Ganti Oli Transmisi Otomatis

Bahaya, Telat Ganti Oli Transmisi Matic Bisa Bikin Tekor Dan Ini Dampak Buruknya!

Perawatan dan pemeriksaan kondisi mobil sudah barang tentu wajib dilakukan secara berkala dan rutin. Khusus untuk mobil matic, hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik mobil adalah penggantian oli transmisi matic atau ATF (Automatic Transmission Fluid). Oli transmisi di mobil matic mempunyai interval waktu penggantian yang berbeda-beda sesuai rekomendasi pabrikan mobil, ada yang setiap 40.000 km, 60.000 km, hingga 100.000 km.

“Oli transmisi (Automatic Transmission Fluid) merupakan jantungnya mobil matic, karena transmisi otomatis bekerja dengan menggunakan bantuan tekanan oli yang diatur oleh valve body. Jadi perawatan atau penggantiannya harus benar-benar diperhatikan. Oli transmisi berfungsi sebagai pelumas bagi komponen di dalam transmisi mobil. Jika oli yang digunakan sudah mengalami penurunan kualitas dan kekentalannya pun berkurang, maka akan sangat berbahaya. Hal ini akan berakibat komponen di dalam transmisi tidak bisa dilumasi secara optimal,” kata Listiyono kepala bengkel Zaini Auto Motor.

Selain melumasi komponen di dalam transmisi itu sendiri, oli transmisi juga berfungsi, antara lain:

  • Untuk menjaga kestabilan temperatur dan mendinginkan komponen di dalam transmisi.
  • Membantu kinerja transmisi dan mempermudah perpindahan gigi secara lebih halus.
  • Meningkatkan daya tahan terhadap gesekan antar komponen di dalam transmisi sehingga transmisi lebih awet.
  • Sebagai lapisan perlindungan yang tahan terhadap temperatur tinggi, untuk melindungi komponen dari cairan oksidasi, serta meminimalisir pembentukan deposit (endapan kotoran) berbahaya.
  • Meningkatkan daya tahan terhadap gesekan, mengurangi keausan (korosi) untuk menjamin usia kerja transmisi yang awet.

Oli transmisi merupakan salah satu cairan yang paling sering diabaikan dalam hal perawatan. Kelupaan untuk mengganti oli transmisi dapat mengakibatkan beberapa masalah serius seperti selip, tuas transmisi keras dan sulit bergeser, atau kegagalan transmisi menyalurkan putaran mesin ke roda mobil. Cukup dengan mengikuti interval waktu perawatan dan penggantian yang direkomendasikan dapat membuat transmisi mobil Anda terhindar dari kerusakan yang biaya perbaikannya cukup mahal.

“Setiap pabrikan mobil menganjurakan penggantian oli transmisi dengan interval waktu yang berbeda-beda. Tetapi, kami tidak menganjurkan pemilik kendaraan untuk mengikuti anjuran dan petunjuk buku servis tersebut. Karena catatan anjuran pada buku servis itu berlaku untuk kondisi jalan dan pemakaian yang ideal, yakni kondisi jalan tanpa hambatan dan lalu-lintas tidak macet. Sebaiknya pemilik mobil matic di kota-kota besar yang sering terjebak macet mengganti oli transmisi setiap 20.000 km hingga 30.000 km sekali.” saran Listiyono ketika diwawancarai di bengkel Zaini Auto Motor.

Karena kondisi jalanan yang didominasi kemacetan membuat mobil mengalami kondisi stop and go. Hal ini membuat transmisi matic bekerja lebih berat dan keras, begitu juga oli transmisi otomatis. Temperatur mesin yang tinggi saat kemacetan juga bisa membuat kualitas pelumasan oli transmisi menurun. Belum lagi ditambah gesekan pelat kopling dan komponen di dalam transmisi yang makin sering saat macet atau stop and go, bisa membuat oli transmisi lebih cepat kotor.

Dampak Telat Ganti Oli Transmisi Matic

Seiring dengan waktu pemakaian mobil, kualitas oli transmisi makin lama akan terus menurun. Bila sudah begini, daya pelumasan oli pada komponen transmisi pun menjadi menurun. Pastinya juga membuat transmisi tidak dapat bekerja secara optimal. Kualitas oli yang menurun akan berpengaruh pada kekentalan (viskositas) dan daya pelumasan transmisi matic, akibatnya akan menyebabkan komponen di dalam transmisi cepat aus dan rusak.

Telat Ganti Oli Transmisi Matic
Ganti Oli Transmisi Matic

“Jika oli transmisi matic tidak kunjung diganti, kelupaan diganti, ataupun selalu telat menggantinya, maka oli akn semakin terkontaminasi kotoran dan akhirnya menimbulkan masalah pada transmisi. Penggantian oli transmisi secara rutin dapat meminimalisir timbulnya kerusakan pada komponen transmisi. Daripada menunggu rusak, mendingan dirawat secara rutin. Karena apabila terdapat kerusakan atau masalah pada transmisi matic, biasanya membutuhkan biaya perbaikan yang relatif mahal. Apalagi jika kerusakannya cukup parah dan perlu penggantian, dimana harga satu set box transmisi berkisar mulai dari Rp 3 juta hingga puluhan juta,” jelas Listiyono ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Berbeda dengan transmisi manual, dimana oli transmisi tidak secara langsung membantu proses pergantian gigi kecepatan. Pada transmisi otomatis (matic), oli transmisi bersifat hidrolis. Yaitu bila transmisi matic tidak memiliki cukup cairan pelumas, kualitas pelumasannya telah menurun, atau cairan oli tersebut telah terkontaminasi kotoran, dapat menyebabkan transmisi jadi selip, komponen di dalam transmisi lebih cepat aus, dan pada akhirnya gagal memindahkan tenaga mesin.

Transmisi slip merupakan masalah yang bisa saja terjadi akibat tidak digantinya oli transmisi matic. Hal ini dapat ditandai saat mobil melewati jalanan menanjak. Apabila pengemudi mobil matic mendapati putaran mesin yang telah tinggi, tetapi tidak selaras dengan pertambahan kecepatan mobil, maka transmisi tersebut dipastikan mengalami slip. Dan bila slip pada transmisi matic sudah berlebih, mobil pun akan sulit untuk menanjak. Tetapi jika transmisi masih normal, selip yang terjadi sangat minim dan tidak terasa.

Dampak lain dari telat mengganti oli transmisi adalah munculnya bunyi kasar dan terjadi hentakan pada saat pindah gigi kecepatan. Hal ini bisa dikarenakan torque converter yang sudah mengalami kerusakan. Selain itu, kotoran yang timbul di dalam transmisi dan terbawa oleh sirkulasi oli akan menyumbat saringan (oil filter) yang dapat menyebabkan sirkulasi oli transmisi tidak lancar.

Berbeda dengan komponen pada mesin mobil, komponen di dalam transmisi lebih rawan rusak apabila daya pelumasannya berkurang, atau banyak kotoran yang mengendap dan terkontaminasi pada oli transmisi. Jadi jika oli transmisi matic kualitasnya telah menurun sehingga terlalu encer atau terlalu kotor, daya lumasnya akan berkurang dan akan menyebabkan oli menjadi cepat panas. Dalam kondisi ini, dapat menyebabkan kampas kopling hidrolik dan kampas rem yang ada di transmisi tersebut cepat aus, bahkan bisa terbakar.

“Transmisi matic yang kurang terlumasi akan membuat komponen-komponen di dalamnya saling bergesekan. Sehingga akan menimbulkan suara mendengung dan bunyi kasar dari gesekan komponen logam di dalam transmisi. Jika dibiarkan, lama-kelamaan suara yang ditimbulkan pun akan semakin kasar dan keras. Maka dari itu, penggantian oli transmisi mobil matic jangan sampai telat, karena transmisi otomatis bekerja dengan menggunakan bantuan tekanan oli yang diatur oleh valve body,” ujar Listiyono di sela-sela aktifitas servis di bengkel Zaini Auto Motor.

Untuk memastikan transmisi otomatis selalu berfungsi normal, jangan lupa untuk selalu memeriksa kondisi oli transmisi. Pastikan volumenya cukup, tidak ada kebocoran, dan warnanya masih jernih transparan. Untuk memastikan kondisi transmisi matic secara mendetail, sebaiknya Anda memeriksakan mobil kesayangan Anda ke bengkel mobil terdekat, atau memanfaatkan jasa bengkel mobil panggilan di sekitar daerah tempat tinggal Anda.

Tidak ada salahnya untuk mencatat waktu penggantian oli transmisi. Jika pemilik mobil abai, maka bisa jadi ada kerusakan yang siap menanti kapan saja. Maka hal yang paling penting bagi Anda pemilik mobil bertransmisi otomatis adalah selalu melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala di bengkel mobil resmi atau bengkel mobil terdekat. Dengan melakukan hal-hal tersebut, kondisi transmisi pun akan tetap terjaga dan mobil pun tak akan mengalami kendala selama digunakan.

Jika Anda sibuk dan tidak ada waktu untuk melakukan perawatan berkala mobil kesayangan Anda, maka Anda dapat memanfaatkan layanan “bengkel mobil panggilan” dari bengkel Zaini Auto Motor. Para mekanik profesional akan segera mendatangi Anda, untuk melakukan pemeriksaan dan servis berkala sesuai dengan kebutuhan mobil Anda dengan servis yang cepat dan tepat.

Automatic Transmission Fluid, Bengkel Mobil Terdekat, Oli Transmisi Matic, Transmisi Matic, Transmisi Otomatis

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi