Cara Merawat Radiator Agar Awet

6 Tips Merawat Radiator Mobil Agar Tetap Awet

Kesibukan dan rutinitas setiap hari acapkali membuat kita kurang memperhatikan perawatan mobil kesayangan. Terlebih lagi dalam hal perawatan sederhana seperti pemeriksaan kondisi radiator yang terkadang sering dianggap remeh. Merawat radiator Mobil merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan. Hal tersebut dikarenakan radiator merupakan salah satu komponen utama dalam sistem pendinginan mobil.

Radiator merupakan tempat penampungan utama cairan pendingin untuk dialirkan atau didistribusikan ke seluruh komponen pendingin suhu mesin, dan sebagai tempat dimana cairan tersebut didinginkan kembali oleh kipas radiator (radiator fan). Oleh karena itu, kondisi radiator harus benar-benar terawat dan terjaga dengan baik. Selain itu sangat dianjurkan bagi setiap pemilik mobil untuk selalu menjaga kebersihan radiator, baik bagian dalam maupun luar.

Fungsi radiator sangatlah penting bagi pendinginan suhu mobil. Apabila radiator rusak atau bermasalah maka pendinginan mesin tidak akan bekerja dengan sempurna, sehingga bisa menyebabkan mesin terjadi panas berlebihan (overheat) dan tentunya akan mengakibatkan kerusakan komponen utama mesin.

Menurut Agus Tri Ariyanto, Tehnical Service Advisor bengkel mobil Zaini Auto Motor, “Perawatan radiator kenyatanya masih sering terabaikan oleh sebagian pemilik mobil, hal ini ditandai dengan masih banyak ditemukan masalah overheat mesin mobil yang ditangani di bengkel mobil Zaini Auto Motor. Padahal, jika radiator terawat dengan baik, kualitas mesin mobil akan lebih terjaga dan tidak rentan rusak.”

Lantas bagaimana cara merawat radiator mobil, agar lebih terjaga, awet dan tidak rentan rusak? Berikut ini adalah beberapa tips cara merawat radiator mobil Anda:

1. Gunakan Radiator Coolant

Radiator coolant merupakan cairan khusus yang di design dengan berbagai bahan tambahan, sehingga sanggup menjaga temperatur mesin sesuai kebutuhan. Selain memang dikhususkan untuk menjaga temperatur mesin mobil, radiator coolant juga berfungsi juga untuk mencegah korosi di dalam saluran sistem pendingin mesin, serta untuk mengangkat endapan kotoran dan karat yang menumpuk di dasar tabung reservoir radiator.

Penggunaan air tanah, air keran, air PDAM seringkali menimbulkan masalah pada radiator, dikarenakan air tersebut biasanya mengandung partikel seperti lumpur, kapur, garam dan lain sebagainya, yang dapat menyebabkan saluran didalam radiator dan sistem pendingin mesin menjadi tersumbat atau korosi. Salah satu cara yang tepat untuk merawat radiator mobil dan sebisa mungkin menghindari pemakaian air mineral, adalah dengan menggunakan radiator coolant. Dipasaran banyak jenis Pilihlah jenis radiator coolant yang ditawarkan, maka pilihlah radiator coolant yang cocok bagi mobil Anda.

2. Periksa Volume Cairan Radiator

Tips selanjutnya dalam merawat radiator mobil adalah selalu memperhatikan volume cairan (air atau coolant) pada radiator dan tabung resevoir radiator. Masalah yang sering terjadi pada setiap mobil adalah temperatur mesin sering meningkat drastis (overheat) dikarenakan kurangnya volume air pada radiator mobil.

Kurangnya volume air di dalam radiator bisa disebabkan banyak faktor, beberapa diantaranya adalah kerusakan pada tutup radiator dan mesin yang mengalami overheat. Tutup radiator berfungsi untuk menjaga tekanan yang ada di dalam radiator dan sistem pendingin mesin. Ketika terjadi kerusakan tutup radiator, maka air radiator akan berkurang dan reservoir tank penuh air. Proses kejadian tersebut hampir sama dengan saat mesin mengalami overheat.

Pada mesin yang mengalami overheat, tekanan dan temperaturnya akan naik melebihi batas maksimum. Hal tersebut membuat katup tekan (pressure valve) pada tutup radiator terus menerus terbuka, sehingga air di dalam sistem pendingin akan terus mengalir ke tabung resevoir radiator hingga penuh dan tumpah. Sehingga hal ini menyebabkan air di dalam radiator berkurang.

Ketika volume air di dalam radiator tidak maksimal maka temperatur mesin yang naik berlebihan akan menyebabkan tekanan pada tutup radiator dan tekanan tersebut akan mengakibatkan katup tekanan (pressure valve) terus terbuka. Sehingga air akan terus menerus mengalir ke tabung cadangan air radiator (radiator reservoir) hingga penuh dan tumpah.

Sebaliknya, jika tekanan atau temperatur mesin menurun, maka katup vakum (vacuum valve) pada tutup radiator akan menghisap cairan yang berada di dalam tabung resevoir menuju ke dalam radiator kembali. Karena pada saat tekanan dan temperatur meningkat banyak cairan (air radiator) yang tumpah, maka volume cairan dalam radiator pun akan berkurang.

“Periksa kondisi volume air pada radiator dan di dalam tabung reservoir radiator, apabila kurang maka segera tambahkan sampai sebelum tanda batas maksimum. Sebaiknya batas aman volume cairan radiator adalah pada posisi di tengah-tengah indikator full dan low. Harap diingat, jangan pernah mengisi cairan radiator di tabung reservoir hingga luber. Pasalnya, jika terlalu penuh akan berakibat air radiator tidak bisa bersirkulasi pada saat air radiator dalam kondisi panas,” Ujar Agus Tri Ariyanto di bengkel mobil Zaini Auto Motor.

3. Periksa Kondisi Selang Radiator Mobil

Selang radiator merupakan komponen penghubung utama sistem pendinginan antara mesin dan radiator. Selang radiator berfungsi untuk mengalirkan coolant atau air radiator yang panas dari mesin ke radiator untuk didinginkan. Dan saat proses pendinginan mesin mobil, maka air radiator akan mengalir dari radiator menuju ke mesin (water jacket).

Seiring masa pakai selang radiator yang bekerja pada suhu dan tekanan air yang cukup tinggi, daya tahan selang akan terus menurun, maka perlu pemeriksaan adanya keausan, getas, retak atau kebocoran pada selang radiator yang terbuat dari material karet elastis yang tahan panas. Agar terhindar dari kerusakan yang lebih parah.

“Pemeriksaan selang radiator perlu rutin dilakukan, apabila sudah terasa keras dan tidak elastis, terlihat ada retak di bagian permukaan luar, ada rembesan atau kebocoran air radiator, maka sebaiknya langsung diganti. Jika selang radiator sampai pecah ketika dalam perjalanan tentunya akan merepotkan,” tukas Agus Tri Ariyanto di bengkel Zaini Auto Motor.

4. Kuras Radiator Secara Rutin

Secara rutin membersihkan atau menguras radiator minimal 2 minggu sekali merupakan salah satu cara merawat radiator agar tetap awet. Menguras radiator bertujuan agar komponen-komponen radiator yang terbuat dari logam terhindar dari korosi, serta membersihkan endapan kotoran yang dapat menyumbat saluran sistem pendingin dan kisi-kisi sirip radiator. Selain itu, saluran pendinginan dan radiator yang bersih akan membuat temperatur mobil tetap terjaga dengan baik dan terhindar dari masalah overheat mesin mobil.

5. Hindari Pemakaian Air Biasa

Air radiator berperan sangat penting dalam mencegah terjadinya gejala overheat pada mobil. Perlu Anda ketahui, bahwa apabila terjadi overheat pada mesin maka bisa mengakibatkan mobil turun mesin (overhaul). Untuk menghindarinya maka, pemilik mobil perlu melakukan penggantian secara rutin. Menurut petunjuk yang direkomendasikan adalah setiap mobil menempuh kelipatan jarak 20.000 KM.

Menurut Agus Tri Ariyanto ketika ditemui di bengkel mobil Zaini Auto Motor, “Air radiator bukan sekedar sebagai pendingin temperatur mesin, namun juga sebagai pencegah terjadinya karat pada saluran sistem pendingin. Sebaiknya hindari pemakaian air biasa karena memiliki kandungan zat besi dan karbon yang cukup tinggi.”

Menghindari pemakaian air mineral biasa, seperti air tanah (sumur), air PDAM, air keran, dapat mencegah radiator mobil mudah rusak. Karena Air tersebut biasanya memiliki kandungan zat besi dan karbon yang cukup tinggi. Hal tersebut berdampak buruk pada radiator, antara lain korosi yang bisa menyebabkan kebocoran pada radiator.

6. Periksa Tutup Radiator

Pastikan tutup radiator terpasang dengan rapat dan kencang. Sehingga tidak ada kebocoran cairan radiator saat menahan tekanan air yang tinggi dan temperatur mesin yang sangat panas.

Tutup radiator yang sudah kendor bisa membuat air radiator bocor keluar dan lebih cepat berkurang volumenya. Tutup radiator bisa rusak seiring waktu pemakaiannya. Hal ini karena seal karet utama (main rubber seal) yang telah aus dan rusak (robek atau getas). Selain itu pegas (pressure spring) yang sudah lemah juga dapat menyebabkan tutup radiator kendor.

Selain beberapa hal yang telah diuraikan diatas, setiap pemilik mobil juga harus memastikan semua komponen pendingin mesin tidak mengalami kebocoran pada sirip radiator, pipa, selang, pompa bahkan termostat harus dilakukan pengecekan terakhir untuk memastikan sistem radiator mobil Anda dalam kondisi prima dan terjaga dengan baik. Karena hal-hal kecil tersebut seringkali dianggap sepele oleh sebagian orang.

Itulah tips cara merawat radiator mobil agar mobil Anda tidak cepat rusak dan terjadi overheat pada mesin. Jangan sampai Anda baru melakukan perawatan radiator, ketika mobil Anda telah mengalami masalah mesin mobil yang overheat akibat kerusakan komponen pendingin radiator.

Apabila terjadi masalah pada sistem pendingin mesin atau komponen radiator saat Anda dalam perjalanan, maka jangan ragu untuk segera menghubungi bengkel radiator terdekat, atau menghubungi bengkel mobil terdekat untuk memastikan perbaikan secepatnya agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah pada komponen mobil lainnya. Bengkel mobil Zaini Auto Motor menyediakan layanan service panggilan yang dapat membantu Anda ketika mengalami masalah pada mobil kesayangan Anda. Dimanapun tempat yang Anda kehendaki untuk melakukan perawatan dan perbaikan mobil kesayangan Anda, maka mekanik profesional akan segera mendatangi Anda.

Bengkel Mobil Panggilan Terdekat, Bengkel Radiator Terdekat, Coolant, Radiator, Radiator Coolant, Tutup Radiator

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi