Dampak Buruk Lupa Menurunkan Rem tangan Mobil

5 Dampak Buruk Jika Sering Lupa Menurunkan Rem Tangan Mobil

Rem tangan (hand brake) atau parking brake (rem parkir) merupakan salah satu sistem keamanan pada mobil dengan prinsip sederhana. Namun rem tangan memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga mobil tetap diam diposisinya saat berhenti atau terparkir. Seiring pemanfaatannya, kadang pengemudi sering lupa untuk menonaktifkan atau menurunkan rem tangan ketika mengendarai mobilnya.

Mobil masih tetap bisa berjalan dan tidak terasa jika ternyata tuas rem tangan belum diturunkan. Hal ini disebabkan karena pengemudi sering mengaktifkan rem tangan tidak pada level tertinggi. Kebiasaan ini sering terjadi pada mobil dengan rem tangan konvensional. Selain itu, rem tangan memang tidak sepakem dan semaksimal rem kaki dalam menghentikan laju mobil. Kebiasaan sering lupa menurunkan tuas rem tangan ini, akan membuat laju mobil terasa berat dan menurunnya tenaga mesin saat dijalankan.

Ketika rem tangan masih aktif, sering tidak terasa saat mobil dikendarai dengan kecepatan sedang. Namun, ternyata hal ini dapat beresiko dan merusak komponen mobil dan komponen sistem rem, khususnya kampas rem. Berikut ini adalah beberapa dampak yang kemungkinan besar akan terjadi pada sistem rem jika sering lupa dinonaktifkan :

Kualitas Minyak Rem Menurun

Ketika rem tangan aktif dan mobil tetap melaju, maka akan menciptakan gesekan antara cakram/tromol dengan kampas rem. Setiap gesekan tentunya akan menimbulkan panas, yang nantinya panas tersebut akan ditransfer ke minyak rem. Cairan minyak rem pun dapat mendidih karena panas berlebihan akibat gesekan dalam waktu yang lama, sehingga kualitas minyak rem akan menurun.

Penurunan kualitas minyak rem menyebabkan cairan rem ini tidak dapat meneruskan tekanan dari pedal rem ke kaliper dan piston rem di roda-roda. Akibatnya akan terjadi kegagalan pengereman atau biasa disebut rem blong. Pedal rem akan terasa keras ketika diinjak. Rem yang tidak berfungsi dapat menyebabkan kecelakaan serius saat berkendara dengan kecepatan tinggi atau di jalan yang sibuk.

Kampas Rem Cepat Habis

Rem tangan yang terlalu lama digunakan akan membuat kampas rem cepat habis atau aus. Hal ini dikarenakan kampas rem terkikis akibat bergesekan dengan tromol atau disc brake, dan lama-kelamaan akan menipis. Bila sudah begini, mau tidak mau pemilik mobil harus segera membawa mobil ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi untuk pengecekan dan penggantian kampas rem.

Kampas Rem Mobil Avanza Cepat Habis atau Aus.
Kampas Rem Mobil Cepat Habis atau Aus.

Kampas rem yang sudah menipis dan aus dapat diperiksa sendiri. Pertama, periksa kedalaman pedal rem mobil. Bila injakan pedal rem sudah dalam, ini menandakan kampas rem sudah aus dan menipis sehingga daya cengkramnya nantinya akan berkurang. Namun, untuk menjaga keamanan berkendara, ada baiknya kampas rem perlu segera diganti setiap mencapai jarak kelipatan 10.000 kilometer. Bisa juga saat mobil dilakukan service berkala di bengkel mobil.

Agus Zainal, mekanik senior di bengkel Zaini Auto Motor menjelaskan “Jika kampas rem sudah menipis atau aus, periksa kelayakan pemaakaiannya. Rata-rata, kampas rem mobil harus diganti jika ketebalannya sudah mencapai 2 milimeter. Kampas rem yang tidak layak pakai ditandai pedal rem terasa bergetar saat diinjak pada kecepatan tinggi. Tanda lainnya adanya suara berdecit saat pengereman. Kampas rem yang aus akan menyisakan bagian logamnya, sehingga menimbulkan suara saat bergesekan antara logam kampas rem dengan disc brake.”

Kampas Rem Terbakar

Material kampas rem, biasanya terbuat dari asbes atau bahan yang lebih modern, namun tentu memiliki tingkat ketahanan panas tertentu. Bila panas telah mencapai titik maksimal atau suhu yang tidak bisa ditoleransi lagi, maka kemampuan friksi dan daya cengkramnya akan memudar. Efek yang lebih fatal akan menyebabkan material kampas rem terbakar akibat panas yang melebihi toleransi.

Kampas Rem Mobil Bau Terbakar
Kampas Rem Mobil Terbakar

Bila pengemudi atau penumpang mobil mencium bau gosong atau bau terbakar di sekitar roda mobil, kemungkinan berasal dari kampas rem mobil. Penyebab utamanya biasanya dikarenakan pengemudi terlalu dalam dan lama menginjak pedal rem pada saat melintas di jalan menurun. Bau terbakar pada kampas rem juga bisa disebabkan ketika pengemudi telah mengendarai mobil cukup lama, namun lupa menurunkan rem tangan.

Kampas Rem Tangan Lepas

Pada saat mobil berjalan dan rem tangan masih dalam posisi aktif, maka akan membuat roda dipaksa berputar. Sehingga tenaga yang dikeluarkan mesin pasti akan tertahan yang dapat menyebabkan mesin cepat panas dan boros bahan bakar. Selain itu, roda yang dipaksa terus berputar pasti akan menekan kampas rem yang masih menempel pada tromol atau disc brake.

Hal itu dapat menyebabkan kampas rem terlepas dari besi dudukan atau plat penyangganya. Apalagi jika mobil berjalan lebih cepat, maka resiko kampas rem terlepas akan semakin besar. Kampas rem yang terlepas ini biasanya terjadi pada rem belakang berjenis tromol. Karena rem tromol memiliki bidang kontak yang bergesekan lebih panjang, dibandingkan dengan rem cakram.

Perbaikan Kampas Rem Pada Rem Tromol Mobil Toyota
Perbaikan Kampas Rem Tromol Yang Lepas

Pastikan bunyi klik pada rem tangan antara empat sampai tujuh klik ketika ditarik. Jika lebih dari tujuh klik, tandanya rem tangan perlu penyetelan ulang, maka segera bawa ke bengkel mobil terdekat. Kemudian, usahakan jangan terlalu sering menggunakan rem tangan ketika mobil berhenti, baik di waktu di berhenti lampu merah atau berhenti sesaat.

Kampas Rem Menempel

Kampas rem juga sangat mungkin menempel (mengunci/ngantong), jika mobil dipaksa melaju saat rem tangan dalam posisi aktif. Hal ini terjadi karena kampas rem pada suhu tertentu dapat mengeras, sehingga bisa menyebabkan cacat pada cakram atau tromol. Jika sudah mengunci, tentunya rem tidak bisa memberikan performa maksimal. Kampas rem yang menempel tidak bisa kembali, jadi seperti mengunci pada tromol sehingga bisa menyebabkan tidak pakem atau rem blong.

Bahkan resiko akan semakin besar apabila kondisi kampas rem masih dalam keadaan basah, termasuk saat rem tangan dipakai untuk parkir. Misalnya saat tanjakan atau turunan terjadi kondisi lalu-lintas macet dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, mobil yang diam dan terpakir dalam waktu yang lama di permukaan tanah yang miring bisa membuat kerja rem semakin berat, apalagi bila ditambah beban angkut yang besar.

Dampak Kampas Rem Mobil Menempel atau mengunci pada cakram (tromol)
Dampak Kampas Rem Menempel dan Terbakar

Ada kesamaan antara rem tangan dengan rem biasa, yaitu sama-sama penting dan membutuhkan service berkala. Untuk itu, setiap pemilik mobil perlu selalu memperhatikan dan merawat rem tangan mobil kesayangannya, agar dapat digunakan dengan maksimal dan berfungsi sebagaimana semestinya. Perlakukan rem tangan sebagaimana fungsinya, yaitu untuk parkir, berhenti di tanjakan atau turunan saat kondisi jalan macet, dan sebagai rem darurat bila mobil mengalami rem blong.

Perawatan Rem Tangan

Untuk penggunaan normal, selalu bersihkan kotoran seperti debu dan kerak yang terdapat pada cakram atau tromol setiap 5.000 km hingga 10.000 km. Bila Anda tidak yakin mampu membersihkannya, segera bawa ke bengkel mobil terdekat atau bengkel resmi. Pastikan bunyi klik pada rem tangan antara empat sampai tujuh klik ketika ditarik. Jika lebih dari tujuh klik, tandanya rem tangan perlu penyetelan ulang, maka segera bawa ke bengkel mobil terdekat. Kemudian, usahakan jangan terlalu sering menggunakan rem tangan ketika mobil berhenti, baik di waktu di berhenti lampu merah atau berhenti sesaat. Hindari parkir terlalu lama di area dengan permukaan tanah yang menurun atau tanjakan.

“Disarankan, saat memarkir mobil, maksimal tidak lebih dari satu hari. Jika lebih dari satu hari dan di jalan yang permukaannya miring, sebaiknya tambahkan pengganjal roda dengan kayu atau bahan lainnya. Dengan tujuan agar kerja rem parkir menjadi lebih ringan. Parkir berhari-hari sambil mengaktifkan rem tangan dapat merusak disc brake, terutama bila mobil parkir di area terbuka saat musim hujan atau di daerah dengan kelembapan tinggi.” ujar Agus Zainal, menutup pembicaraan ketika ditemui di bengkel Zaini Auto Motor.

Periksa secara rutin dan jagalah kondisi rem parkir mobil agar selalu dalam keadaan baik dan normal. Sehingga ketika digunakan dapat berfungsi sebagaimana semestinya. Bengkel Zaini Auto Motor melayani berbagai perawatan, service berkala dan perbaikan kerusakan untuk semua merek mobil. Dengan dukungan para mekanik handal, serta peralatan servis modern, tentunya membuat perawatan dan perbaikan mobil akan lebih akurat dan cepat.

Service berkala di bengkel Zaini Auto Motor juga semakin mudah dengan layanan: Bengkel Mobil Panggilan, Booking Service, dan aplikasi “Bengkel Mobil Pro” di smartphone Anda. Pemilik mobil cukup booking service dari rumah atau kantor, maka mekanik profesional akan segera mendatangi tempat Anda. Keuntungannya adalah pekerjaan Anda akan tetap terselesaikan dengan baik, dan mobil kesayangan Anda pun tetap terjamin kondisinya dengan perawatan berkala di rumah dan kantor Anda.

Bengkel Mobil Terdekat, Bengkel Resmi, Hand Brake, Handbrake, Parking Brake, Rem Parkir, Rem Tangan

Zaini Auto Motor

Kerja sama

Perawatan & perbaikan mobil untuk perusahaan / institusi bisa sangat lebih murah jika kerja sama dengan kami. Silahkan kontak Customer Support kami 08112959043 atau kirim email ke [email protected]

Karir

Jika anda seorang yang ulet, rajin dan visioner. Bergabunglah bersama kami, silahkan kirim lamaran pekerjaan ke [email protected]

Zaini Auto Works

  • Kantor : 02716881003‬

  • Customer Service : 08112959043‬

  • Service Advisor : 081548519005‬

  • Palur wetan RT 3 RW 5, Palur, Mojolaban, Sukoharjo. Jawa tengah. Indonesia. 57554

  • Jl. Laksda Adisucipto No.80, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Sleman, Yogyakarta. 55281

  • Jl. Simpang Lima No.1, Pekunden, Semarang. 50134

Lokasi