Penyebab AC mobil tiba-tiba Tidak Dingin

AC Mobil Tidak Dingin, Mana Tahan? Periksa 6 Komponen Ini!

Di zaman sekarang ini, AC (air conditioner) mobil merupakan komponen yang sangat dibutuhkan dan wajib ada pada setiap mobil untuk menunjang kenyamanan dalam berkendara. Kendala kerusakan pada AC (air conditioner) mobil bisa terjadi kapan saja. AC mobil yang tidak dingin dan bekerja tidak optimal, akan sangat merugikan dan bisa membuat pengemudi dan penumpang tidak nyaman selama berkendara.

Jika AC mobil bermasalah, kadang yang berhembus keluar hanya udara berhawa panas dan bau tidak sedap. Meskipun selektor temperatur AC sudah diset di temperatur yang paling dingin, udara yang berhembus dari ventilsai AC tetap saja tidak bertambah dingin. Seperti halnya komponen mobil lainnya, pada AC mobil juga terdapat komponen yang membutuhkan perawatan rutin. Ketika ada komponen di dalam sistem pendingin mobil yang fungsinya tidak normal, maka perlu segera dilakukan pemeriksaan dan perbaikan. Pemeriksaannya gejala kerusakan pun harus tepat dan benar, jangan sampai salah diagnosa, agar perbaikan bisa dilakukan secara efisien, tepat dan cepat.

Menurut Agus Tri, General Service Advisor Bengkel Mobil Zaini Auto Motor, “Berdasarkan pengelaman kami menangani ribuan kerusakan mobil, kendala yang sering terjadi pada AC mobil adalah tidak terasa dingin. Ini bisa disebabkan kurang pedulinya pemilik mobil yakni jarang melakukan servis rutin pada AC mobil. Sehingga tak jarang AC menjadi kotor dan akhirnya menyebabkan kerusakan komponen. Permasalahan yang sering terjadi seperti kompresor, kondensor, dan evaporator.”

Apabila terjadi masalah atau kerusakan pada sistem AC mobil, pada beberapa komponen tertentu dapat diperiksa secara mandiri. Tetapi kebanyakan memang harus mendatangi Bengkel AC mobil terdekat, atau bengkel mobil profesional terdekat. Karena diperlukan diagnosa yang tepat dan akurat, sehingga tidak malah menyebabkan kerusakan pada komponen lainnya.

Lantas, komponen apa saja yang sudah pasti bermasalah apabila AC mobil tidak dingin dan hanya menghembuskan udara panas?

1. Kompresor

Faktor utama penyebab AC mobil terasa kurang dingin adalah kerusakan pada komponen kompresor AC. Kompresi yang lemah dan rendah sangat mempengaruhi kinerja AC mobil secara keseluruhan, sehingga AC mobil tidak akan mampu menghasilkan udara sejuk. Kompresor AC menjadi salah satu komponen yang paling pertama harus diperiksa.

“Agar kerja dari kompresor AC tidak berat, maka pemilik mobil harus rutin membersihkan kabin mobil, sehingga tidak banyak debu dan kotoran yang bisa menyumbat komponen filter Kabin AC dan evaporator AC. Selain itu, sebaiknya jangan membuka kaca selama AC mobil beroperasi, karena membuat kotoran atau debu dari luar akan ikut masuk. Udara dalam kabin pun kembali tidak sejuk, dan membuat beban kerja kompresor AC akan semakin berat. Konsumsi BBM menjadi semakin boros jika kompresor AC bekerja terlalu berat,” jelas Agus Tri di bengkel Zaini Auto Motor.

Selain itu filter kabin juga perlu dilakukan pembersihan atau penggantian setiap 10.000 km. Sedangkan untuk komponen receiver dryer juga perlu penggantian setiap 20.000 km.

2. Magnetic Clutch

Pemilik mobil juga harus mengantisipasi kerusakan magnetic clutch yang terhubung dengan kompresor AC mobil. Magnetic clutch sendiri merupakan komponen yang menghubungkan putaran mesin dengan kompresor AC, melalui fan belt. Magnetic clutch berfungsi seperti kopling pada kompresor AC, dengan begitu kompresor pun dapat bekerja. Apabila magnetic clutch di kompresor aus, menyebabkan magnetic clutch-nya tidak dapat terhubung dengan sempurna ke kompresor AC mobil.

“Keausan magnetic clutch biasanya akibat dari cara pengoperasian AC mobil yang tidak benar. Contohnya, saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi, tetapi temperatur AC diposisikan pada level agak dingin. Sehingga menyebabkan magnetic clutch bekerja terhubung dan terputus terus menerus, saat putaran mesin tinggi akan membuat gesekan pada clutch berlangsung kasar dan berakibat cepat aus,” Jelas Agus Tri Ariyanto saat ditemui di Bengkel Mobil Zaini Auto Motor.

3. Freon Habis

Air conditioner (AC) mobil dapat mengeluarkan hawa sejuk atau hawa dingin berkat kehadiran freon. Seiring waktu pemakaian, seringkali freon AC mobil habis dikarenakan adanya kerusakan pada sistem AC mobil. Sehingga udara yang dikeluarkan dari AC pun tak lagi dingin, bahkan bisa saja malah membuat mobil terasa panas. Saat Anda mulai merasakan udara yang dikeluarkan AC mobil tidak lagi dingin seperti biasanya, ini bisa menandakan freon AC mobil yang semakin menipis. Bila Anda membiarkan masalah tersebut, maka lama kelamaan freon menjadi kosong.

“Perlu dicatat, freon AC mobil sebenarnya tidak pernah habis jika tidak terjadi kebocoran di dalam sistem AC mobil. Menurut pengalaman kami di bengkel Zaini Auto Motor, penyebab kebocoran AC mobil ini bisa sangat beragam. Beberapa diantaranya adalah adanya keausan atau getas pada komponen karet seal, kebocoran pada evaporator, kerusakan terburuknya valve kompresor AC mobil sudah tidak berfungsi,” ujar Agus Tri Ariyanto di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

Selain itu apabila terjadi overheat freon karena ekstra fan mati. Ketika overheat, maka tekanan freon di dalam sistem menjadi tinggi dan bisa menyebabkan kebocoran pada selang high pressure. Hal ini menjadi penyebab paling sering dari masalah AC mobil tidak dingin.

Cara memeriksa kondisi freon AC mobil yakni dengan cara menyalakan mesin. Apabila terdapat gelembung udara berwarna merah muda pada sight glass AC mobil, itu menandakan freon AC telah habis. Biasanya sight glass terdapat pada komponen filter driyer sistem AC mobil. Sebaiknya sesegera mungkin untuk melakukan pengisian freon AC mobil Anda dengan yang baru.

4. Expansion Valve Rusak

Katup ekspansi (Expansion valve) berfungsi sebagai katup pengatur jumlah gas freon yang sudah dicairkan, dan berfungsi untuk mengabutkan cairan pendingin (freon cair) sebelum masuk ke evaporator. Freon yang sudah difilter dari kandungan uap air, dialirkan ke katup expansi (expansion valve) untuk diturunkan tekanan dan temperaturnya. Dengan perkembangan teknologi, expansion valve pada mobil terkini sudah memiliki sensor temperatur. Yang bertujuan untuk menginformasikan kapan expansion valve harus menyalurkan cairan pendingin ke evaporator.

“Seiring waktu pemakaian, expansion valve akan mengalami penurunan fungsi. Rusaknya Expansion valve bisa terjadi karena adanya pembekuan. Bagian expansion valve bisa mengalami pembekuan (freezing) yang bisa menghambat udara dingin untuk keluar ke dalam kabin mobil. Expansion valve tidak bisa diperbaiki, melainkan harus diganti. Sesuai dengan rekomendasi, waktu penggantiannya setiap 40.000 kilometer. Tetapi waktu penggantian bisa saja lebih pendek dari yang direkomendasikan, tergantung dari pemakaian sehari-hari,”ungkap Agus Tri Ariyanto di Bengkel Zaini Auto Motor.

5. Evaporator

Evaporator yang bersih akan membuat sirkulasi udara pada sistem AC mobil semakin baik, otomatis hawa dingin yang keluar akan optimal. Musuh terbesar dari evaporator adalah debu dan kotoran, karena debu akan membuat evaporator AC terhambat menyalurkan udara dingin ke dalam kabin mobil. Debu dan kotoran ini bisa berasal dari kotoran yang tidak tersaring dengan baik oleh filter kabin. Jika setiap hari jumlahnya bertambah dan menumpuk, bisa membuat kinerja evaporator terganggu. Udara yang dihasilkan AC mobil pun tidak dingin.

“Hembusan udara pada blower akan melewati kisi-kisi evaporator, dan diteruskan ke dalam kabin mobil Anda. Sehinggga udara dingin yang menyejukan dapat dirasakan dengan maksimal. Jika evaporator kotor, maka proses kondensasi akan terganggu dan menyebabkan AC tidak dingin. Selain itu evaporator yang kotor juga bisa menyebabkan bau tidak sedap yang keluar dari AC mobil,” Ungkap Agus Tri Ariyanto ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Evaporator pada AC mobil ini tidak akan pernah bocor kecuali usia pakainya mendekati batas maksimal. Karena evaporator adalah komponen AC mobil yang selalu di lewati freon, maka lama kelamaan akan korosi atau kropos, dan inilah yang menyebabkan kebocoran freon. Untuk usia pakai dari evaporator itu tidak bisa berpatokan dengan jarak tempuh mobil. Jadi harus terhitung saat mobil berhenti atau berjalan di lalu-lintas macet, di mana AC mobil akan tetap bekerja. Maka normalnya dikalikan tiga dari jarak tempuh dan itu angka valid AC bekerja. Misalnya batas maksimal usia pakai evaporator adalah 60.000 kilometer, jika jarak tempuh mobil sudah mencapai 20.000 km, maka sebaiknya segera periksa kondisi evaporator.

6. Extra Fan Mati

Extra fan (kipas AC) yang mati, juga bisa jadi penyebab AC mobil tidak terasa dingin. Fungsi extra fan adalah untuk menghembuskan udara ke arah kondensor dan mendinginkan freon (refrigerant). Sehingga refrigerant mengalami kondensasi dan berubah dari gas menjadi cair. Extra fan yang mati tentu akan mempengaruhi proses kondensasi dari Kondensor yang tidak optimal, sehingga mengakibatkan tidak ada udara dingin yang masuk ke dalam kabin mobil.

Extra fan (kipas AC) yang mati ternyata juga dapat mempengaruhi temperatur mesin. Karena letak radiator dan kondensor AC berdekatan, ketika extra fan AC tidak bisa menghembuskan udara luar ke kondensor AC, maka temperatur kondensor akan meningkat. Kenaikan temperatur kondensor inilah yang akan ikut terserap oleh radiator, sehingga otomatis radiator akan bertambah panas. Hal ini kemudian dapat menyebabkan mesin menjadi overheating.

Apabila mengalami extra fan (kipas AC) mati, segera matikan AC mobil Anda dan terpaksa untuk sementara waktu anda harus berkendara tanpa AC mobil mobil. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya overheating pada mesin mobil. Dengan mematikan AC mobil, maka radiator pun tidak akan menyerap panas yang ditimbulkan oleh kondensor. Selanjutnya, untuk mengatasi masalah extra fan tersebut tentunya Anda harus segera melakukan perbaikan atau penggantian di bengkel AC mobil terdekat atau bengkel mobil terdekat.

Itulah beberapa komponen AC mobil yang perlu Anda perhatikan kondisinya ketika AC mobil terasa kurang dingin. Semoga penjelasan di atas, dapat membantu Anda lebih mengenali kondisi AC mobil Anda. Dengan rajin melakukan perawatan dan servis AC secara rutin akan meminimalisir terjadinya kerusakan.

Pemeriksaan kondisi AC dan kondisi freon adalah salah satu hal yang perlu dilakukan, jika Anda tidak paham cara memeriksanya dan memperbaikinya maka serahkan saja pada ahlinya. Atau ketika Anda sibuk dan ingin lebih praktis, Anda dapat menghubungi bengkel mobil Zaini Auto Motor untuk melakukan booking service atau jasa service bengkel mobil panggilan ke tempat Anda berada. Bengkel mobil Zaini Auto Motor akan selalu memberikan bantuan pemeriksaan dan perbaikan mobil Anda secara cepat, tepat dan berbiaya lebih murah dari bengkel mobil resmi. Buktikan sekarang juga!

AC Mobil, Air Conditioner, Bengkel AC Mobil Terdekat, Filter Kabin, Kompresor AC Mobil

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi