini tentu menyebabkan pengendara mobil sering mengalami kondisi harus berhenti dan jalan kembali. Menurut penelitian, kondisi berhenti-berjalan (stop and go) pada lalu-lintas perkoataan bisa mencapai hitungan 18.000 kali/tahun.

Kondisi macet dan kebiasaan mobil stop and go seperti ini justru membuat mesin akan bekerja sangat keras. Jika dalam kondisi normal lancar, mesin mendapat suplai udara segar saat mobil sedang melaju. Tetapi ketika berada di tengah kemacetan, pasokan udara segar ke mesin akan menurun drastis dan ditambah suhu di sekitar kemacetan yang panas. Dalam kondisi seperti ini, suhu ruang mesin bisa mencapai 90-100 derajat celcius.

Sebagaimana sifat cairan saat dipanaskan, pelumas dapat juga menjadi lebih encer atau menurun kekentalannya saat berada di tengah kemacetan. Kondisi ini dapat membuat pelumas lebih mudah menguap ke ruang bakar. Jika hal ini terjadi, maka volume pelumas (oli mesin) akan cepat berkurang, sehingga perlindungan terhadap komponen bergerak di dalam mesin menjadi tidak maksimal.

Tingkat keausan komponen bergerak di dalam mesin yang terjadi selama pemakaian membuat celah tipis (clearance) antar komponen semakin besar, termasuk celah antara ring piston dan dinding silinder. Hal ini tentu tidak terlihat secara kasat mata. Maka dalam memilih oli perlu juga mempertimbangkan :

  • Pelumas (oli mesin) tersebut tetap melekat pada permukaan komponen mesin, tidak mudah turun ke bagian bawah mesin.
  • Pelumas harus dapat membentuk lapisan tipis (oil film) yang dapat memperbaiki dengan sendirinya, untuk memberikan perlindungan ekstra untuk mencegah kontak langsung antar komponen mesin di setiap tahap kondisi mobil berhenti dan jalan kembali.
  • Pelumas harus mampu mengurangi keausan pada mesin mobil yang sering mengalami berhenti – jalan kembali. Maka perlu dilengkapi formula ART (Age Resistance Technology), sehingga memberi perlindungan dan menjaga mesin agar bekerja dengan maksimal, serta menjaga keremajaan umur mesin lebih lama.

Untuk mobil-mobil yang kerap dikendarai di daerah belalu-lintas padat dan macet dan mobil tersebut berusia lebih dari 4 tahun atau lama, maka membutuhkan oli mesin dengan spesifikasi SAE (Society of Automotive Engineer) dengan angka di belakang lebih besar. Yang mengindikasikan oli mesin tersebut memiliki viskositas yang cukup tinggi, sehingga lebih tahan terhadap suhu lebih panas.

Selain itu, viskositas lebih tinggi juga akan menjaga celah antar komponen mesin bergerak yang telah mengalami keausan tetap terlindungi, sehingga tidak terjadi gesekan berlebih yang dapat menimbulkan panas mesin. Karakter pelumas yang lebih kental juga membuatnya cairan oli lebih sulit menguap, meski berada di suhu kerja ekstrem.

Kondisi lingkungan tempat Anda sering berkendara (kelembaban udara, temperatur udara, debu, salju dan sebagainya) juga sangat menentukan dalam pemilihan oli mesin yang tepat bagi mobil Anda. Biasanya mobil yang digunakan di daerah yang beriklim panas atau tropis akan membutuhkan oli yang berbeda dengan mobil yang kerap dikendarai di musim dingin.

Tinggi rendahnya indeks angka SAE menunjukkan ketahanan kekentalan (viscosity) dari oli mesin terhadap perubahan temperatur. Makin tinggi angka indeks SAE dari oli mesin, maka makin kecil perubahan kekentalannya pada kenaikan suhu.

Untuk mobil yang sering dijalankan di daerah bersuhu rendah atau pada musim dingin, maka mesin lebih membutuhkan pelumas dengan kadar viskositas yang juga rendah. Misalnya, pada cuaca dingin, oli mesin dengan SAE 5W-30 memiliki kadar kekentalan lebih rendah dibandingkan pelumas kategori SAE 10W-30.

Tetapi pada musim panas atau negara tertentu yang beriklim panas, maka mobil membutuhkan pelumas dengan viskositas lebih tinggi, sehingga tidak mudah encer pada suhu 100 derajat Celsius. Sehingga pelumas dengan SAE 5W-30 akan lebih cepat encer pada suhu tinggi dibandingkan pelumas SAE 5W-40.

Beberapa penjelasan diatas semoga membantu Anda untuk mengetahui oli mesin yang baik dan sesuai untuk mesin mobil kesayangan Anda. Jangan sampai ketidaktahuan mengenai spesifikasi mesin mobil membuat kerugian pada kendaraan kesayangan Anda. Selalu gunakanlah pelumas (oli mesin) yang sesuai dengan karakteristik mobil anda, agar umur kendaraan Anda dapat bertahan lebih maksimal.

Bengkel Mobil, Bengkel Mobil Terdekat, Engine Oil, Ganti Oli, Oli Mesin, SAE

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi